Boleh Nggak Sering Bersihkan Miss V Pakai Sabun Daun Sirih? Ini Kata Pakar

Ade Indra Kusuma | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 13 September 2019 | 08:05 WIB
Boleh Nggak Sering Bersihkan Miss V Pakai Sabun Daun Sirih? Ini Kata Pakar
Ilustrasi daun sirih [shutterstock]

Suara.com - Boleh Nggak Sih Sering Bersihkan Miss V Pakai Sabun Daun Sirih? Ini Kata Pakar

Daun sirih termasuk tanaman yang 85-90 persen terdiri dari air. Tanaman ini juga mengandung antioksidan yang cukup tinggi, karena itulah daun sirih disebut tanaman dengan segudang manfaat termasuk untuk kebersihan miss v.

Perempuan zaman dulu banyak memanfaatkannya untuk menjaga kebersihan miss v. Biasanya daun sirih lebih dulu direbus dan air rebusanya digunakan untuk membasuh area intim. Kini daun sirih juga sudah disulap dalam bentuk sabun.

Dr. Susie Rendra, Sp. KK Spesialis Kulit dan Kelamin mengatakan pada dasarnya ia tidak melarang penggunaan air rebusan atau sabun daun sirih untuk miss v, tapi ia melarang untuk dipakai setiap hari.

Ilustrasi miss v

"Daun sirih untuk miss v kalau dibilang boleh dipakai, ya boleh, tapi nggak boleh rutin. Jadi kalau lagi keputihan banyak, kita pengen dikeringin kan jadi sekali okelah pakai sabun daun sirih," ujar Dr. Susie dalam acara diskusi media 'Kulit Sehat di Usia Senja' oleh RS Pondok Indah Group, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).

Alasan Dr. Susie melarang air atau sabun daun sirih digunakan setiap hari, karena kandungan tanaman tropis itu bisa membuat area di sekitar miss v kering dan pH (kadar keasaman) menjadi tidak seimbang. Padahal keseimbangan pH yang rendah sangat diperlukan untuk mencegah berkembangnya bakteri tertentu.

"Tapi kalau dipakai rutin, padahal tidak ada problem lama-lama kulit miss v akan bisa kering nanti. Jadi nggak boleh dipakai over use, jadi nggak boleh berlebihan, akan bikin kulit kering akhirnya gatal juga," jelasnya.

"Ingat, kenapa dengan pH rendah itu penting, karena dengan pH rendah itu menghalangi pertumbuhan jamur-jamur atau bakteri yang berbahaya di miss v, jadi pH yang rendah itu membuat kulit lebih sehat juga," lanjutnya.

Sekedar informasi kadar pH pada organ intim jauh lebih rendah dibandingkan kadar pH dibandingkan bagian tubuh lainnya. Jika pH kulit di luar miss V normalnya berkisar 7 ke atas. Sedangkan normalnya kadar pH di area kewanitaan berkisar  3,8 hingga 4,5.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suhu Udara Panas, Wanita di Inggris Dinginkan Miss V Pakai Es Lilin

Suhu Udara Panas, Wanita di Inggris Dinginkan Miss V Pakai Es Lilin

News | Kamis, 29 Agustus 2019 | 12:06 WIB

Bukan Parfum, Pakar Seks Ini Pakai Aroma Miss V untuk Menggaet Pria

Bukan Parfum, Pakar Seks Ini Pakai Aroma Miss V untuk Menggaet Pria

Lifestyle | Selasa, 27 Agustus 2019 | 14:10 WIB

Bahaya Ratus Vagina, Bisa Sebabkan Luka Bakar di Miss V!

Bahaya Ratus Vagina, Bisa Sebabkan Luka Bakar di Miss V!

Health | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 20:45 WIB

Terkini

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB