3 Gangguan Kesehatan Mental yang Kerap Menyerang Lelaki

Ade Indra Kusuma | Suara.com

Kamis, 07 November 2019 | 13:53 WIB
3 Gangguan Kesehatan Mental yang Kerap Menyerang Lelaki
Ilustrasi stres, depresi [shutterstock]

Suara.com - 3 Gangguan Kesehatan Mental yang Kerap Menyerang Lelaki

Gangguan mental adalah tantangan utama bagi setiap orang. Jadwal sibuk, tekanan kerja yang tidak diinginkan, tanggung jawab keluarga, peluang penghasilan terbatas, kerap menambah lebih banyak tekanan mental pada tingkat stres mereka.

Sangat menyedihkan jika lelaki terlihat cengeng dan dibuat merasa lemah dengan menunjukkan perasaan mereka, padahal mengungkapkan kesedihan itu berguna. Maka dari itu perasaan bersalah dan sedih yang dipendam kian menjadi ancaman gangguan mental pada lelaki kian semakin besar.

Para ahli kesehatan mental percaya bahwa lelaki lebih rentan terhadap penyakit mental. Forum Kesehatan menyatakan bahwa 4 dari 5 kasus bunuh diri dilakukan oleh lelaki, dan kematian lelaki di bawah 35 tahun menjadi penyumbang terbesar.

Memerangi penyakit mental membutuhkan ketangguhan, kekuatan, dan kemauan keras. Berikut jenis-jenis gangguan kesehatan mental pada lelaki yang dilansir dari Themindsjournal:

Ilustrasi depresi (shutterstock)
Ilustrasi depresi (shutterstock)

1. Depresi

Depresi mempengaruhi manusia lewat berbagai gejala. Ini mungkin termasuk kehilangan minat dan kenikmatan yang konsisten, suasana hati yang rendah, kesedihan berkepanjangan, kesulitan tidur, perasaan bersalah atau harga diri yang rendah dan kurangnya konsentrasi.

Ketidakseimbangan dalam salah satu bahan kimia otak bernama 'Serotonin' memainkan peran penting dalam munculnya gangguan seperti depresi. Depresi memainkan peran negatif dalam mengganggu kehidupan seseorang. Pikiran negatif terus muncul di dalam diri manusia yang memaksa mereka untuk mencoba bunuh diri juga.

2. Kecemasan

Gangguan mental seperti kecemasan umumnya ditemukan pada orang yang terkena depresi dan sebaliknya. Masalah ini muncul dari banyak faktor, termasuk kimia otak, genetika, dan peristiwa kehidupan yang memainkan peran penting dalam kehidupan seseorang.

3. Gangguan afektif bipolar

Gangguan kesehatan mental pada lelaki ini berakibat negatif pada episode manik dan depresi. Lebih dari 60 juta orang di bawah cengkeraman gangguan mental yang mematikan ini mengakibatkan suasana hati yang meningkat atau mudah marah, harga diri meningkat, hiperaktif, dan kurangnya keinginan untuk tidur.

Dukungan psikologis memainkan peran penting dalam membantu gangguan dan memberikan bantuan seumur hidup. Lebih baik untuk memahami gejala dan mendiagnosis masalah tepat waktu. [Aflaha Rizal]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Berita Menarik Kesehatan, Jamur Atasi Depresi Hingga Zodiak Kesehatan

3 Berita Menarik Kesehatan, Jamur Atasi Depresi Hingga Zodiak Kesehatan

Health | Selasa, 05 November 2019 | 19:32 WIB

Kandungan dalam Jamur Bisa Mengobati Depresi, Efektifkah?

Kandungan dalam Jamur Bisa Mengobati Depresi, Efektifkah?

Health | Selasa, 05 November 2019 | 19:00 WIB

Berusaha Kurus Bikin Depresi, Wanita Ini Relakan Tubuhnya Menggemuk

Berusaha Kurus Bikin Depresi, Wanita Ini Relakan Tubuhnya Menggemuk

Lifestyle | Selasa, 05 November 2019 | 19:15 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB