5 Tips Maksimalkan Manfaat Sehat Kopi, Nomor 1 Enak Banget!

M. Reza Sulaiman | Dinda Rachmawati | Suara.com

Jum'at, 20 September 2019 | 13:37 WIB
5 Tips Maksimalkan Manfaat Sehat Kopi, Nomor 1 Enak Banget!
Manfaat sehat minum kopi. (Shutterstock).

Suara.com - 5 Cara Maksimalkan Manfaat Sehat Kopi, Nomor 1 Enak Banget!

Banyak penelitian menunjukkan berbagai manfaat kesehatan yang didapat saat kita minum kopi karena jumlah antioksidannya yang tinggi. Meski begitu, jika diminum berlebihan atau tidak tepat, kopi juga dapat berefek merugikan.

Nah, agar Anda bisa mendapat manfaat secangkir kopi secara maksimal, berikut beberapa hal yang bisa Anda ikuti, untuk meningkatkan kesehatan Anda, seperti yang dilansir Bright Side.

1. Bulletproof coffee

Ini adalah resep kopi di mana Anda menambahkan mentega tawar dan minyak MCT ke dalam cangkir kopi hitam Anda. Kedengarannya aneh dan tidak biasa, tetapi banyak orang mengklaim bahwa ini sangat lezat.

Minuman ini juga cocok baik bagi mereka yang tidak suka makan di pagi hari tetapi tidak bisa menolak minum kafein ketika mereka bangun tidur. Resep ini bisa meningkatkan kolesterol baik sambil menurunkan trigliserida.

2. Gunakan pemanis alami

Idealnya, kita semua harus minum kopi tanpa tambahan gula atau pemanis dalam bentuk apa pun, tetapi tidak demikian halnya bagi banyak orang. Gula adalah salah satu bahan paling berbahaya dalam diet modern, jadi Anda harus memoderasi asupan Anda.

Coba tambahkan sesuatu yang lebih alami seperti vanilla atau stevia ke dalam secangkir kopi Anda.

3. Jangan minum kopi lewat pukul 2 siang

Kopi adalah minuman stimulan, yang merupakan salah satu alasan mengapa minuman ini begitu populer. Kelemahannya adalah ini bisa mengganggu siklus tidur Anda.

Ilustrasi minum kopi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi minum kopi. (Sumber: Shutterstock)

Anda bisa minum 2-3 cangkir kopi di pagi hari, tetapi hindari minum kopi setelah pukul 2 atau 3 siang. Cobalah beralih ke kopi tanpa kafein atau secangkir teh di sore hari sehingga Anda bisa tidur nyenyak.

4. Menambahkan cocoa dan kayu manis

Menambahkan cocoa ke kopi Anda tidak hanya bagus sebagai penambah antioksidan, tetapi juga bermanfaat untuk menurunkan jumlah gula yang Anda tambahkan ke dalam cangkir Anda. Mocha, yang merupakan jenis campuran kopi dengan rasa coklat, adalah pilihan populer di restoran di seluruh dunia.

Hal yang sama berlaku dengan kayu manis, makanan super termogenik dan antioksidan ini tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan tetapi juga menambah rasa rempah pada kopi Anda membuatnya lebih nikmat. Namun, tambahkan sedikit saja, karena terlalu banyak dapat menyebabkan gejala tidak nyaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Gula Berlebih, Dede Yusuf Kurangi Konsumsi Kopi

Waspada Gula Berlebih, Dede Yusuf Kurangi Konsumsi Kopi

Health | Senin, 16 September 2019 | 18:10 WIB

Dikira Deg-degan karena Minum Kopi, Wanita ini Derita Penyakit Langka!

Dikira Deg-degan karena Minum Kopi, Wanita ini Derita Penyakit Langka!

Health | Selasa, 10 September 2019 | 18:30 WIB

Minum 47 Gelas Kopi Sehari Novelis Ini Punya Karya Hebat, Patutkah Ditiru?

Minum 47 Gelas Kopi Sehari Novelis Ini Punya Karya Hebat, Patutkah Ditiru?

Health | Selasa, 10 September 2019 | 12:02 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB