Cegah Penyakit Akibat Kabut Asap, Mobil Oksigen Hadir di Palangka Raya

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 20 September 2019 | 11:38 WIB
Cegah Penyakit Akibat Kabut Asap, Mobil Oksigen Hadir di Palangka Raya
Mobil oksigen Dinkes Palangka Raya bantu penduduk yang terdampak kabut asap. (Dok. Kemenkes)

Suara.com - Cegah Penyakit Akibat Kabut Asap, Mobil Oksigen Hadir di Palangka Raya

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengancam kesehatan penduduk di Sumatera dan Kalimantan, termasuk penduduk kota Palangka Raya.

Untuk meminimalisir risiko penyakit yang muncul akibat kabut asap, Dinas Kesehatan Palangka Raya pun menyediakan mobil oksigen. Gunanya, memberikan bantuan oksigen kepada warga yang sensitif, termasuk anak-anak dan lansia.

"Saya ke sini (rumah oksigen) dengan anak saya, supaya kami tetap segar dan terjaga kesehatannya," ungkap Sunarto (41), warga Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangkaraya, dalam siaran pers yang diterima Suara.com.

Sunarto mengaku sangat bersyukur, karena jarak rumah oksigen ini tidak jauh dari rumahnya saat ini. Ia hanya perlu menempuh waktu 5 menit saja dengan motor atau mobil.

Mobil oksigen Dinkes Palangka Raya bantu penduduk yang terdampak kabut asap. (Dok. Kemenkes)
Mobil oksigen Dinkes Palangka Raya bantu penduduk yang terdampak kabut asap. (Dok. Kemenkes)

Saat ditemui juga seusai menerima layanan oksigen bersama sang ayah Sunarto, Fariz mengaku senang karena bisa menghirup udara yang segar.

"Di sini enak, anginnya dingin pas masuk ke hidung, gak ada asapnya," ucap Fariz.

Setiap harinya, rumah oksigen Dinas Kesehatan Prov. Kalteng yang berlokasi di Gedung RMC, Jalan Sudirman, Palangka rRya ini melayani 5–10 warga masyarakat di sekitar Palangka Raya. Waktu operasional mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 14.00 WIB dan menempatkan 4 orang tenaga kesehatan untuk berjaga.

Rumah oksigen ini hanya salah satu dari 122 rumah oksigen yang disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, guna melayani masyarakat yang sesak nafas karena terdampak kabut asap, khususnya bayi, balita dan ibu hamil.

baca juga
Mobil oksigen Dinkes Palangka Raya bantu penduduk yang terdampak kabut asap. (Dok. Kemenkes)
Mobil oksigen Dinkes Palangka Raya bantu penduduk yang terdampak kabut asap. (Dok. Kemenkes)

"Kita sudah mengantisipasi, karena sebelumnya telah memiliki rekon (rencana kontijensi) bencana, kami surati 11 Puskesmas dan 1 rumah sakit untuk mengaktifkan ruang oksigen," kata Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi, Dinas Kesehatan Palangka Raya, Maria.

Dengan beroperasinya mobil dan ruang oksigen, Dinkes berharap masyarakat terdampak karhutla dapat memanfaatkannya dengan baik, apabila mengalami gangguan pernapasan untuk segera pergi ke fasilitas kesehatan terdekat.

Selain penyediaan ruang oksigen, Dinkes juga mendistribusikan masker ke Puskesmas untuk selanjutnya diberikan kepada masyarakat, bekerjasama dengan PMI melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah serta sosialisasi langsung kepada masyarakat sembari membagikan masker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manfaatkan Karhutla Riau, Jaringan Narkoba Internasional Selundupkan Sabu

Manfaatkan Karhutla Riau, Jaringan Narkoba Internasional Selundupkan Sabu

News | Jum'at, 20 September 2019 | 11:29 WIB

Perusahaan Sawit di Semitau Kalbar Disegel Polisi Terkait Karhutla

Perusahaan Sawit di Semitau Kalbar Disegel Polisi Terkait Karhutla

Bisnis | Jum'at, 20 September 2019 | 10:30 WIB

Tim Medis dan Logistik Kemenkes Dikerahkan ke Kalteng

Tim Medis dan Logistik Kemenkes Dikerahkan ke Kalteng

News | Jum'at, 20 September 2019 | 09:29 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×