Putra Sulung Elvy Sukaesih 3 Kali Derita Stroke, Ketahui Risikonya!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 15 September 2019 | 15:35 WIB
Putra Sulung Elvy Sukaesih 3 Kali Derita Stroke, Ketahui Risikonya!
Penyakit stroke (Shutterstock)

Suara.com - Haedar, putra sulung Elvy Sukaesih tengah menjadi perhatian setelah mengamuk di sebuah warung dan diketahui menderita gangguan mental skizofrenia.

Fitria, anak kedua Elvy Sukaesih membenarkan bahwa kakaknya menderita gangguan mental dan masih dalam tahap pengobatan. Ia juga menceritakan penyebab kakaknya menderita skizofrenia.

Menurut keterangan Fitria, kakaknya menderita gangguan mental setelah depresi berat ditinggal anaknya. Selain gangguan mental dan depresi, Haedar juga pernah menderita stroke sampai 3 kali serangan.

"(Haedar) dari depresi ada gangguan gitu. Karena dia asalnya stroke tiga kali, terus dari stroke suaranya nggak bisa keluar. Sementara anak Umi kan pasti nyanyi, gitu. Jadi sudah bikin dia kecewa, anaknya juga meninggal. Jadi dia banyak hal yang berat yang dia rasa sehingga terganggu. Sempat dirawat terus dinyatakan sehat. Cuma kan yang seperti itu nggak terlepas dari obat," ungkap Fitria Sukaesih, saat dihubungi Suara.com, Sabtu (14/9/2019) kemarin.

Selain putra Elvy Sukaesih, banyak pula artis lainnya yang menderita stroke. Penyakit ini juga termasuk penyebab kematian nomor lima di Amerika Serikat.

Ada banyak risiko yang disebabkan oleh stroke. Tetapi melansir dari Neurology, serangan stroke kedua dan seterusnya jauh lebih berisiko dibandingkan stroke pertama atau mini-stroke.

Elvy Sukaesih bersama anak-anaknya menggelar konfrensi pers terkait Haedar yang ngamuk. [Yuliani/Suara.com]
Elvy Sukaesih bersama anak-anaknya menggelar konfrensi pers terkait Haedar yang ngamuk. [Yuliani/Suara.com]

Dalam analisis multivariat, kekambuhan lebih berisiko pada orang dengan riwayat gejala stroke ringan, fibrilasi atrium, pria dan hipertensi. Bahkan, serangan stroke kedua dan berikutnya 2 kali lipat lebih berisiko menyebabkan kematian dibandingkan stroke pertama.

Jika selamat atau pulih, biasanya mereka akan memiliki masalah neurologis. Selain itu, pasien dengan stroke berulang memiliki mortalitas jauh lebih tinggi daripada pasien dengan stroke pertama.

Namun, orang yang sudah pernah terserang stroke akan memiliki risiko 7 kali lipat lebih tinggi untuk mengalami serangan stroke dalam 5 tahun berikutnya. Risiko stroke kambuh ini bahkan juga bisa menyerang seorang penderita meski tidak menunjukkan adanya komplikasi apapun.

Ilustrasi stroke. (Shutterstock)

Melansir dari Hellosehat, biasanya serangan stroke kedua jauh lebih ganas daripada yang pertama. Sehingga serangan stroke kedua bisa menyebabkan kematian atau cacat permanen.

Selain karena sifat dasar penyakitnya yang mudah menyebar, stroke kedua biasanya juga dipengaruhi oleh proses penanganan stroke pertama.

Biasanya orang yang mendapat serangan stroke kedua memiliki gaya hidup tidak sehat. Jadi untuk mencegahnya, Anda bisa berhenti merokok dan minum alkohol, kurangi makanan berkolestrol, minum obat teratur, makan sehat dan olahraga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Gangguan Mental Skizofrenia, Begini Cara Menghadapi Penderitanya

Mengenal Gangguan Mental Skizofrenia, Begini Cara Menghadapi Penderitanya

Health | Minggu, 15 September 2019 | 14:25 WIB

Anak Elvy Sukaesih Depresi sebelum Idap Skizofrenia, Adakah Hubungannya?

Anak Elvy Sukaesih Depresi sebelum Idap Skizofrenia, Adakah Hubungannya?

Health | Minggu, 15 September 2019 | 12:47 WIB

Anak Tertua Elvy Sukaesih Idap Skizofrenia, Seperti ini Ciri-cirinya!

Anak Tertua Elvy Sukaesih Idap Skizofrenia, Seperti ini Ciri-cirinya!

Health | Minggu, 15 September 2019 | 12:35 WIB

Anak Elvy Sukaesih Derita Gangguan Mental Skizofrenia, Kenali Penyebabnya!

Anak Elvy Sukaesih Derita Gangguan Mental Skizofrenia, Kenali Penyebabnya!

Health | Minggu, 15 September 2019 | 11:56 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB