Studi: Makan Yogurt Tiap Hari Bisa Bantu Turunkan Risiko Kanker Paru

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Minggu, 27 Oktober 2019 | 19:24 WIB
Studi: Makan Yogurt Tiap Hari Bisa Bantu Turunkan Risiko Kanker Paru
ilustrasi makan yogurt baik untuk kesehatan. (Shutterstock)

Suara.com - Studi: Makan Yogurt Tiap Hari Bisa Bantu Turunkan Risiko Kanker Paru

Manfaat yogurt bukan sekadar sumber alternatif kalsium dan protein. Menurut studi terbaru, yogurt juga bisa menurunkan risiko kanker paru-paru loh.

Hal ini diungkap dalam sebuah penelitian yang menyebutkan memakan satu porsi yogurt setiap hari dapat menurunkan risiko penyakit 20 persen. Jika konsumsi yogurt dilakukan bersamaan dengan diet tinggi serat, maka risiko penurunan risiko kanker paru-paru bisa mencapai lebih dari 30 persen.

Mengutip Dailymail, Minggu (27/10/2019) tim peneliti dari Vanderbilt Univerisity Medical Center Nashville, Tennessee, Amerika Serikat, menemukan beberapa probiotik atau bakteri hidup yang ditemukan dalam yogurt, memiliki sifat anti-inflamasi dan ampuh melawan kanker.

Temuan ini menunjukkan bahwa konsumsi susu tidak boleh diabaikan untuk kesehatan. Sayangnya, sebagian orang enggan meminum susu karena kandungan lemaknya yang dapat meningkatkan kolesterol dan memicu penyakit jantung.

Tapi ini tidak lantas mengabaikan kandungan lainnya dalam susu seperti kalsium, kalium, magnesium, vitamin K1 dan K2, dan probiotik. Sederet kandungan itu sangat baik untuk diet serat dan ini terdapat dalam yogurt.

Penelitian yang diterbitkan dalam JAMA Oncology, tim peneliti mengamati 10 studi kohort dari AS, Eropa, dan Asia yang melibatkan lebih dari 1,44 juta orang.

Ilustrasi yogurt. (Shutterstock)
Ilustrasi yogurt. (Shutterstock)

Mereka menganalisis asupan serat dan yogurt dari para responden, kemudian melacak berapa banyak pasien yang menderita kanker paru-paru. Hasil menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi sekitar satu cup yogurt sehari menurunkan risiko kanker paru-paru sebesar 19 persen.

Presentase ini kemudian diakumulasi saat responden juga menerapkan diet tinggi serat dengan mengonsumsi buah-buahan, sayuran, dan roti dapat menurunkan risiko kanker paru-paru 15 persen.

baca juga

Sehingga jika dijumlah konsumsi yogurt dan diet kaya serat akumulasi risiko kanker paru-paru menurun hingga 33 persen.

Bagaiamana, mau mulai memasukkan yogurt dalam menu makan harian Anda?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini 5 Camilan Sehat Bermanfaat bagi Tubuh, Baik untuk Diet

Ini 5 Camilan Sehat Bermanfaat bagi Tubuh, Baik untuk Diet

Health | Senin, 30 September 2019 | 15:00 WIB

Sulit BAB ? Marsha Aruan Kasih Tips Mujarab

Sulit BAB ? Marsha Aruan Kasih Tips Mujarab

Health | Jum'at, 20 September 2019 | 07:15 WIB

Jarang Minum Susu, Yogurt Bisa Jadi Solusi Pemenuhan Kebutuhan Kalsium

Jarang Minum Susu, Yogurt Bisa Jadi Solusi Pemenuhan Kebutuhan Kalsium

Health | Kamis, 19 September 2019 | 17:52 WIB

Terkini

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×