Kiat Senam Mudah untuk Anak Agar Tubuhnya Semakin Bugar

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Rabu, 09 Oktober 2019 | 15:26 WIB
Kiat Senam Mudah untuk Anak Agar Tubuhnya Semakin Bugar
Ilustrasi anak melakukan olahraga senam. (Shutterstock)

Suara.com - Kiat Senam Mudah untuk Anak Agar Tubuhnya Semakin Bugar

Tidak ada salahnya membiasakan anak sedari kecil untuk mengikuti gaya hidup sehat, seperti olahraga. Meski masih kecil, anak-anak juga butuh olahraga sama halnya seperti orang dewasa.

Salah satu jenis olahraga yang bisa Anda perkenalkan pada si kecil sejak dini yakni senam. Tertarik untuk mengajarkan senam pada anak? Pahami dulu panduan tepatnya berikut ini dilansir Hello Sehat!

Olahraga senam identik dengan gerakan yang enerjik dan membangkitkan semangat dalam siap hitungannya. Tidak hanya bagi orang dewasa saja, olahraga yang biasanya diiringi dengan alunan musik ini bisa dilakukan oleh semua usia.

Senam juga menawarkan segudang manfaat baik bagi tubuh. Berikut berbagai manfaat senam yang baik bagi anak:

Ilustrasi mengenalkan anak pada senam. (Shutterstock)
Ilustrasi mengenalkan anak pada senam. (Shutterstock)

1. Menunjang kesehatan tubuh

Sudah tidak diragukan lagi, olahraga ini membawa manfaat yang tidak main-main bagi kesehatan anak. Terlepas dari berapa usia dan bagaimana kemampuannya, rutin melakukan senam bisa membantu menurunkan risiko penyakit berbahaya pada anak.

Ambil contoh seperti penyakit jantung, diabetes, serta osteoporosis, yang risikonya bisa diturunkan di masa mendatang. Selain itu, senam juga membantu membakar lemak di dalam tubuh sehingga turut berperan pada pengendalian berat badan.

Waktu tidur anak biasanya juga menjadi lebih teratur karena melakukan olahraga ini. Dengan demikian, senam membuat tubuh anak senantiasa bugar dan sehat.

2. Membangun kekuatan tubuh

Jika dilakukan dengan rutin dan optimal, olahraga senam dapat membantu membangun kekuatan inti pada bagian atas dan bawah tubuh. Pasalnya, gerakan yang dilakukan selama senam mampu melatih kekuatan otot, tulang, serta daya tahan tubuh anak.

Terlebih ketika hal ini sudah mulai dilakukan sejak kecil. Tak menutup kemungkinan, senam bisa memperbaiki bentuk postur tubuh, mengencangkan otot, serta menjaga keseimbangan tubuh secara keseluruhan.

3. Melatih keterampilan motorik, koordinasi, dan keseimbangan

Olahraga yang satu ini dapat membantu membangun berbagai keterampilan tubuh. Misalnya keterampilan motorik, koordinasi, serta melatih keseimbangan.

Di sini, secara bertahap anak akan belajar bagaimana caranya menggerakkan anggota tubuhnya sesuai dengan hitungan atau irama musik. Latihan koordinasi tubuh ini nantinya tentu bermanfaat bagi perkembangan fisik anak, yang turut menunjang kegiatan sehari-hari.

Tips buat orangtua mengajak senam anak

Jika merupakan ini kali pertama Anda mengajak anak untuk belajar senam, jangan bingung bagaimana harus memulainya. Berikut panduan penting yang sebaiknya dipahami:

1. Perhatikan waktu ideal olahraga

Anak-anak umumnya membutuhkan waktu olahraga yang tidak sebanyak orang dewasa. Namun, bukan berarti tidak perlu sama sekali. Sebab biasanya, anak-anak sudah aktif secara fisik melalui kegiatan sehari-harinya.

Baik itu dari bermain, maupun karena melakukan berbagai kegiatan yang melibatkan fisik di sekolah atau di rumah. Secara keseluruhan, setidaknya anak-anak harus aktif bergerak sekitar 60 menit dalam sehari. Berdasarkan waktu tersebut, Anda bisa menentukan kembali sekiranya berapa lama waktu yang dibutuhkan anak untuk melakukan olahraga senam.

Misalnya begini. Jika anak sudah melakukan kegiatan yang melibatkan fisik selama 30 menit, artinya Anda bisa meluangkan waktu anak untuk senam sekitar 30-40 menit saja. Akan tetapi, hal ini tidaklah mutlak. Anda dapat menyesuaikan kembali waktunya dengan kemampuan anak.

2. Pastikan anak melakukan pemanasan dan pendinginan

Sebelum dan sesudah melakukan senam, biasakan untuk melakukan gerakan pemanasan dan pendinginan. Bukan tanpa alasan, pemanasan sebelum berolahraga bertujuan untuk melancarkan peningkatan aliran darah dan mencegah cedera.

Di samping itu, gerakan pemanasan juga membantu mempersiapkan tubuh sebelum benar-benar melakukan gerakan inti olahraga senam. Sementara pendinginan, memiliki berbagai manfaat yang tidak kalah dengan pemanasan.

Mulai dari menormalkan kembali detak jantung, mengembalikan laju pernapasan, hingga mencegah nyeri otot. Pendinginan juga dapat membantu tubuh anak untuk lebih rileks setelah melakukan gerakan olahraga.

3. Ajarkan di tempat yang nyaman

Sebagai permulaannya, ciptakan suasana senyaman mungkin agar anak semangat berolahraga. Usahakan untuk menyeediakan tempat yang nyaman agar anak betah belajar olahraga ini. Anda bisa menyediakan matras dan kemudian menyetelkan musik yang bisa membangkitkan semangat anak.

4. Jangan paksa anak bisa langsung mahir

Wajar bila di awal melakukan senam, anak masih tampak kesulitan dalam mengikuti semua gerakan yang dicontohkan. Jika ini yang si kecil alami, jangan paksa ia untuk langsung lancar dan mahir dalam melakukannya.

Sebab pada dasarnya, kemampuan masing-masing anak tidaklah sama. Namun semakin sering melakukan senam, maka semakin terlatih dan terbiasa pula anak untuk melakukan olahraga ini.

Kenalkan anak mengikuti gaya hidup sehat, seperti olahraga senam dari dini tentu baik untuk kesehatannya sekarang dan mendatang. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Alami Kram Otot Betis? Gerakan Ini Ampuh Mengobati

Sering Alami Kram Otot Betis? Gerakan Ini Ampuh Mengobati

Health | Selasa, 03 September 2019 | 20:22 WIB

Sering Kesemutan Berkepanjangan, Ini 6 Gerakan untuk Mengatasinya

Sering Kesemutan Berkepanjangan, Ini 6 Gerakan untuk Mengatasinya

Health | Selasa, 03 September 2019 | 22:00 WIB

Mengenal Senam Neuromove, Ampuh Buat Pikiran Lebih Fokus

Mengenal Senam Neuromove, Ampuh Buat Pikiran Lebih Fokus

Health | Selasa, 03 September 2019 | 21:00 WIB

Terkini

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB