Tubuh Manusia Ternyata Bisa Bergerak Meski Sudah Tak Bernyawa, Kok Bisa?

Ade Indra Kusuma, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 21 September 2019 | 14:23 WIB
Tubuh Manusia Ternyata Bisa Bergerak Meski Sudah Tak Bernyawa, Kok Bisa?
ilustrasi orang meninggal [shutterstock]

Suara.com - Tubuh Manusia Ternyata Bisa Bergerak Meski Sudah Tak Bernyawa, Kok Bisa?

Pernah membayangkan jasad tubuh manusia bisa bergerak? Jika iya, pasti yang terlintas di benak yang menggerakkannya adalah hantu atau sesuatu yang menakutkan lainnya.

Tapi sebuah penelitian menyebutkan jasad tubuh manusia bisa bergerak saat tubuh mengalami pembusukan alami. Pergerakan terjadi tanpa bantuan eksternal baik hewan atau pelaku kejahatan sekalipun.

Mengutip laman Medical New Today, Sabtu (21/9/2019) penelitian ini dilakukan Alyson Wilson peneliti Central Queensland University Rockhampton, Australia, dengan mencatat dekomposisi tubuh manusia di lahan tanah fasilitas penelitian Australian Facility for Taphonomic Experimental Research (AFTER).

Adapun tubuh manusia sebagai bahan penelitian di dapat melalui sumbangan, seorang lelaki dewasa yang meninggal karena sebab alamiah. Tubuh itu digunakan untuk melihat bagaimana proses tubuh manusia membusuk dan bertahan dalam kondisi alami.

Peneliti kemudian mengambil foto setiap proses pembusukan tubuh manusia selama lebih dari 17 bulan, dan ditemukan jasad tersebut nampak bergerak sendiri. Contohnya ketika pada awalnya mereka meletakkan lengan di samping tubuh, tapi pada satu titik peneliti mencatat, lengan bergeser dan terlempar ke satu sisi.

"Kami pikir gerakan itu terjadi terkait dengan proses pembusukan, saat tubuh manusia menjadi mumi dan ligamen mengering,"  jelas Wilson dalam sebuah wawancara.

Wilson dengan rekan penelitinya percaya pergeseran di tubuh manusia itu terjadi selama proses dekomposisi, sehingga temuan ini dapat membantu para ahli forensik memberikan perkiraan waktu kematian yang lebih akurat.

Dengan penelitian ini juga, peneliti berharap penyelidik nantinya dapat mengurangi kemungkinan membuat kesimpulan yang salah saat berada di TKP.

baca juga

"Mereka (penyidik) akan memetakan tempat kejadian kejahatan, memetakan posisi tubuh korban, memetakan setiap bukti fisik yang ditemukan, dan dapat memahami penyebab kematian," kata Wilson.

Sebagai catatan, dalam penelitian dipastikan hewan pemakan daging tidak mendekati jasad. Penelitian ini dipublikasi Forensic Science International: Synergy. Sayangnya, pihak peneliti belum mempublikasikannya dalam makalah penelitian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Meninggal Diduga Karena Rokok Elektrik Bertambah!

Korban Meninggal Diduga Karena Rokok Elektrik Bertambah!

Health | Jum'at, 20 September 2019 | 21:09 WIB

Belum Sempat Punya Nama, Bayi di Riau Wafat karena Asap Kebakaran Hutan

Belum Sempat Punya Nama, Bayi di Riau Wafat karena Asap Kebakaran Hutan

News | Kamis, 19 September 2019 | 19:23 WIB

Wanita Tidak Terlalu Stres jika Suami Meninggal Duluan, Ini Kata Studi

Wanita Tidak Terlalu Stres jika Suami Meninggal Duluan, Ini Kata Studi

Lifestyle | Rabu, 18 September 2019 | 19:10 WIB

Terkini

Makan Telur Mentah Apakah Aman untuk Kesehatan? Ini Faktanya

Makan Telur Mentah Apakah Aman untuk Kesehatan? Ini Faktanya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 06:57 WIB

Sassuolo Tahan AC Milan 1-1, Jay Idzes Masih Absen karena Cedera

Sassuolo Tahan AC Milan 1-1, Jay Idzes Masih Absen karena Cedera

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 06:37 WIB

Warna Keberuntungan 12 Shio Oktober 2026: Shio Babi Pakai Hitam agar Rezeki Lancar

Warna Keberuntungan 12 Shio Oktober 2026: Shio Babi Pakai Hitam agar Rezeki Lancar

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 06:26 WIB

Diskon Wingstop 40% Bersama BRI, Berlaku Hingga Akahir Tahun

Diskon Wingstop 40% Bersama BRI, Berlaku Hingga Akahir Tahun

Bri | Senin, 12 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Bezzecchi Juara di Mandalika, Aprilia Cetak Sejarah

Bezzecchi Juara di Mandalika, Aprilia Cetak Sejarah

Foto | Senin, 12 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Gara-gara Lirik Lagu, Pria di Simalungun Tembak Tetangga

Gara-gara Lirik Lagu, Pria di Simalungun Tembak Tetangga

Sumut | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Dari Pertemanan hingga Aksi Sosial, Perjalanan Anak Muda di Balik Nada Kasih

Dari Pertemanan hingga Aksi Sosial, Perjalanan Anak Muda di Balik Nada Kasih

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Di Tengah Konflik Global, Andrea Bocelli Buktikan Musik Punya Kekuatan Menyatukan

Di Tengah Konflik Global, Andrea Bocelli Buktikan Musik Punya Kekuatan Menyatukan

Entertainment | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Konser Amal Nada Kasih Kumpulkan Donasi Rp414 Juta untuk Anak yang Membutuhkan Layanan Kesehatan

Konser Amal Nada Kasih Kumpulkan Donasi Rp414 Juta untuk Anak yang Membutuhkan Layanan Kesehatan

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Niat Menolong Rekan, Dua Penggali Sumur di Muara Enim Tewas Diduga Terpapar Gas Beracun

Niat Menolong Rekan, Dua Penggali Sumur di Muara Enim Tewas Diduga Terpapar Gas Beracun

Sumsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×