Mengenal Autoimun, Apakah Penyakit ini Pengaruhi Kehamilan?

Rabu, 16 Oktober 2019 | 20:09 WIB
Mengenal Autoimun, Apakah Penyakit ini Pengaruhi Kehamilan?
Ilustrasi ibu hamil. (Shutterstock)

Suara.com - Sudah banyak artis Indonesia yang dikabarkan menderita penyakit autoimun, mulai dari Ashanty, Raditya Dika, Ega Olivia hingga Indadari Mindrayanti. 

Sebelumnya, perlu diketahui bahwa tubuh kita memiliki sistem kekebalan yang merupakan jaringan kompleks sel dan organ khusus yang melindungi tubuh dari kuman.

Melansir dari womenshealth.gov, tujuan dari sistem kekebalan untuk membedakan antara sel baik dan jahat. Jika ada kecacatan, makan tubuh tidak bisa membedakan antara sel baik dan jahat.

Akhirnya, tubuh akan membuat autoantibodi yang menyerang sel baik secara tidak sengaja. Pada saat yang sama, sel-sel khusus gagal melakukan tugasnya dalam menjaga sistem kekebalan tubuh.

Secara umum, penyakit autoimun menyerang lebih dari 23,5 juta orang Amerika. Penyakit ini juga lebih umum menyerang wanita daripada pria.

Ashanty
Ashanty

Bahkan penyakit autoimun juga termasuk penyebab utama kematian dan kecacatan. Tetapi, apakah penyakit autoimun juga memengaruhi kehamilan?

Pada dasarnya wanita dengan penyakit autoimun masih bisa memiliki anak dengan aman. Tetapi, mereka memiliki beberapa risiko untuk dirinya sendiri maupun bayi dalam kandungan.

Risiko tersebut tergantung pada tingkat keparahan penyakitnya. Misalnya, wanita hamil dengan lupus memiliki risiko lebih tinggi untuk kelahiran prematur dan lahir mati.

Wanita hamil dengan myasthenia gravis (MG) mungkin memiliki gejala yang menyebabkan kesulitan bernapas selama kehamilan. Ada pula beberapa wanita merasa gejalanya membaik selama kehamilan dan ada pula yang gejalanya justru semakin parah.

Baca Juga: Ibu Hamil Keseringan Pakai Ponsel, Risiko Anak Alami Masalah Perilaku Naik

Selain itu, beberapa obat untuk mengobati penyakit autoimun juga tidak aman dikonsumsi selama kehamilan.

Jika Anda ingin memiliki bayi, bicarakan dengan dokter Anda sebelum Anda mulai mencoba hamil. Dokter mungkin menyarankan Anda menunggu penyakit Anda membaik.

Anda juga mungkin perlu menemui dokter yang ahli menangani wanita dengan kehamilan berisiko tinggi. Beberapa wanita dengan penyakit autoimun mungkin memiliki masalah hamil.

Hal itu bisa terjadi karena berbagai alasan. Tes dapat mengetahui apakah masalah kesuburan disebabkan oleh penyakit autoimun atau lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI