Tingkatkan Kespro, PKBI Ingatkan Pentingnya KB dan Alat Kontrasepsi

Vika Widiastuti, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 29 Oktober 2019 | 07:47 WIB
Tingkatkan Kespro, PKBI Ingatkan Pentingnya KB dan Alat Kontrasepsi
Media Briefing dan Training: Harmonisasi Program Keluarga Berencana Bali Untuk Kesejahteraan Indonesia' di Hotel Grand Santhi, Denpasar, Bali pada Senin (28/10/2019). (Suara.com/Shevinna Putti Anggraeni)

Suara.com - DKT Indonesia bersama Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Bali menggelar 'Media Briefing dan Training: Harmonisasi Program Keluarga Berencana Bali Untuk Kesejahteraan Indonesia' di Hotel Grand Santhi, Denpasar, Bali pada Senin (28/10/2019).

Melalui acara tersebut, secara garis besar DKT Indonesia dan PKBI Bali menyampaikan pentingnya alat kontrasepsi (KB) dan kesehatan reproduksi. Tujuannya untuk mengurangi angka kematian ibu dan anak.

Pihaknya turut mengundang Prof. Dr. dr. I Nyoman Mangku Karmaya (Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Udayana), Luh Putu Sukarini (Ketua Pengurus IBI), Bagus (Wakil Ketua PKBI dan Tim Pembina BKK Bali) yang menyampaikan gambaran program keluarga berencana di Bali.

Prof. I Nyoman Mangku menyampaikan program keluarga berencana artinya, merencanakan jumlah anak dengan cara menjarakkan kehamilan. Tujuannya, demi meningkatkan kesejahteraan ibu, anak dan keluarga.

Hal ini juga berkaitan dengan meningkatnya jumlah penduduk Indonesia dari tahun ke tahun. Peningkatan jumlah penduduk itulah yang akan berdampak pada banyak hal, seperti mekanisme produksi dan distribusi yang serba digital, lapangan kerja berkurang dan angka pengangguran meningkat serta masih banyak dampak lainnya.

Selain itu, KB juga berhubungan dengan kualitas SDM akibat rendahnya pendidikan, usia reproduksi dan tingginya angka perceraian. Bahkan keterkaitan tersebut juga akan menimbulkan dampak lebih luas.

Media Briefing dan Training: Harmonisasi Program Keluarga Berencana Bali Untuk Kesejahteraan Indonesia' di Hotel Grand Santhi, Denpasar, Bali pada Senin (28/10/2019). (Suara.com/Shevinna Putti Anggraeni)
Media Briefing dan Training: Harmonisasi Program Keluarga Berencana Bali Untuk Kesejahteraan Indonesia' di Hotel Grand Santhi, Denpasar, Bali pada Senin (28/10/2019). (Suara.com/Shevinna Putti Anggraeni)

Pada akhirnya, kurangnya kesadaran tentang program keluarga berencana akan merugikan perempuan. Mulai komplikasi akibat kehamilan dan kelahiran terlalu sering hingga aborsi karena mengalami kehamilan tak terencana.

"Bayangkan sekitar 1.600 perempuan setiap hari mengalami komplikasi karena hamil dan melahirkan, 70 ribu meninggal karena aborsi oleh orang tidak kompeten dan 2 juta mengalami female genital mutilation," jelas Prof. I Nyoman Mangku.

Pihaknya juga menemukan perempuan lebih berisiko terinfeksi HIV daripada laki-laki. Hal ini ada kaitannya dengan kesadaran masyarakat mengenai penggunaan alat kontrasepsi.

baca juga

Aditya A Putra, Head of Strategic Planning DKT Indonesia juga menegaskan bahwa program KB tidak hanya menekan jumlah anak. Tetapi juga berkaitan dengan kesehatan reproduksi, hak asasi manusia dan lainnya.

Dalam hal ini, alat kontrasepsi sebagai salah satu bentuk program KB. Sayangnya, sekarang ini keberadaan alat kontrasepsi justru masih terkesan tabu.

Ilustrasi alat kontrasepsi. (Shutterstock)
Ilustrasi alat kontrasepsi. (Shutterstock)

Padahal alat kontrasepsi sangat mudah diakses dan berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Seperti menurunkan risiko radang panggul, kanker, menjaga kesehatan mental dan menjamin tumbuh kembang anak.

Prof. I Nyoman Mangku pun berpendapat ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang kurang kesadaran untuk program KB maupun penggunaan alat kontrasepsi, seperti faktor budaya, faktor agama dan lainnya.

Jika tidak dicegah, mungkin saja terjadi peningkatan kematian maternal, kehamilan tak diinginkan, kekerasan dan perdagangan serta ancaman penyebaran HIV/AIDS di belahan dunia pada perempuan.

Adapun sejumlah penyebab kematian maternal pada perempuan yang dipaparkan oleh Prof. I Nyoman Mangku. Seperti perdarahan sekitar 25 persen, infeksi 14 persen, kelainan hipertensi dalam kehamilan 13 persen, komplikasi aborsi yang tidak aman 13 persen dan persalinan yang lama 7 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:59 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Viral Perkara Vasektomi, Dedi Mulyadi Cerita Soal KB dan Keluarga Miskin Punya 24 Anak

Viral Perkara Vasektomi, Dedi Mulyadi Cerita Soal KB dan Keluarga Miskin Punya 24 Anak

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 11:34 WIB

Kontrasepsi Jadi Beban Tunggal Perempuan, Ketimpangan Peran KB di Keluarga

Kontrasepsi Jadi Beban Tunggal Perempuan, Ketimpangan Peran KB di Keluarga

Your Say | Selasa, 08 Juli 2025 | 16:03 WIB

Infertilitas Bukan Hanya Urusan Perempuan: Saatnya Kesehatan Reproduksi Pria Diperhatikan

Infertilitas Bukan Hanya Urusan Perempuan: Saatnya Kesehatan Reproduksi Pria Diperhatikan

Health | Senin, 16 Juni 2025 | 20:42 WIB

Tak Lagi Pahit, Ini Inovasi Jamu Herbal Rasa Buah untuk Kesehatan Reproduksi Perempuan

Tak Lagi Pahit, Ini Inovasi Jamu Herbal Rasa Buah untuk Kesehatan Reproduksi Perempuan

Health | Senin, 02 Juni 2025 | 16:33 WIB

Studi: Cuaca Ekstrem Memperparah Krisis Kesehatan Reproduksi Remaja

Studi: Cuaca Ekstrem Memperparah Krisis Kesehatan Reproduksi Remaja

Health | Kamis, 29 Mei 2025 | 09:03 WIB

MUI Fatwakan Vasektomi Haram, Bagaimana Hukum KB untuk Perempuan dalam Islam?

MUI Fatwakan Vasektomi Haram, Bagaimana Hukum KB untuk Perempuan dalam Islam?

Lifestyle | Sabtu, 03 Mei 2025 | 19:01 WIB

KB Jadi Syarat Bantuan Pemerintah? Usulan Kontroversial Gubernur Jabar Dikaji Mensos!

KB Jadi Syarat Bantuan Pemerintah? Usulan Kontroversial Gubernur Jabar Dikaji Mensos!

Video | Rabu, 30 April 2025 | 23:04 WIB

Kepingan Mosaik Keadilan Reproduksi bagi Perempuan Korban Kekerasan Seksual

Kepingan Mosaik Keadilan Reproduksi bagi Perempuan Korban Kekerasan Seksual

Your Say | Rabu, 16 April 2025 | 12:09 WIB

Terkini

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Naik Jadi Rp2,71 Juta/Gram Hari Ini

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Naik Jadi Rp2,71 Juta/Gram Hari Ini

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:17 WIB

Ambisi Lampung Menjadi Raja Gula: 13 Ribu Hektare Lahan Tebu Baru Disiapkan

Ambisi Lampung Menjadi Raja Gula: 13 Ribu Hektare Lahan Tebu Baru Disiapkan

Lampung | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:15 WIB

Ini Penulisan Ucapan Dirgahayu dan HUT Ke-81 RI yang Benar, Jangan Sampai Keliru!

Ini Penulisan Ucapan Dirgahayu dan HUT Ke-81 RI yang Benar, Jangan Sampai Keliru!

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:11 WIB

Putuskan Hengkang dari JYP Entertainment, Jeongyeon: TWICE Pusat Hidup Saya

Putuskan Hengkang dari JYP Entertainment, Jeongyeon: TWICE Pusat Hidup Saya

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Minta Doa Sebelum Dakwaan Dibacakan, Gus Yaqut: Semua yang Baik Akan Kelihatan

Minta Doa Sebelum Dakwaan Dibacakan, Gus Yaqut: Semua yang Baik Akan Kelihatan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:04 WIB

Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga

Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga

Jogja | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Usaha Mencintai Hidup: Belajar Bangkit Ketika Hidup Tak Lagi Seperti Dulu

Usaha Mencintai Hidup: Belajar Bangkit Ketika Hidup Tak Lagi Seperti Dulu

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan

Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan

Sulsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Rupiah Melempem, Dolar AS Naik ke Level Rp17.801

Rupiah Melempem, Dolar AS Naik ke Level Rp17.801

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Intip Harta Kekayaan Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Baru Pilihan Prabowo

Intip Harta Kekayaan Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Baru Pilihan Prabowo

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53 WIB

×