Array

Stroke Lebih Berisiko Terjadi pada Wanita, Terutama dengan Kondisi Ini

Rabu, 30 Oktober 2019 | 08:00 WIB
Stroke Lebih Berisiko Terjadi pada Wanita, Terutama dengan Kondisi Ini
Ilustrasi stroke. (shutterstock)

Terapi pergantian hormon

Jenis terapi ini seharusnya tidak boleh digunakan untuk mencegah stroke pada wanita pasca-menopause.

LAA Occluder Implant untuk atasi darah kental pasien stroke (Shutterstock)
ilustrasi CT Scan otak pasien stroke (Shutterstock)

Migrain dengan aura

Migrain dengan aura dikaitkan dengan stroke iskemik pada wanita yang lebih muda, terutama jika mereka merokok atau menggunakan kontrasepsi oral.

Fibrilasi atrium

Ini meningkatkan risiko stroke di antara wanita berusia 75 tahun ke atas hingga 20%.

Nah, karena risiko stroke yang tinggi pada wanita, penting untuk menjaga diri sendiri. Beristirahat banyak, konsumsi makanan yang tepat dan aktif secara fisik. Satu lagi, jangan merokok!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI