Psikolog Sebut Animasi Bisa Jadi Media Pendidikan Anak, Bagaimana Caranya?

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Kamis, 03 Oktober 2019 | 20:55 WIB
Psikolog Sebut Animasi Bisa Jadi Media Pendidikan Anak, Bagaimana Caranya?
Karakter animasi bisa jadi media mendidik anak. [Shutterstock]

Suara.com - Psikolog Sebut Animasi Bisa Jadi Media Pendidikan Anak, Bagaimana Caranya?

Anak gemar menonton animasi? Jangan dilarang. Psikolog sebut animasi juga bisa jadi media pendidikan anak lho.

Psikolog Putu Andani, M.Psi, mengatakan karakter animasi dapat menjadi media mendidik dan menanamkan perilaku yang baik. Menurut Putu, ketika anak memasuki masa middle childhood (kurang lebih usia 6-12 tahun), faktor yang mempengaruhi pembentukan karakter anak akan semakin meluas tak hanya orangtua, teman, guru, namun juga konten atau hiburan yang mereka konsumsi.

Apalagi, anak-anak Indonesia dipercaya menghabiskan rata-rata 2-3 jam per hari untuk menonton konten digital, baik di televisi maupun di website internet lainnya.

Untuk itu dibutuhkan pendampingan intens dari orangtua untuk membantu anak menginternalisasi karakter positif yang terdapat pada konten animasi seperti kejujuran, empati, optimis, ramah, ceria, dan inovatif.

"Ketika mendampingi anak menonton konten animasi, orangtua wajib mengetahui alur cerita dan sifat dari setiap karakter secara baik, sehingga tetap ada pengawasan, sekaligus menjadi momen diskusi yang mengalir dan interaktif bersama anak," tambah Putu, dalam rilis yang diterima Suara.com.

Di sisi lain, animator Tanah Air Bambang Gunawan Santoso mengatakan bahwa karakter animasi juga dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan dan membiasakan pola hidup sehat pada anak.

"Dari segi visual, paduan warna-warna cerah pada konten animasi dapat dimanfaaatkan untuk menarik perhatian anak. Tidak kalah penting, pemilihan alur cerita menjadi nyawa sekaligus kendaraan utama, dalam menyampaikan pesan baik yang ingin ditanamkan, agar dapat diterima dengan mudah oleh anak-anak," tambahnya.

Frisian Flag Indonesia memperkenalkan karakter animasi edukatif yang diberi nama Zuzhu dan Zazha. (Dok. Frisian Flag)
Frisian Flag Indonesia memperkenalkan karakter animasi edukatif yang diberi nama Zuzhu dan Zazha. (Dok. Frisian Flag)

Selaras dengan semangat tersebut, Frisian Flag Indonesia (FFI) telah memperkenalkan karakter animasi edukatif yang diberi nama Zuzhu dan Zazha.

baca juga

Kedua karakter tersebut terinspirasi dari tetesan susu yang memiliki banyak manfaat kebaikan. Duo karakter ini lah yang ada pada kemasan baru susu cair Frisian Flag Milky yang hadir dalam dua pilihan ukuran yaitu 115 ml & 180 ml.

"Kami berharap kehadiran sosok Zuzhu dan Zazha dapat menjadi alternatif konten edukasi menarik bagi anak, guna menanamkan pesan budi pekerti yang baik, membiasakan pola hidup sehat, sekaligus pengenalan terhadap susu sebagai pilihan minuman sehat dan aman, yang mendukung penerapan gaya hidup sehat sejak dini," ujar Head of Ready to Drink Category Frisian Flag Indonesia, Aliah Shalihah lewat siaran rilis yang diterima Suara.com.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Rio Koeswan, Lelaki Bali yang Raih Penghargaan di Dunia Animasi AS

Mengenal Rio Koeswan, Lelaki Bali yang Raih Penghargaan di Dunia Animasi AS

Lifestyle | Sabtu, 28 September 2019 | 17:16 WIB

Benarkah Ada Masa Puber Kedua? Ini Kata Psikolog

Benarkah Ada Masa Puber Kedua? Ini Kata Psikolog

Lifestyle | Kamis, 19 September 2019 | 22:30 WIB

Studio Animasi Korea Kembangkan Karakter Lokal Khas Indonesia

Studio Animasi Korea Kembangkan Karakter Lokal Khas Indonesia

Entertainment | Rabu, 18 September 2019 | 08:15 WIB

Terkini

PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik hingga 27 Juli 2026

PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik hingga 27 Juli 2026

Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:51 WIB

Doraemon the Movie: Misteri Kapal dan Bangkitnya Sistem Otomatis Atlantis!

Doraemon the Movie: Misteri Kapal dan Bangkitnya Sistem Otomatis Atlantis!

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:45 WIB

Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm, Pakar Minta Sekolah Perkuat Ruang Dialog

Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm, Pakar Minta Sekolah Perkuat Ruang Dialog

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:43 WIB

HP Apa yang Kameranya Bagus selain iPhone? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review

HP Apa yang Kameranya Bagus selain iPhone? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review

Tekno | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:40 WIB

Feng Shui Pintu Utama 2 Daun Apakah Bagus untuk Rumah? Ini Penjelasannya

Feng Shui Pintu Utama 2 Daun Apakah Bagus untuk Rumah? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:40 WIB

Eks Pimpinan KPK Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya

Eks Pimpinan KPK Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:37 WIB

Strategi QRIS dan BRImo, Strategi UMKM Pemalang Ini Sukses Perluas Jangkauan Pasar

Strategi QRIS dan BRImo, Strategi UMKM Pemalang Ini Sukses Perluas Jangkauan Pasar

Bri | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:37 WIB

Hari Anak Nasional: Mengapa Orang Tua Perlu Berhenti Menuntut Anak Menjadi Sempurna?

Hari Anak Nasional: Mengapa Orang Tua Perlu Berhenti Menuntut Anak Menjadi Sempurna?

Health | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:34 WIB

Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua

Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:31 WIB

Aksi Bakar Ban di Kejati Jatim, Massa KEMAKI Tuntut Jaksa Berhenti Cari-Cari Kesalahan

Aksi Bakar Ban di Kejati Jatim, Massa KEMAKI Tuntut Jaksa Berhenti Cari-Cari Kesalahan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:26 WIB

×