Ini Stres yang Picu Kaum Urban Rentan Terkena Penyakit Jantung

Vania Rossa, Vessy Dwirika Frizona

Kamis, 10 Oktober 2019 | 18:36 WIB
Ini Stres yang Picu Kaum Urban Rentan Terkena Penyakit Jantung
Ilustrasi stres. (Shutterstock)

Suara.com - Data World Heart Federation (WHF) menyebutkan bahwa penyakit jantung sebagai pembunuh nomor satu di dunia dengan membunuh lebih dari 17 juta jiwa setiap tahunnya, yang diperkirakan akan meningkat menjadi 23,3 juta jiwa pada 2030. Hal tersebut sejalan dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyebutkan bahwa 31 persen dari seluruh kematian di dunia disebabkan oleh penyakit jantung koroner.

Dr. Sonia Wibisono, dokter yang juga dikenal sebagai sosialita dan influencer, mengatakan bahwa meningkatnya penderita penyakit jantung dapat disebabkan akibat gaya hidup, terutama kaum urban di kota metropolitan.

"Tidak dapat dipungkiri kehidupan masyarakat metropolitan sangat rawan terkena penyakit jantung. Selain kurang berolahraga, faktor yang sangat berperan adalah stres serta pola makan," kata dokter Sonia saat ditemui Suara.com di RS MMC Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Menurutnya, masyarakat kota metropolitan seperti Jakarta bisa stres akibat kemacetan yang dipastikan menjadi masalah yang harus dihadapi setiap hari. Meski tampak sepele, tetapi ini rentan bagi kaum urban yang sehari-hari harus menghadapi macet.

"Sementara dari segi pilihan makanan, warga metropolitan dihadapkan dengan pola makan serba instan yang tidak sehat. Seperti junk food dan minuman bersoda," tambahnya.

Peningkatan penderita yang disebabkan oleh gaya hidup ini sebenarnya bisa dicegah. Tentunya dengan menjaga kualitas hidup, menjaga kesehatan, dan yang paling penting adalah kesadaran terhadap kesehatan yang harus dimiliki setiap individu.

"Penyakit jantung merupakan penyakit degeneratif yang sebenarnya bisa dicegah. Masyarakat dapat menerapkan pola hidup sehat dan olahraga, serta olahraga cukup, hindari stres, dan lain-lain. Pola makan juga sangat memberi kontribusi. Dengan pola makan yang sehat, mengurangi bahkan menghindari makanan-makanan yang tinggi lemak, akan sangat membantu pencegahan penyakit jantung koroner," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Diabaikan, Kesehatan Mental Ibu Hamil Bisa Pengaruhi Otak Bayi!

Jangan Diabaikan, Kesehatan Mental Ibu Hamil Bisa Pengaruhi Otak Bayi!

Health | Kamis, 10 Oktober 2019 | 15:15 WIB

Hari Kesehatan Jiwa Dunia, 7 Cara Menjaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja!

Hari Kesehatan Jiwa Dunia, 7 Cara Menjaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja!

Health | Kamis, 10 Oktober 2019 | 11:08 WIB

Selain Stres, 3 Hal Ini Juga Bisa Menyebabkan Migrain!

Selain Stres, 3 Hal Ini Juga Bisa Menyebabkan Migrain!

Health | Rabu, 09 Oktober 2019 | 07:30 WIB

Terkini

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo

Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Tempe Tak Hanya Jadi Lauk, Kini Dikembangkan Menjadi Camilan Tinggi Protein

Tempe Tak Hanya Jadi Lauk, Kini Dikembangkan Menjadi Camilan Tinggi Protein

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Sokoguru Policy Series Jadi Wadah Kolaborasi untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Sokoguru Policy Series Jadi Wadah Kolaborasi untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:39 WIB

Kabut Asap Ganggu Aktivitas Masyarakat Sumut, Gubsu Bobby Siapkan Modifikasi Cuaca

Kabut Asap Ganggu Aktivitas Masyarakat Sumut, Gubsu Bobby Siapkan Modifikasi Cuaca

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:38 WIB

BNCT Siapkan SMP Baru untuk Anak-anak Belawan, Target Beroperasi 2028

BNCT Siapkan SMP Baru untuk Anak-anak Belawan, Target Beroperasi 2028

Sumut | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×