Mengonsumsi Makanan Sehat Bisa Mengatasi Depresi, Benarkah?

Vika Widiastuti

Rabu, 16 Oktober 2019 | 12:35 WIB
Mengonsumsi Makanan Sehat Bisa Mengatasi Depresi, Benarkah?
Aneka buah dan sayuran. [shutterstock]

Suara.com - Makanan sehat, seperti buah dan sayur bermanfaat untuk kesehatan dan melawan sejumlah penyakit. Namun, bukan itu saja, ternyata makanan sehat juga berdampak pada kesehatan mental, salah satunya depresi.

Studi baru yang diterbitkan dalam jurnal PLOS ONE mengungkapkan, konsumsi buah dan sayuran secara teratur bisa membantu mengurangi gejala pada orang yang didiagnosis mengalami depresi, terutama pada pasien yang mengikuti diet mediterania.

Dalam penelitian ini, penemeliti nelaah kebiasaan diet dari 76 orang dewasa yang berusia 17-35 tahun. Penelitian yang disebut ujicoba SMILES tersebut fokus pada orang-orang yang didiagnosis mengalami depresi dan mengonsumsi makanan olahan dalam jumlah besar, serta mengonsumsi lemak jenuh dan gula halus.

Peserta dalam studi ini dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama, menerima petunjuk untuk meningkatkan diet, barang dapur, dan uang untuk belanja bahan makanan. Sementara kelompok kedua tidak mendapatkan uang atau bimbingan gizi.

Hasil penelitian menunjukkan, kelompok peserta yang mengonsumsi makanan yang disarankan menunjukkan perubahan suasana hati yang lebih baik. Sementara tingkat depresi peserta yang tidak mendapatkan bimbingan gizi, tetap sama.

Ilustrasi depresi (shutterstock)
Ilustrasi depresi (shutterstock)

"Temuan ini menambah literatur untuk menyarankan bahwa diet sehat dapat direkomendasikan sebagai terapi yang efektif untuk mengatasi gejala depresi, sebagai tambahan untuk terapi farmakologis dan psikologis," terang Heather Francis, rekan penulis studi dan neuropsikolog klinis dan peneliti neuroscience gizi di Macquarie University di Sydney, kepada Live Science yang dikutip dari medicaldaily.

Lebih lanjut lagi, ia mengatakan bahwa mengonsumsi buah dan sayur membantu mengurangi peradangan berbahaya, kondisi yang berkaitan dengan kebiasaan diet yang buruk dan risiko depresi yang lebih tinggi.

Buah dan sayuran. (shutterstock)
Buah dan sayuran. (shutterstock)

Peneliti pun berharap manfaat kesehatan dari temuan ini juga memengaruhi orang dewasa muda dan yang lebih tua. Meski begitu, beberapa ahli mengatakan masih terdapat keterbatasan dalam penelitian ini. Menurut Ana Ojeda, psikolog klinis berlisensi Nicklaus Children’s Hospital di Miami, peserta dalam studi ini hanya mencakup subset tertentu dari pasien yang mengalami depresi.

"Apakah initervensi diet ini mengurangi gejala depresi secara umum atau hanya pada remaja yang tempramen, dan mematuhi rencana tersebut," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago

Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 00:14 WIB

Konservasi atau Pertumbuhan Ekonomi? Penelitian Ungkap Kita Tak Harus PIlih Salah Satu

Konservasi atau Pertumbuhan Ekonomi? Penelitian Ungkap Kita Tak Harus PIlih Salah Satu

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:05 WIB

Motif Skandal Riset Palsu di Denmark Hanya untuk Dapatkan Fasilitas Jalan-jalan

Motif Skandal Riset Palsu di Denmark Hanya untuk Dapatkan Fasilitas Jalan-jalan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09 WIB

Mikroba Bawah Tanah Ditemukan Mampu Atasi Krisis Iklim, Bagaimana Caranya?

Mikroba Bawah Tanah Ditemukan Mampu Atasi Krisis Iklim, Bagaimana Caranya?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:55 WIB

Meromantisasi Sabar Tanpa Batas Adalah Cara Halus Membuat Ibu Depresi

Meromantisasi Sabar Tanpa Batas Adalah Cara Halus Membuat Ibu Depresi

Your Say | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:10 WIB

Self-Love dan Depresi dalam Novel 'Matahari Pun Terluka'

Self-Love dan Depresi dalam Novel 'Matahari Pun Terluka'

Your Say | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:45 WIB

Dari Novel ke Layar Lebar, Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Bawa Pesan Penting soal Kesehatan Mental

Dari Novel ke Layar Lebar, Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Bawa Pesan Penting soal Kesehatan Mental

Your Say | Senin, 25 Mei 2026 | 16:52 WIB

Ketika Luka Batin Dibahas dengan Hangat dalam Loving the Wounded Soul

Ketika Luka Batin Dibahas dengan Hangat dalam Loving the Wounded Soul

Your Say | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:45 WIB

Melongok ke Dalam Gelapnya Depresi Lewat No Longer Human karya Osamu Dazai

Melongok ke Dalam Gelapnya Depresi Lewat No Longer Human karya Osamu Dazai

Your Say | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:45 WIB

Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan

Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:45 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB