Akibat Penyakit Langka, Berat Badan Bocah 4 Tahun 2 Kali Lipat Lebih Besar!

Vika Widiastuti, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 18 September 2019 | 16:10 WIB
Akibat Penyakit Langka, Berat Badan Bocah 4 Tahun 2 Kali Lipat Lebih Besar!
Obesitas anak. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang balita 4 tahun asal Rhode Island memiliki berat tubuh 2 kali lipat lebih besar dari anak seumurannya akibat penyakit langka. Bahkan penyakit langka yang diderita balita bernama Banner Sears juga mengancam jiwanya.

Sebelumnya, Banner Sears didiagnosis menderita penyakit langka ROHHAD, yakni rapid-onset obesity (RO) with hypothalamic dysregulation (H), hypoventilation (H) dan autonomic dysregulation (AD) pada Juni 2018 lalu.

Menurut Pusat Informasi Penyakit Genetik dan Langka dilansir dari Fox News, penyakit langka ini memengaruhi sistem saraf pusat dan menyebabkan kenaikan berat badan yang cepat. Biasanya penderita ROHHAD juga memiliki masalah pernapasan parah.

"Anak-anak dengan ROHHAD tampaknya memiliki pertumbuhan, perkembangan dan kesehatan umum yang normal sebelum timbulnya gejala," jelas pusat informasi tersebut.

Sementara itu, Pusat Informasi Penyakit Genetik dan Langka juga belum menemukan penyebab utama ROHHAD. Bahkan pengobatan setiap penderita ROHHAD juga bisa berbeda-beda.

Dalam kasus ini, Banner yang masih berusia 4 tahun memiliki bobot hingga 31 kg, hampir dua kali lipat berat badan rata-rata anak seusianya.

Ilustrasi bayi (shutterstock)
Ilustrasi bayi (shutterstock)

Lindsay, ibu Banner mengaku baru memperhatikan ada yang salah dari kenaikan berat badan anaknya pada Februari 2018 lalu. Saat itu Lindsay melihat baju-baju anaknya mulai terlihat sesak.

"Saat itu berat badannya masih 13 kilogram. Lalu rasanya, berat badannya selalu bertambah hingga 2 kilogram setiap malam. Pakaiannya cepat sekali terlihat sesak. Saya mulai panik dan tidak lagi memberinya makan junk food," ujarnya.

Setelah itu, Lindsay langsung membawa anaknya ke ahli endokrin pada akhir April. Ahli endokrin mengatakan bahwa kenaikan berat badan anaknya terkait dengan dietnnya. Tetapi, Lindsay merasa ada sesuatu yang salah pada anaknya.

baca juga

"Saya merasa bahwa kenaikan berat badan Banner tidak ada kaitannya dengan diet, tetapi saya berusaha mempercayainya karena dia dokter," tuturnya.

Seiring berjalannya waktu, berat badan Banner terus bertambah. Bahkan berat badannya meningkat hingga 4,5 kilogram pada bulan berikutnya. Saat itu Lindsay mulai memperhatikan anaknya kesulitan bernapas, terutama ketika sedang tidur.

"Saya mulai memperhatikan bahwa ketika dia tidur, dia terlihat kesulitan bernapas. Akhirnya, kami kembali mengatur janji dengan ahli hematologi pada bulan Juni untuk mengetahui penyebab kenaikan berat badannya yang begitu cepat," katanya.

Saat itulah, Lindsay baru mengetahui bahwa anaknya yang berusia 4 tahun menderita penyakit langka ROHHAD. Dokter pun menganjurkan Banner menjalani rawat inap.

Akibat kondisinya itu, tubuh Banner tidak mampu mengatur detak jantung dan napasnya seperti orang normal. Bahkan penyakit flu bisa sangat berbahaya dan mengancam nyawa Banner karena sistem imunnya yang terganggu.

Di sisi lain, penderita ROHHAD juga cenderung mengembangkan jenis tumor tertentu. Banner telah menjalani satu operasi untuk mengangkat tumornya dan menjalani kemoterapi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes RI Temukan Lebih dari 75 Ribu Balita Alami ISPA di Daerah Terdampak Karhutla

Kemenkes RI Temukan Lebih dari 75 Ribu Balita Alami ISPA di Daerah Terdampak Karhutla

Health | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:27 WIB

KPAI Desak Polisi Ungkap Kematian Balita yang Jatuh dari Balkon Hotel di Samarinda

KPAI Desak Polisi Ungkap Kematian Balita yang Jatuh dari Balkon Hotel di Samarinda

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Asap Karhutla Ancam Balita, 62.400 Anak Tercatat Mengalami ISPA

Asap Karhutla Ancam Balita, 62.400 Anak Tercatat Mengalami ISPA

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Kini Bus Rombongan Jakmania Dilempari di Tol, Perempuan jadi Korban, Balita Trauma

Kini Bus Rombongan Jakmania Dilempari di Tol, Perempuan jadi Korban, Balita Trauma

Bola | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Satu dari Lima Diagnosis Kanker Tergolong Langka, Akses ke Dokter Spesialis Jadi Tantangan

Satu dari Lima Diagnosis Kanker Tergolong Langka, Akses ke Dokter Spesialis Jadi Tantangan

Health | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:10 WIB

KPAI Soroti MBG Balita: Makanan Tersalurkan Belum Tentu Masuk ke Tubuh Anak

KPAI Soroti MBG Balita: Makanan Tersalurkan Belum Tentu Masuk ke Tubuh Anak

News | Minggu, 27 September 2026 | 10:41 WIB

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:03 WIB

Modus Pasutri di Jakarta: Bawa Anak Balita saat Curi Motor Agar Tak Dicurigai dan Dikasihani

Modus Pasutri di Jakarta: Bawa Anak Balita saat Curi Motor Agar Tak Dicurigai dan Dikasihani

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:39 WIB

Anak Mulai Pilih-Pilih Makanan? Dokter Ungkap Solusi Penuhi Nutrisi Balita

Anak Mulai Pilih-Pilih Makanan? Dokter Ungkap Solusi Penuhi Nutrisi Balita

Health | Minggu, 13 September 2026 | 19:28 WIB

Balita di Tegal Angus Diperiksa Dokter Spesialis, Pulang Bawa Telur dan Susu

Balita di Tegal Angus Diperiksa Dokter Spesialis, Pulang Bawa Telur dan Susu

News | Kamis, 03 September 2026 | 05:00 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×