Agar Tak Seperti Nunung, Begini Cara Mengatasi Serangan Panik!

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 24 Oktober 2019 | 11:13 WIB
Agar Tak Seperti Nunung, Begini Cara Mengatasi Serangan Panik!
Nunung hampir pingsan usai menjalani sidang di PN Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2019). [Evi Ariska/Suara.com]

Suara.com - Nunung Srimulat nyaris pingsan akibat serangan panik setelah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2019) kemarin.

Sebelumnya, Nunung sempat berkata sedang panik kepada awak media yang ingin mewawancarainya. Nunung juga mengaku sering merasakan kepanikan tersebut secara tiba-tiba.

"Ini lagi panik ini. Paniknya tuh tiba-tiba datang, pas lagi senang-senang kadang-kadang (kambuh), ini lagi panik ini. Makanya jangan tanya yang macam-macam, lemas, lagi lemas banget ini," pintanya ke awak media

Ketika berjalan menuju mobil untuk kembali ke RSKO Cibubur, Nunung pun terlihat sangat lemas akibat serangan panik tersebut.

Serangan panik adalah perasaan cemas yang terjadi tiba-tiba dan intens. Kondisi ini bisa disertai dengan gejala fisik, termasuk gemetar, merasa disorientasi, detak jantung cepat, mual, tidak teratur, mulut kering, sesak napas, berkeringat dan pusing.

Gejala serangan panik memang tidak berbahaya tapi bisa berubah sangat menakutkan. Pasalnya, orang dengan serangan panik akan pingsan seolah mengalami serangan jantung.

Dua terdakwa kasus dugaan penyalahgunaan narkotika, Tri Retno Prayudati atau Nunung (ketiga kiri) dan suaminya July Jan Sambiran (kanan) tiba untuk menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (16/10). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]
Dua terdakwa kasus dugaan penyalahgunaan narkotika, Tri Retno Prayudati atau Nunung (ketiga kiri) dan suaminya July Jan Sambiran (kanan) tiba untuk menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (16/10). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

Sebagian besar kasus, serangan panik dapat berlangsung selama 5 menit hingga 30 menit.

Profesor Paul Salkovskis, profesor psikologi klinis dan ilmu terapan di University of Bath, dilansir dari NHS, mengatakan pentingnya untuk tidak membiarkan serangan panik mengendalikan rasa takut.

"Serangan panik selalu berlalu dan gejalanya bukan pertanda sesuatu yang berbahay sedang terjadi. Katakan pada diri sendiri bahwa gejala yang kamu alami disebabkan oleh kecemasan," katanya.

baca juga

Menurut Paul, orang bisa menyingkirkan gejala serangan panik dengan melakukan berbagai hal untuk menghilangkan rasa takutnya sampai gejala mereda.

Terdakwa kasus dugaan penyalahgunaan narkotika, Tri Retno Prayudati atau Nunung (kanan) memeluk anaknya Cahyo Anggoro Putra seusai sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (16/10). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]
Terdakwa kasus dugaan penyalahgunaan narkotika, Tri Retno Prayudati atau Nunung (kanan) memeluk anaknya Cahyo Anggoro Putra seusai sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (16/10). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

"Hadapim rasa takutmu. Jika kamu tidak melarikan diri, kamu akan menemukan bahwa tidak ada sesuatu yang akan terjadi," ujarnya.

Setelah rasa cemas itu berhasil berlalu, Anda perlu mengalihkan fokus dan melakukan hal lain untuk melupakannya.

Intinya, seseorang harus berusaha melawan rasa takutnya dan meyakini bahwa tidak akan terjadi apapun ketika mulai mengalami gejala serangan panik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nunung Alami Serangan Panik usai Sidang, Apa Bedanya dengan Panik Biasa?

Nunung Alami Serangan Panik usai Sidang, Apa Bedanya dengan Panik Biasa?

Health | Kamis, 24 Oktober 2019 | 10:06 WIB

Kena Serangan Panik Usai Sidang, Nunung Hampir Pingsan

Kena Serangan Panik Usai Sidang, Nunung Hampir Pingsan

Entertainment | Kamis, 24 Oktober 2019 | 06:30 WIB

Berita Artis Pilihan: Nunung 3 Tahun Depresi, Gisel Lapor Polisi

Berita Artis Pilihan: Nunung 3 Tahun Depresi, Gisel Lapor Polisi

Entertainment | Rabu, 23 Oktober 2019 | 20:39 WIB

Rupanya, Nunung Alami Depresi Sejak 3 Tahun Lalu

Rupanya, Nunung Alami Depresi Sejak 3 Tahun Lalu

Entertainment | Rabu, 23 Oktober 2019 | 19:30 WIB

Terkini

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei

Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei

Bogor | Sabtu, 12 September 2026 | 20:14 WIB

×