Bukan Cuma Sehat, Jalan Kaki 15 Menit Juga Bisa Tingkatkan Ekonomi Dunia

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Rabu, 06 November 2019 | 11:18 WIB
Bukan Cuma Sehat, Jalan Kaki 15 Menit Juga Bisa Tingkatkan Ekonomi Dunia
Ilustrasi jalan kaki bisa tingkatkan ekonomi dunia. [Shutterstock]

Suara.com - Bukan Cuma Sehat, Jalan Kaki 15 Menit Juga Bisa Tingkatkan Ekonomi Dunia

Jalan kaki 15 menit perhari merupakan anjuran gaya hidup sehat untuk mencegah beragam penyakit tidak menular. Namun, manfaat jalan kaki ternyata tidak hanya untuk kesehatan pribadi lho.

Laporan terbaru dari analisis dampak ekonomi kegiatan menyebut ekonomi dunia dapat ditingkatkan hingga 100 miliar dolar AS pertahun jika pengusaha berhasil mendorong staf mereka untuk memenuhi pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang olahraga.

Menambahkan 15 menit lagi untuk berjalan kaki setiap hari, atau berlari kecil satu kilometer setiap hari, akan meningkatkan produktivitas dan memperpanjang harapan hidup - yang akan membuat ekonomi semakin tumbuh, demikian penemuan suatu penelitian yang dijalankan oleh kelompok asuransi kesehatan Vitality dan lembaga kajian RAND Europe.

Dilansir Antara dari Reuters, dorongan ekonomi akan datang dari tingkat kematian yang lebih rendah. Dengan kata lain, faktor itu akan membuat lebih banyak orang menjadi hidup, bekerja dan berkontribusi pada ekonomi lebih lama, kata penulis studi. Waktu yang diambil oleh karyawan untuk cuti sakit juga menjadi berkurang.

Hans Pung, presiden RAND Eropa, mengatakan studi tersebut menyoroti hubungan yang signifikan antara pola hidup tidak aktif dan kehilangan produktivitas. Hasil penelitian itu seharusnya memberi para pembuat kebijakan dan pengusaha perspektif baru tentang cara meningkatkan produktivitas populasi mereka.

WHO merekomendasikan bahwa semua orang dewasa harus melakukan setidaknya 150 menit olahraga sedang, atau 75 menit olahraga penuh semangat dalam seminggu. Dalam sebuah penelitian tahun lalu ditemukan bahwa sekitar 40 persen orang dewasa di Amerika Serikat, 36 persen di Inggris dan 14 persen di China melakukan terlalu sedikit olahraga untuk tetap sehat.

Sering nyeri pinggang, dua olahraga ini bisa bantu meredakannya. (Shutterstock)
Ilustrasi olahraga jalan kaki. (Shutterstock)

Studi RAND / Vitalitas sebagian didasarkan pada data dari sekitar 120.000 orang di tujuh negara. Penelitian itu kemudian menjadi model dan memproyeksikan manfaat ekonomi potensial dari peningkatan aktivitas fisik secara global dan untuk 23 negara.

Studi tersebut menemukan bahwa jika semua orang dewasa berusia antara 18 dan 64 berjalan kaki 15 menit lebih setiap hari, kegiatan itu dapat meningkatkan keuntungan bagi ekonomi dunia sekitar 100 miliar dolar dalam tahun ke tahun.

Mereka juga menemukan bahwa orang berusia 40 tahun yang tidak aktif secara fisik dapat meningkatkan harapan hidup mereka, rata-rata, sebesar 3,2 tahun, dengan melakukan jogging 20 menit sehari. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rio Dewanto Selalu Biasakan Anaknya Jalan Kaki

Rio Dewanto Selalu Biasakan Anaknya Jalan Kaki

Video | Senin, 04 November 2019 | 07:10 WIB

Dukung Penyintas Kanker Payudara, 15 Ribu Orang Siap Jalan Kaki Bersama

Dukung Penyintas Kanker Payudara, 15 Ribu Orang Siap Jalan Kaki Bersama

Health | Kamis, 03 Oktober 2019 | 06:15 WIB

Jalan-Jalan di Mal Berjam-Jam Tidak Bisa Disebut Olahraga, Ini Alasannya

Jalan-Jalan di Mal Berjam-Jam Tidak Bisa Disebut Olahraga, Ini Alasannya

Health | Rabu, 18 September 2019 | 10:51 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB