Rokok Elektrik Bisa Sebabkan Sesak Napas? Ini Kata Pengguna Vape

Silfa Humairah Utami, Risna Halidi

Kamis, 19 September 2019 | 16:59 WIB
Rokok Elektrik Bisa Sebabkan Sesak Napas? Ini Kata Pengguna Vape
Ilustrasi vape (rokok elektrik). (Shutterstock)

Suara.com - Rokok Elektrik Bisa Sebabkan Sesak Napas? Ini Kata Pengguna Vape.

Asap tebal mengepul dari mulut Kevin. Dengan sedikit goyangan tangan dan gerakan mulut, asap tersebut kini membentuk lingkaran, yang perlahan mengambang ke udara.

Berbicara kepada Suara.com, Kevin mengaku lebih memilih rokok elektrik atau vape, dibanding rokok konvesional batangan yang harus dibakar.

"Kalau ngerokok (konvensional) yang diisap asap doang, kalau vape ada rasanya. Vape juga gak ngebahayain orang sekitar, karena yang diiirup kan uap air, bukan asap hasil pembakaran," ujarnya saat ditemui baru-baru ini.

Kevin sudah menggunakan rokok elektrik sejak tiga tahun belakangan ini. Selama itu pula, ia percaya bahwa rokok elektrik merupakan cara menikmati tembakau yang lebih aman.

Di lain sisi, tak semua penikmat rokok elektrik percaya klaim bahwa rokok elektrik lebih aman bagi kesehatan.

Salah satunya, Deo, pekerja swasta yang sudah berhenti merokok konvensional dan beralih ke rokok elektrik selama dua tahun terakhir ini.

Deo percaya bahwa baik merokok konvensional maupun elektrik, sama-sama tak baik bagi kesehatan.

"Rokok elektrik belum ada long term medical research-nya secara masih baru. Sedangkan rokok sudah. Saya sih merokok elektrik hanya karena rasanya lebih enak, nggak ada niat untuk membela argumen jadi alternatif gaya hidup yang lebih sehat," katanya kepada Suara.com.

baca juga

Baik Deo maupun Kevin merupakan dua konsumen rokok elektrik setia di Indonesia.

Kevin misalnya, ia sampai memiliki satu tas khusus yang berisi berbagai botol jenis liquid atau cairan vape dan komponen lainnya.

Ketika disinggung soal peraturan penjualan rokok elektrik di Indonesia dan ratusan kasus sesak napas terkait penggunaan rokok elektrik, Kevin mengaku selalu membeli dari toko online maupun toko retail rokok elektrik yang kini makin menjamur.

Ia juga yakin dengan legalitas produk yang ia beli. Menurutnya jika rokok elektrik ilegal, tidak mungkin bisa diperdagangkan begitu mudah dan masif.

"Saya pakai vape sudah 3 tahunan, nggak kenapa-kenapa, nggak batuk-batuk, apalagi sesak napas. Kalau dulu pas ngerokok, bener tuh napas suka engap, gampang capek," timpalnya.

Sementara Deo, paham betul bagaimana produk rokok elektrik telah ditagih cukai oleh pemerintah Indonesia meski tanpa izin edar Badan POM. Untuk itu, ia berharap pemerintah segera mengeluarkan aturan jelas dan komprehensif dalam hal jual-beli produk rokok elektrik di Tanah Air.

"Industri yang tumbuh harus ada regulasi yang mengikat, agar produsen nggak bisa seenaknya nentuin profit," tambah Deo.

Itulah pendapat Kevin dan Deo, pengguna rokok elektrik atau vape,  bagaimana dengan Anda?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rokok Elektrik Tuai Kontroversi, Ini Jawaban Juul Labs Indonesia

Rokok Elektrik Tuai Kontroversi, Ini Jawaban Juul Labs Indonesia

Health | Kamis, 19 September 2019 | 13:40 WIB

AS Segera Melarang Rasa Buah Rokok Elektrik Dijual

AS Segera Melarang Rasa Buah Rokok Elektrik Dijual

Health | Kamis, 19 September 2019 | 12:09 WIB

Ratusan Orang Sesak Napas di Amerika, Babak Baru Kontroversi Rokok Elektrik

Ratusan Orang Sesak Napas di Amerika, Babak Baru Kontroversi Rokok Elektrik

Health | Kamis, 19 September 2019 | 07:30 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×