Adik Barbie Kumalasari Derita Tumor Payudara, Apa Penyebabnya?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 04 November 2019 | 07:25 WIB
Adik Barbie Kumalasari Derita Tumor Payudara, Apa Penyebabnya?
Barbie Kumalasari [Sumarni/Suara.com]

Suara.com - Kabar kurang baik datang dari Barbie Kumalasari. Baru-baru ini, ia menceritakan tentang kondisi kesehatan adiknya dalam channel Youtube Jessica Iskandar.

Barbie Kumalasari menceritakan bahwa adiknya yang berusia 21 tahun sedang menderita tumor payudara. Bahkan, tumor payudara adiknya sudah ada 4 biji sehingga membuat Barbie Kumalasari merasa sangat sedih.

"Baru tiga hari ini, adikku masuk rumah sakit dan baru tadi siang pulang dari rumah sakit. Karena, di payudaranya numbuh tumor ada empat biji dan usianya masih 21 tahun," kata Barbie Kumalasari.

Barbie Kumalasari juga mengatakan bahwa adiknya sudah menjalani 10 kali operasi tumor payudara.

"Sebenarnya tahun lalu itu sudah sempat operasi dan dibuang juga, tapi masih ada satu. Sekarang ada empat, jadi ada lima kan. Nah, kemarin di bulan Desember itu ada lima dan dioperasi di kanan sama kiri. Jadi, total sudah 10 kali operasi," jelasnya.

Ilustrasi tumor payudara (shutterstock)
Ilustrasi tumor payudara (shutterstock)

Melansir dari medicinenet.com, tumor payudara atau benjolan payudara dapat disebabkan oleh infeksi, cedera, pertumbuhan non-kanker dan kanker. Umumnya, kanker payudara biasanya tidak menimbulkan rasa sakit pada payudara.

Gejala kanker payudara termasuk benjolan menyakitkan di sekitar payudara, puting, dan radang kulit payudara. Tetapi, kemungkinan bahwa benjolan payudara tertentu bisa menyebabkan kanker tergantung pada banyak faktor, termasuk riwayat medis, pemeriksaan fisik, genetik dan lainnya.

Satu-satunya cara untuk memastikan benjolan atau tumor payudara itu bersifat kanker dengan cara mengambil sampel jaringan (biopsi).

Ilustrasi kanker payudara. (Dok : Istimewa)
Ilustrasi kanker payudara. (Dok : Istimewa)

Adapun beberapa penyebab seseorang memiliki benjolan atau tumor payudara, antara lain:

1. Kanker payudara

Benjolan di sekitar payudara bisa jadi gejala kanker payudara yang termasuk penyebab kematian wanita.

2. Infeksi

Peradangan jaringan payudara atau mastitis yang terjadi pada ibu menyusui juga bisa menyebabkan infeksi lalu muncul benjolan di sekitar payudara.

3. Cedera payudara

Payudara yang trauma akibat pembuluh darah kecil pecah bisa menyebabkan pendarahan lokal lalu mengakibatkan benjolan payudara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Khusus Perempuan, 5 Makanan Ini Baik untuk Kesehatan Tubuh!

Khusus Perempuan, 5 Makanan Ini Baik untuk Kesehatan Tubuh!

Health | Jum'at, 01 November 2019 | 09:05 WIB

Manfaat Aktif Bergerak di Tempat Fitnes untuk Mencegah Kanker Payudara

Manfaat Aktif Bergerak di Tempat Fitnes untuk Mencegah Kanker Payudara

Health | Jum'at, 01 November 2019 | 06:30 WIB

7 Fakta Usai Mastektomi, Benarkah Bisa Kena Kanker Payudara Lagi?

7 Fakta Usai Mastektomi, Benarkah Bisa Kena Kanker Payudara Lagi?

Health | Rabu, 30 Oktober 2019 | 06:05 WIB

Demi Pasien Kanker, Kemenkes Diminta Ubah Permenkes Soal Obat Trastuzumab

Demi Pasien Kanker, Kemenkes Diminta Ubah Permenkes Soal Obat Trastuzumab

Health | Selasa, 29 Oktober 2019 | 19:32 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB