Selalu Olahraga dan Hidup Sehat, Pria ini Justru Meninggal Karena Leukemia!

Dany Garjito | Shevinna Putti Anggraeni
Selalu Olahraga dan Hidup Sehat, Pria ini Justru Meninggal Karena Leukemia!
Ilustrasi pria sakit lalu meninggal dunia (Shutterstock)

Seorang pria meninggal dunia karena leukemia setelah menjalani pola hidup sehat dan selalu olahraga.

Suara.com - Sejak didiagnosis leukemia, Matt Meads selalu berusaha menjaga kesehatannya dengan memperhatikan asupan makan dan aktivitas. Sayangnya, pria yang dikenal selalu menjalani pola hidup sehat ini justru meninggal dunia di usia 33 tahun.

Semasa hidup, Matt Meads dikenal tidak pernah mengonsumsi alkohol, merokok, makan junk food dan selalu olahraga. Semua hal itu dilakukannya demi menghindari masalah kesehatan di masa tua.

Suatu hari, Matt Meads mulai mengalami sakit perut, berkeringat di malam hari dan kelelahan berminggu-minggu. Saat itu istri Matt Meads, Abi mengira suaminya hanya kelelahan di akhir masa jabatan.

Tetapi, rasa sakit yang dialami oleh Matt tak kunjung sembuh dan ia pun menjalani pemeriksaan medis. Hasilnya, tes darah mengungkapkan bahwa Matt menderita leukemia limfoblastik akut, yakni bentuk kanker darah langka dan agresif.

Pastinya, diagnosis leukemia membuat Matt dan sitrinya sangat terkejut. Karena, Matt selalu berusaha menjaga pola hidup sehat agar terhindar dari masalah kesehatan di kemudian hari.

Kanker darah (Shutterstock)
Kanker darah (Shutterstock)

Tetapi, penyakit leukemia ini telah membuat Matt tidak berdaya. Kondisi kesehatannya cepat memburuk hingga akhirnya meninggal dunia karena emboli paru. Matt meninggal dunia setelah menjalani 3 sesi kemoterapi yang artinya 20 hari setelah didiagnosis leukemia.

Meninggalnya Matt itu pun membuat istrinya merasa kehilangan belahan jiwa dalam hidup. Sehingga ia meminta agar semua orang waspada dan mengecek kondisi kesehatan di rumah sakit.

"Saya memiliki banyak orang dan teman yang selalu mendampingi tetapi saya masih merasa kesepian karena kehilangan pasangan terbaik saya," ujarnya dikutip dari metro.co.uk.

Menurutnya, Matt adalah pria yang baik penuh kebahagiaan. Matt sosok yang sangat positif, peduli, penuh kasih dan memiliki selera humor.

"Dia juga menyukai olahraga. Biasanya dia akan pergi ke tempat gym, bersepeda atau berjalan. Apapun yang dikatakan dan dilarang oleh dokter, Matt selalu mengikutinya," katanya.

Matt mulai mengeluh kelelahan dan muntah pada 6 Juli 2019. Seminggu kemudian, dokter merujuk Matt ke rumah sakit. Dokter mendiagnosis Matt menderita gastroenteritis atau sembelit.

Sayangnya, keluhan Matt tak kunjung mereda sampai akhirnya ia melakukan tes darah dan didiagnosis menderita leukemia.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS