Cosplayer Lola Zieta Mengaku Panseksual, Apa Itu?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Cosplayer Lola Zieta Mengaku Panseksual, Apa Itu?
Lola Zieta di game horor Jurit Malam. (Instagram/@gambirstudio)

Berbeda dengan biseksual, panseksual tertarik pada semua orang tanpa memandang identitas mereka.

Suara.com - Cosplayer Lola Zieta mengaku memiliki orientasi seksual yang berbeda dibandingkan orang-orang pada umumnya. Lola mengaku dirinya adalah seorang panseksual.

"Buat aku tuh gender enggak terlalu, yaudah lah, kalo kebetulan aku suka trans (transgender) ya, i'm ok with it
(ya tidak apa-apa). Saya bisa menyesuaikan dengan apapun itu," tutur Lola Zeita kepada Deddy Corbuzier di kanal YouTube Deddy sendiri, Sabtu (2/11/2019).

Lola menambahkan, ia sendiri juga suka dengan perempuan karena menurutnya perempuan itu cantik. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa dia juga menerima laki-laki.

Panseksual sudah ada sejak dulu, namun semakin ke sini, orientasi ini menjadi semakin umum. Beberapa selebriti Hollywood juga pernah mengaku sebagai panseksual, seperti Miley Cyrus atau Janelle Monae.

"Orang-orang panseksual tertarik pada orang lain tanpa memerhatikan jenis kelamin," tutur pakar hubungan dan etika dari Relationship Advice Forum yang berbasis di New York , April Masini.

Lola Zieta, pernah berlaga di Cosplay Competition Night Tokyo Game Show 2016 [Suara.com/Tivan Rahmat]
Lola Zieta, pernah berlaga di Cosplay Competition Night Tokyo Game Show 2016 [Suara.com/Tivan Rahmat]

Menurut Masini, seorang panseksual lebih terbuka untuk semua pengalaman seksual.

"Awalan 'pan' berasal dari bahasa Yunani yang berarti 'semua'. Panseksual merupakan istilah lebih modern yang merujuk pada orang yang tertarik pada segala sesuatu dan semua orang, tidak peduli apa orientasi atau preferensi seksual mereka," sambungnya, melansir Bustle.

Sedangkan menurut terapis seks, Holly Richmond, PhD, panseksual tertarik pada siapa orang tersebut, bukan bentuk fisiknya.

"Anda dapat melihatnya dengan siapa pun dari identitas gender apa pun, tetapi itu lebih umum bagi orang-orang yang sudah berpikiran terbuka terhadap berbagai bentuk ekspresi seksual," katanya.

Orang-orang panseksual terkadang dapat berpikir bahwa mereka adalah biseksual. Jadi, kata Richmond, sebenarnya orang-orang panseksual mungkin memerlukan waktu bagi mereka untuk menyadari bahwa orientasi seksual mereka mencakup semuanya.

"Panseksual memiliki kemampuan untuk mencintai semua orang dan tidak menandang gender sebagai aspek yang paling penting. Mereka melihat ciri-ciri kepribadian," tandas Rickmond, seperti dikutip dari Health.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS