FDA Resmi Mulai Penyelidikan Terkait Rokok Elektrik

Ade Indra Kusuma

Senin, 23 September 2019 | 11:18 WIB
FDA Resmi Mulai Penyelidikan Terkait Rokok Elektrik
Ratusan orang mengalami gangguan pernapasan dan sesak napas, diduga karena penggunaan produk rokok elektrik alias vape. (Dok. Suara.com)

Suara.com - FDA Resmi Mulai Penyelidikan Terkait Rokok Elektrik

Kasus rokok elektrik yang diduga sebabkan banyak kematian orang di AS kian dikaji lebih lanjut dan siap diselidiki secara pidana.

Kabar ini disampaikan oleh regulator federal yang telah membuka penyelidikan pidana terhadap penyakit paru-paru yang berhubungan dengan rokok elektrik di Amerika.

Sampai Kamis pekan kemarin, bertambah tujuh kematian dari 530 kasus yang sudah dikonfirmasi, termasuk pasien yang masih hidup tetapi sedang menderita penyakit serius terkait dengan vaping.

Badan Makanan dan Obat-obatan Amerika (FDA) mengatakan tidak berniat menuntut para pengguna rokok elektrik.

"Divisi penyelidikan pidana bisa membantu pihak berwenang federal mencari tahu mengapa orang jatuh sakit," ujar sebuah pernyataan seperti mengutip VOAIndonesia.

Ratusan orang mengalami gangguan pernapasan dan sesak napas, diduga karena penggunaan produk rokok elektrik alias vape. (Dok. Suara.com)
Ratusan orang mengalami gangguan pernapasan dan sesak napas, diduga karena penggunaan produk rokok elektrik alias vape. (Dok. Suara.com)

Pusat Pengawasan dan Pencegahan Penyakit (CDC) mendesak orang-orang untuk berhenti menggunakan rokok elektrik. Namun mengatakan tidak seorangpun seharusnya kembali merokok tembakau, dan mendesak para perokok mencari konseling atau menggunakan produk yang disetujui FDA untuk berhenti merokok.

Pakar kesehatan belum bisa menentukan penyebab pasti penyakit paru-paru yang terkait dengan vaping, termasuk merek atau bahan tertentu dalam rokok elektrik. Tetapi sebagian mencurigai penggunaan komponen ganja THC di dalam perangkat vaping.

Perangkat rokok elektrik telah dipasarkan sebagai alternatif yang lebih aman daripada tembakau. Regulator federal telah memperingatkan pembuat rokok elektrik terbesar, JUUL, agar tidak membuat klaim (alatnya lebih aman dari rokok konvensional) dengan menyebutnya kasus yang terjadi belum terbukti akibat rokok elektrik. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Walmart, Departmen Store Terbesar di AS Stop Jualan Rokok Elektrik

Walmart, Departmen Store Terbesar di AS Stop Jualan Rokok Elektrik

Health | Senin, 23 September 2019 | 11:06 WIB

Ramai Penyakit Pernapasan, Swalayan Ini Tidak Mau Jual Rokok Elektrik Lagi?

Ramai Penyakit Pernapasan, Swalayan Ini Tidak Mau Jual Rokok Elektrik Lagi?

Health | Minggu, 22 September 2019 | 11:30 WIB

Sisha Dianggap Aman, Ternyata Lebih Bahaya Ketimbang Rokok Konvensional!

Sisha Dianggap Aman, Ternyata Lebih Bahaya Ketimbang Rokok Konvensional!

Health | Sabtu, 21 September 2019 | 07:15 WIB

Terkini

Soal Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Istana: Masih Bisa Kita Tangani

Soal Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Istana: Masih Bisa Kita Tangani

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:02 WIB

iQOO 16 Segera Meluncur, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Layar 165Hz

iQOO 16 Segera Meluncur, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Layar 165Hz

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Kabinet Bayangan Gelar Upacara Rakyat di Kendeng Pati

Kabinet Bayangan Gelar Upacara Rakyat di Kendeng Pati

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:59 WIB

21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa

21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya

Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya

Riau | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Bos Bali United Bongkar Alasan Gelontorkan Dana Segini Demi Rekrut Anak John Herdman

Bos Bali United Bongkar Alasan Gelontorkan Dana Segini Demi Rekrut Anak John Herdman

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:50 WIB

UPH Festival 2026 Ditutup, Mahasiswa Baru Diajak Menemukan Panggilan dan Membawa Dampak

UPH Festival 2026 Ditutup, Mahasiswa Baru Diajak Menemukan Panggilan dan Membawa Dampak

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:48 WIB

BRImo Beri Cashback 30 Persen Pembelian Tiket JCO Run 2026, Segera Klaim Sekarang!

BRImo Beri Cashback 30 Persen Pembelian Tiket JCO Run 2026, Segera Klaim Sekarang!

Bri | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Duduk Seharian di Depan Layar? Ini Cara agar Tetap Aktif Tanpa Harus ke Gym

Duduk Seharian di Depan Layar? Ini Cara agar Tetap Aktif Tanpa Harus ke Gym

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Fathimah Azzahra Semprot Polisi di Plaza UOB: Jangan Provokasi Massa dengan Mobil Komando!

Fathimah Azzahra Semprot Polisi di Plaza UOB: Jangan Provokasi Massa dengan Mobil Komando!

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:45 WIB

×