Minus Bertambah Terus Meski Pakai Kacamata, Kok Bisa?

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Kamis, 26 September 2019 | 08:10 WIB
Minus Bertambah Terus Meski Pakai Kacamata, Kok Bisa?
Nantinya, kacamata bantu penglihatan. [Shutterstock].

Suara.com - Minus Bertambah Terus Meski Pakai Kacamata, Kok Bisa?

Pengguna kacamata tahu benar kacamata bukan memperbaiki penglihatan mata melainkan sebagai alat membantu untuk melihat lebih jelas.

Namun ada anggapan memakai kacamata malah menambah minus, sehingga tidak sedikit orang yang memilih tidak menggunakan kacamata walaupun matanya sudah rabun.

Padahal, memakai kacamata bukan penyebab langsung dari minus mata yang bertambah.

Bagaimana dengan anggapan kenapa minus bertambah terus meski pakai kacamata? Penglihatan memburuk bisa jadi Anda memakai resep kacamata yang salah. Kacamata adalah alat bantu optik eksternal guna memberikan penglihatan yang lebih jelas kepada orang-orang dengan penglihatan kabur yang disebabkan oleh gangguan fokus mata. Salah resep kacamata adalah kesalahan yang cukup umum ditemukan selama pemeriksaan mata, biasanya sebagai akibat dari tulisan tangan yang sulit dibaca. Ketika perhitungan lensa sedikit saja meleset satu-dua derajat, Anda akan memiliki kacamata yang berlensa buram dan menyebabkan penglihatan semakin kabur.

Namun, dilansir Hello Sehat pandangan buram juga bisa terjadi saat Anda menyesuaikan diri dengan kacamata yang memiliki resep akurat. Penglihatan yang kabur selama penyesuaian resep kacamata baru umumnya bertahan selama paling lama dua minggu. Jika penglihatan tak kunjung membaik setelahnya, ada kemungkinan bahwa Anda memiliki resep yang salah atau lensa kacamata Anda tidak sesuai dengan apa yang diresepkan.

Gejala lain yang harus Anda perhatikan untuk benar-benar menentukan apakah keluhan mata buram Anda diakibatkan oleh salah resep kacamata adalah pemudaran pandangan ekstrem dan kesulitan fokus yang diikuti oleh sakit kepala kambuhan dan vertigo. Jika Anda menutup mata dan menemukan bahwa pandangan Anda tetap kabur, maka kacamata Anda tidak memiliki resep yang tepat. Jika Anda mengalami sakit kepala atau pusing akibat ketegangan mata berlebihan maka resep kacamata Anda bukan yang seharusnya.

Di sisi lain, kesulitan untuk memfokuskan penglihatan pada gambar atau tulisan adalah tanda penuaan yang sulit dielak. Kondisi ini disebut presbiopia dan bisa menyerang kita semua, sehingga sebagian besar dari kita akhirnya harus memakai kacamata. Presbiopia berbeda dari masalah mata minus (rabun jauh/miopia), plus (rabun dekat), maupun silinder (astigmatisme) yang terkait dengan bentuk bola mata dan disebabkan oleh faktor genetik dan lingkungan.

Situasi ini akan berbeda pada anak-anak yang memakai kacamata untuk membantu meluruskan mata atau memperbaiki penglihatan dari mata juling (strabismus) atau mata malas (amblyopia). Tidak memakai kacamata yang tepat atau tidak memakainya sama sekali malah dapat memiliki dampak jangka panjang pada penglihatan mereka.

Jadi jangan menghindari menggunakan kacamata untuk penglihatan Anda yang sudah rabun atau bermasalah. Karena anggapan kacamata malah bikin minus atau plus bertambah adalah tidak benar, kacamata malah membantu penglihatan lho.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bekerja Depan Komputer Bikin Mata Cepat Lelah, Ini 4 Tips Mengatasinya

Bekerja Depan Komputer Bikin Mata Cepat Lelah, Ini 4 Tips Mengatasinya

Health | Senin, 23 September 2019 | 11:08 WIB

Mata Bisa Beri Sinyal 8 Masalah Kesehatan, Cek Sekarang!

Mata Bisa Beri Sinyal 8 Masalah Kesehatan, Cek Sekarang!

Health | Kamis, 19 September 2019 | 08:05 WIB

Menangis karena Patah Hati Hingga Air Mata Habis, Bisa Bikin Mata Kering?

Menangis karena Patah Hati Hingga Air Mata Habis, Bisa Bikin Mata Kering?

Health | Rabu, 11 September 2019 | 20:05 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB