Girlband Kpop Laboum Hindari Karbohidrat Selama 3 Tahun, Apa Bahayanya?

Vika Widiastuti, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 10 Oktober 2019 | 10:35 WIB
Girlband Kpop Laboum Hindari Karbohidrat Selama 3 Tahun, Apa Bahayanya?
Girlband Laboum hindari karbohidrat (Instagram/@officiallaboum)

Suara.com - Girlband k-pop Laboum baru-baru ini muncul dalam acara SBS Power FM. Mereka berbicara tentang album yang baru saja dirilis setelah 5 tahun memulai debut.

Di tengah pembahasan soal album baru dilansir dari Koreaboo.com, mereka juga menceritakan rahasianya dalam menjaga penampilan tubuh. Ternyata mereka menjalani diet ketat dengan mengurangi karbohidrat selama 3 tahun terakhir.

Solbin, salah satu anggota Laboum mengaku berat badannya turun hingga 12 kg karena mengonsumsi kacang polong. Meski menghindari karbohidrat, Solbin terkadang masih mengonsumsi roti.

Cerita meraka yang mengaku tidak makan karbohidrat termasuk nasi selama 3 tahun terakhir lantas mengejutkan orang di studio. Karena itu, mereka senang jika diundang mukbangs untuk membuat konten Youtube.

Selain girlband Laboum, diet karbohidrat memang sudah banyak dilakukan orang, khususnya wanita. Padahal diet karbohidrat seperti itu tidak sepenuhnya baik untuk kesehatan.

Girlband Laboum (Instagram/@officiallaboum)
Girlband Laboum (Instagram/@officiallaboum)

Sebuah penelitian dilansir dari Medical News Today, menyimpulkan bahwa asupan karbohidrat yang rendah bisa meningkatkan risiko penyakit kronis hingga kematian dini. Karena itu, para ilmuwan mendesak semua orang agar tidak melakukan diet karbohidrat yang ketat.

Studi baru telah meneliti hubungan diet karbohidrat dengan risiko kesehatan. Mengingat, karbohidrat adalah sumber energi utama bagi sebagian besar organisme hidup.

Secara keseluruhan, analisis menggunakan data dari survei menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi karbohidrat paling sedikit, 32 persen lebih mungkin mengalami kematian dini atau meninggal sebelum waktunya.

Sebanyak 51 persen orang meninggal akibat penyakit jantung koroner, 50 persen akibat penyakit serebrovaskular dan 35 persen meninggal akibat kanker. Karena itu, diet karbohidrat sudah seharusnya dihindari.

baca juga

Menurut Prof. Maciej Banach, dari Universitas Kedokteran Lodz di Polandia, diet karbohidrat untuk menurunkan berat badan hanya bermanfaat selama jangka waktu pendek.

Sementara dalam jangka panjang, diet karbohidrat terkait dengan peningkatan risiko kematian, penyakit kardiovaskular, serebrovaskular dan kanker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makan Enak Sekarang, Pendek Umur Kemudian? Bahaya Makanan Ultra Proses Terungkap!

Makan Enak Sekarang, Pendek Umur Kemudian? Bahaya Makanan Ultra Proses Terungkap!

Your Say | Rabu, 08 Oktober 2025 | 17:47 WIB

Waspada! Kehilangan Indra Perasa Bisa Jadi Pertanda Kematian Dini, Ini Fakta Penelitian

Waspada! Kehilangan Indra Perasa Bisa Jadi Pertanda Kematian Dini, Ini Fakta Penelitian

Lifestyle | Rabu, 19 Februari 2025 | 12:25 WIB

3 Kebiasaan Makan yang Bisa Bikin Pendek Umur, Yuk Perbaiki!

3 Kebiasaan Makan yang Bisa Bikin Pendek Umur, Yuk Perbaiki!

Your Say | Senin, 18 September 2023 | 08:55 WIB

Tampak Sepele, 4 Kebiasaan Makan dan Minum Ini Bisa Sebabkan Kematian Dini

Tampak Sepele, 4 Kebiasaan Makan dan Minum Ini Bisa Sebabkan Kematian Dini

Your Say | Kamis, 20 Oktober 2022 | 11:52 WIB

Jangan Tutup Kepala Bayi Pakai Topi saat Tidur, Ini Risiko yang Bisa Terjadi

Jangan Tutup Kepala Bayi Pakai Topi saat Tidur, Ini Risiko yang Bisa Terjadi

Health | Jum'at, 02 September 2022 | 08:39 WIB

Thariq Halilintar Turunkan Berat Badan dengan Diet Tanpa Karbohidrat dan Gula, Ini Efeknya Bagi Kesehatan

Thariq Halilintar Turunkan Berat Badan dengan Diet Tanpa Karbohidrat dan Gula, Ini Efeknya Bagi Kesehatan

Lifestyle | Kamis, 01 September 2022 | 15:25 WIB

Minum Dua Cangkir atau Lebih Teh Hitam Sehari Bisa Mengurangi Risiko Kematian Dini

Minum Dua Cangkir atau Lebih Teh Hitam Sehari Bisa Mengurangi Risiko Kematian Dini

Health | Selasa, 30 Agustus 2022 | 14:02 WIB

Penelitian: Tidur Siang Terlalu Banyak, Picu Kematian Dini

Penelitian: Tidur Siang Terlalu Banyak, Picu Kematian Dini

Tekno | Selasa, 26 Juli 2022 | 09:08 WIB

Minum 2 hingga 4 Cangkir Kopi Tiap Hari Mengurangi Risiko Kematian Dini

Minum 2 hingga 4 Cangkir Kopi Tiap Hari Mengurangi Risiko Kematian Dini

Health | Jum'at, 22 Juli 2022 | 07:30 WIB

Terlalu Banyak Konsumsi Garam Tingkatkan Risiko Kematian Dini hingga 28 Persen

Terlalu Banyak Konsumsi Garam Tingkatkan Risiko Kematian Dini hingga 28 Persen

Health | Senin, 11 Juli 2022 | 13:33 WIB

Terkini

Psywar Ala Bintang Malaysia Jelang Lawan Timnas Indonesia: Kami Tak Takut

Psywar Ala Bintang Malaysia Jelang Lawan Timnas Indonesia: Kami Tak Takut

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 18:13 WIB

Harga BBM Pertalite Tetap Hingga Akhir Tahun Dibanderol Rp10.000/Liter

Harga BBM Pertalite Tetap Hingga Akhir Tahun Dibanderol Rp10.000/Liter

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 18:12 WIB

Komisi III DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026

Komisi III DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026

News | Rabu, 23 September 2026 | 18:09 WIB

Viral Kakek Jepang 90 Tahun Punya Badan Berotot: Rahasianya Susah Susah Gampang

Viral Kakek Jepang 90 Tahun Punya Badan Berotot: Rahasianya Susah Susah Gampang

News | Rabu, 23 September 2026 | 18:08 WIB

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 18:06 WIB

Ketika Skuad Rp400 Miliar Jadi Beban: Menatap Efek Etalase Timnas Indonesia

Ketika Skuad Rp400 Miliar Jadi Beban: Menatap Efek Etalase Timnas Indonesia

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:05 WIB

Little Bee and the Bloom: Petualangan Lebah Kecil Mengenal Keajaiban Alam

Little Bee and the Bloom: Petualangan Lebah Kecil Mengenal Keajaiban Alam

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:00 WIB

Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi

Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 17:59 WIB

BRI InFrame 2026 Soroti UMKM, Inklusi Keuangan Hingga Ekonomi Pesisir

BRI InFrame 2026 Soroti UMKM, Inklusi Keuangan Hingga Ekonomi Pesisir

Lampung | Rabu, 23 September 2026 | 17:56 WIB

Pakar Hukum Bongkar Bahaya Tersembunyi di Balik Perpres Tata Kelola Timah Babel

Pakar Hukum Bongkar Bahaya Tersembunyi di Balik Perpres Tata Kelola Timah Babel

Video | Rabu, 23 September 2026 | 17:55 WIB

×