Hari Stroke Sedunia, Ini 5 Fakta Stroke yang Perlu Diketahui

Ade Indra Kusuma, Vessy Dwirika Frizona

Selasa, 29 Oktober 2019 | 20:38 WIB
Hari Stroke Sedunia, Ini 5 Fakta Stroke yang Perlu Diketahui
Hari Stroke Sedunia, Ini 5 Fakta Stroke yang Perlu Diketahui 

Suara.com - Hari Stroke Sedunia, Ini 5 Fakta Stroke yang Perlu Diketahui 

Dalam rangka memeringati Hari Stroke Sedunia yang jatuh pada 29 Oktober, maka penting sekali untuk mengetahui seputar penyebab, gejala, risiko, hingga pencegahan stroke.

Ditemui dalam acara jelang peringatan Hari Stroke beberpa waktu lalu di RS Pusat Otak Nasional (PON) Jakarta, dr. Mursyid Bustami, Sp.S (K), Direktur Utama RS PON, mengungkapkan kepada Suara.com beberapa fakta seputar penyakit stroke yang perlu diketahui. 

Penyakit stroke (Shutterstock)
3Penyakit stroke (Shutterstock)

1. Penyebab stroke

Stroke terjadi ketika aliran darah menuju otak terputus. Sel-sel dalam otak menjadi kekurangan oksigen dan mulai mati. Ketika hal ini terjadi, kemampuan yang biasanya dikendalikan oleh sel-sel otak akan kehilangan fungsi mereka. Terdapat dua penyebab utama stroke, pertama Iskemik, penyumbatan aliran darah di otak (penyebab sekitar 80 persen yang terjadi). Kedua, Hemoragik yaitu kebocoran atau pecahnya pembuluh darah di otak.

2. Faktor risiko

Terdapat tiga faktor berisiko yang memengaruhi stroke. Yaitu gaya hidup, yang menunjukkan kelebihan berat badan dan tidak aktif bergerak, perokok, dan peminum alkohol berat. Sementara dari sisi medis, tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, dan riwayat penyakit kardiovaskular.

3. Tanda-tanda

Bertindak FAST sangat diperlukan ketika menduga seseorang terserang strokem (Face, Arms, Speech, Time). Apakah wajahnya kebas atau mati rasa atau turun satu sisi, lalu apakah lengan terasa mati atau lemah, apakah bicara gagap atau tidak jelas. Dan apabila mengalami satu dari beberapa tanda di atas segera panggil ambulans.

baca juga

Penanganan

Penanganan stroke sesegera mungkin dapat meminimalisir dampak panjang dari stroke dan membantu mengurangi risiko seseorang meninggal akibat stroke. Terkhusus untuk stroke iskemik, penangannya hanya efektif dalam waktu 4,5 jam setelah muncul gejala. Hasil paling optimal adalah ketika pasien mendapatkan pengobatan dalam 60 menit  setelah timbulnya gejala stroke. Hal ini dikenal dengan istilah golden hour.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Stroke Sedunia, Langkah Pencegahan Stroke Jelas Tak Kalah Penting

Hari Stroke Sedunia, Langkah Pencegahan Stroke Jelas Tak Kalah Penting

Health | Selasa, 29 Oktober 2019 | 18:45 WIB

Hari Stroke Sedunia, Ini Pentingnya Waktu dalam Upaya Pencegahan

Hari Stroke Sedunia, Ini Pentingnya Waktu dalam Upaya Pencegahan

Health | Selasa, 29 Oktober 2019 | 18:10 WIB

Cegah Kecacatan karena Stroke, Kenali Gejala Stroke dengan 6 Langkah Ini

Cegah Kecacatan karena Stroke, Kenali Gejala Stroke dengan 6 Langkah Ini

Health | Selasa, 29 Oktober 2019 | 10:05 WIB

Terkini

Kali Bekasi Kembali Hitam dan Berbusa, Diduga Tercemar Limbah

Kali Bekasi Kembali Hitam dan Berbusa, Diduga Tercemar Limbah

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Meroket, Tembus Rp69.200 per Kg

Harga Cabai Rawit Merah Meroket, Tembus Rp69.200 per Kg

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:58 WIB

Qlola New Skin Resmi Diperkenalkan, BRI Tingkatkan Pengalaman Digital Nasabah Bisnis

Qlola New Skin Resmi Diperkenalkan, BRI Tingkatkan Pengalaman Digital Nasabah Bisnis

Jogja | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:58 WIB

Dampak Perang AS-Iran, Pemerintah Didesak Tak Terus Bergantung Impor Pangan dan Energi

Dampak Perang AS-Iran, Pemerintah Didesak Tak Terus Bergantung Impor Pangan dan Energi

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:56 WIB

Menteri Israel Pamer Tiang Gantung untuk Hukum Mati Warga Palestina yang Dicap Teroris

Menteri Israel Pamer Tiang Gantung untuk Hukum Mati Warga Palestina yang Dicap Teroris

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:56 WIB

BRI Perkenalkan Qlola New Skin, Dorong Efisiensi Pengelolaan Keuangan Bisnis

BRI Perkenalkan Qlola New Skin, Dorong Efisiensi Pengelolaan Keuangan Bisnis

Jawa Tengah | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:53 WIB

Review Kadet 1947: Saat Sejarah Perang Dikemas Penuh Humor, Romansa, dan Tanpa Kesan Kaku

Review Kadet 1947: Saat Sejarah Perang Dikemas Penuh Humor, Romansa, dan Tanpa Kesan Kaku

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Tampilan Baru Qlola by BRI Hadir, Kelola Transaksi Bisnis Makin Terintegrasi

Tampilan Baru Qlola by BRI Hadir, Kelola Transaksi Bisnis Makin Terintegrasi

Jatim | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:47 WIB

Rupiah Terus Perkasa ke Level Rp17.714, Paling Kuat di Asia Tenggara

Rupiah Terus Perkasa ke Level Rp17.714, Paling Kuat di Asia Tenggara

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Obesitas di Indonesia Disebut Masuk 4 Besar Dunia, Wamenkes Dante: Ini Bukan Lagi Soal Penampilan

Obesitas di Indonesia Disebut Masuk 4 Besar Dunia, Wamenkes Dante: Ini Bukan Lagi Soal Penampilan

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:43 WIB

×