Viral Kisah Layangan Putus, Ini Pesan Psikolog soal Curhat di Media Sosial

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 07 November 2019 | 08:00 WIB
Viral Kisah Layangan Putus, Ini Pesan Psikolog soal Curhat di Media Sosial
Kisah viral 'Layangan Putus'. (Twitter/@MillaKrnptr)

Suara.com - Belakangan, kisah tentang Layangan Putu viral dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Kisah ini semula dibagikan oleh akun Facebook Mommi Asf.

Kisah Layangan Putus ini menceritakan tentang sosok istri yang harus menghidupi 4 anaknya setelah suaminya selingkuh dengan wanita lain.

Penulis menceritakan kehidupan seorang istri yang dimadu oleh suaminya ini cukup dramatis hingga menarik perhatian pembaca di media sosial.

"Pun selama setahun setengah menjalani poligami, yang aku rasakan memang kakiku sudah sakit sebelah. Ibarat dalam sisi medis, saran terbaiknya adalah mengamputasi kaki yang sudah luka dan membusuk, sebelum menjalar menyakiti organ lainnya," tulisnya saat itu.

Sekarang ini kisah sedih, terutama mengenai perselingkuhan dan poligami memang sangat cepat mendapat perhatian publik. Biasanya warganet akan ikut bersedih dan turut membela korban melalui komentar mereka di media sosial.

Kisah viral 'Layangan Putus'. (Twitter/@MillaKrnptr)
Kisah viral 'Layangan Putus'. (Twitter/@MillaKrnptr)

Menurut psikolog klinis Kasandra Putranto, berbagai informasi, cerita maupun berita memang bisa memengaruhi emosi masyarakat, tidak hanya persoalan kisah sedih dan perselingkuhan. Emosi ini bisa berbentuk kemarahan hingga depresi.

Tanpa disadari pula, informasi apapun yang mengaduk emosi dapat menyebabkan reaksi tak terkendali dari warganet sebagai pembaca.

"Reaksi masyarakat menjadi tidak terkendali, ada yang stres, ada yang trauma, ada yang marah, ada yang ngamuk, ada yang membully," kata Kasandra pada Suara.com, Rabu (6/11/2019).

Begitu pula dampaknya ketika seseorang curhat atau menuliskan kisah sedih di media sosial.

Situasi ini seharusnya bisa dijadikan pelajaran bagi semua orang ketika ingin membagikan cerita hidup atau mencurahkan isi hati di media sosial.

Apalagi jika cerita itu mengarah pada perilaku yang melanggar norma, kebiasaan atau menentang keyakinan masyarakat.

Sehingga cerita itu akan lebih cepat mendapat respon publik dan menimbulkan reaksi yang tak terkendali.

"Pada kasus ini justru masyarakat harus diingatkan untuk menjaga lisan dan laku. Karena, kekuatan media sosial sekarang telah menjadi sangat luar biasa. The power of netizen mampu menguliti hidup seseorang, terutama jika salah langkah," terang Kasandra.

"Di sisi lain juga mampu membuat seseorang terkenal dalam waktu sekejap, baik karena prestasi maupun karena hal lain," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral, Istri Tukang Ayam Belikan Mobil Mewah Rp 800 Juta untuk Suami

Viral, Istri Tukang Ayam Belikan Mobil Mewah Rp 800 Juta untuk Suami

Lifestyle | Rabu, 06 November 2019 | 15:15 WIB

Viral Layangan Putus, Psikolog Sebutkan 4 Faktor Utama Perselingkuhan

Viral Layangan Putus, Psikolog Sebutkan 4 Faktor Utama Perselingkuhan

Health | Rabu, 06 November 2019 | 08:00 WIB

Kisah Layangan Putus, Suami yang Hilang Rupanya Honeymoon dengan Istri Muda

Kisah Layangan Putus, Suami yang Hilang Rupanya Honeymoon dengan Istri Muda

Lifestyle | Selasa, 05 November 2019 | 09:05 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB