Waduh, Hampir Semua Makanan Bayi Mengandung Bahan Kimia Beracun

Vika Widiastuti, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 29 Oktober 2019 | 09:12 WIB
Waduh, Hampir Semua Makanan Bayi Mengandung Bahan Kimia Beracun
ilustrasi makanan bayi [shutterstock]

Suara.com - Banyak orang belum mengetahui bahwa hampir semua makanan bayi mengandung bahan kimia beracun. Bahan kimia tersebut yang bisa mengganggu kesehatan tubuh anak.

Kelompok kesehatan konsumen dilansir dari Healthline mengatakan hampir semua makanan bayi mengandung setidaknya satu bahan kimia beracun. Para peneliti mengatakan jumlah racun dalam makanan bayi memang kecil, tetapi kontaminasi kimia ini dapat menumpuk seiring berjalannya waktu.

Karena itu, para ahli pun menyarankan orang tua untuk menghindari produk berbasis beras dan memberi makan bayi seperti oatmeal.

Tes makanan bayi yang dijual di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa 95 persen mengandung satu atau lebih bahan kimia beracun, termasuk timbal, arsenik, merkuri, dan kadmium.

Menurut laporan dari kelompok Healthy Babies Bright Futures (HBBF) sekitar 1 dari 4 dari 168 makanan bayi yang diuji mengandung keempat logam berat.

Ilustrasi bayi makan yogurt. (Shutterstock)
Ilustrasi bayi makan. (Shutterstock)

“Jumlah racun yang ditemukan dalam makanan bayi seperti arsenik, timah, dan logam berat lainnya diketahui sebagai penyebab kerusakan perkembangan saraf," Dr. Philip Landrigan , seorang dokter anak dan direktur Program Kesehatan Masyarakat Global dan Kebaikan Bersama di Institut Schiller untuk Sains dan Masyarakat Terpadu di Boston College.

Dalam beberapa kasus, racun memiliki asal alami. Misalnya, 4 dari 7 sereal bayi mengandung kadar arsen anorganik lebih tinggi dari standar 100 bagian per miliar yang ditetapkan oleh Food and Drug Administration (FDA).

Karena beras diketahui mudah menyerap arsenik yang ditemukan secara alami di tanah, para ahli kesehatan menyarankan para orang tua mencari makanan alternatif untuk memberi anak-anak, seperti oatmeal sebagai pengganti sereal beras. Membuat pilihan seperti itu dapat menghilangkan paparan racun sebanyak 80 persen.

Adapun makanan berisiko tinggi untuk bayi adalah camilan dan makanan berbahan dasar beras (cemilan puff, biskuit tumbuh gigi, dan sereal bayi), wortel dan kentang manis.

baca juga


Makanan yang terbaik untuk bayi


Sementara itu, makanan yang tergolong aman dari bahan kimia seperti makanan ringan atau bebas beras, sereal non-beras (seperti sereal multigrain dan oatmeal), dan makanan menenangkan yang tidak berbasis beras untuk tumbuh gigi (seperti pisang beku atau mentimun dingin).

Ilustrasi oatmeal. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi oatmeal. (Sumber: Shutterstock)

Orang tua juga didesak untuk menyajikan berbagai sayuran, yang mengandung berbagai nutrisi dan menghindari terlalu banyak bergantung pada jenis makanan yang mungkin mengandung tingkat racun lebih tinggi.

"Anda perlu memastikan anak-anak Anda mendapat makanan yang bervariasi," Lisa Barnett , salah satu pendiri perusahaan makanan bayi organik Little Spoon , mengatakan kepada Healthline.

Saran ini bertentangan dengan pepatah lama tentang memperkenalkan bayi pada satu makanan pada satu waktu. Tetapi, Barnett mengatakan memvariasikan makanan anak dapat memastikan mereka mendapatkan nutrisi yang bertindak sebagai penyerapan logam berat atau membantu tubuh menghilangkannya.

Barnett juga menyarankan meminimalkan jumlah sayuran akar pada anak karena berhubungan dengan peningkatan kadar zat beracun. Selain itu, tidak ada alasan untuk orang tua tidak memberikan jus buah kepada anak.

Luz Claudio , PhD, seorang profesor kedokteran lingkungan dan kesehatan masyarakat di Fakultas Kedokteran Icahn di Gunung Sinai di New York, mengaku menyiapkan makanan bayinya sendiri ketika putrinya masih bayi, seperti buah dan sayuran organik yang dikukus dan dihaluskan.

Meski begitu, makanan organik pun belum tentu aman. Karena makanan organik bisa saja terkontaminasi air yang beracun maupun terpapar asap mobil atau motor jika ditanam pinggir jalan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

1.000 Paket Beras Disalurkan di Teluknaga, Warga Prasejahtera Terbantu

1.000 Paket Beras Disalurkan di Teluknaga, Warga Prasejahtera Terbantu

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:05 WIB

Inflasi Pangan Mengintai? Harga Beras dan Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik

Inflasi Pangan Mengintai? Harga Beras dan Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:00 WIB

Bapanas Ultimatum Pedagang Beras, Stok Tembus Rekor 5,3 Juta Ton: Jangan Mainkan Harga!

Bapanas Ultimatum Pedagang Beras, Stok Tembus Rekor 5,3 Juta Ton: Jangan Mainkan Harga!

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 11:18 WIB

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:49 WIB

Relawan Tzu Chi Susuri Rumah Warga Tanjung Pasir, Bagikan Kupon Beras untuk Keluarga Prasejahtera

Relawan Tzu Chi Susuri Rumah Warga Tanjung Pasir, Bagikan Kupon Beras untuk Keluarga Prasejahtera

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 06:00 WIB

Setelah BBM Naik, Harga Cabai dan Telur Turun Tajam, Beras Justru Bikin Khawatir

Setelah BBM Naik, Harga Cabai dan Telur Turun Tajam, Beras Justru Bikin Khawatir

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:42 WIB

Bantuan Beras 10 Kg Diperpanjang, Siapa Saja Penerimanya

Bantuan Beras 10 Kg Diperpanjang, Siapa Saja Penerimanya

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:11 WIB

Cabai Tembus Rp78.850, Bawang dan Beras Ikut Naik, Tekanan Harga Pangan Makin Berat

Cabai Tembus Rp78.850, Bawang dan Beras Ikut Naik, Tekanan Harga Pangan Makin Berat

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:39 WIB

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:24 WIB

Terkini

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB