Waspada Penyakit Infeksi di Musim Pancaroba, Ini Cara Mencegahnya

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Jum'at, 08 November 2019 | 17:20 WIB
Waspada Penyakit Infeksi di Musim Pancaroba, Ini Cara Mencegahnya
Ilustrasi menderita flu, pilek, dan batuk saat musim pancaroba. (Shutterstock)

Suara.com - Waspada Penyakit Infeksi di Musim Pancaroba, Ini Cara Mencegahnya

Musim pancaroba yang terjadi saat peralihan musim kemarau ke musim penghujan rentan menyebabkan penyakit infeksi.

Maka dari itu, menjaga kesehatan tubuh dari ancaman virus sangatlah penting.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, dr. Aria Pratama Surya Anggara menyebut penyakit di musim pancaroba secara umum terjadi karena kontak udara, lingkungan, dan kebersihan diri yang kurang. Sehingga perlu upaya pencegahan agar tidak terkena.

Menurutnya pencegahannya yang harus dilakukan masyarakat adalah dengan upaya terus menjaga kondisi tubuh tetap prima dengan meningkatkan daya tahan tubuh melalui makan teratur dengan isi yang baik dan seimbang.

Kemudian banyak minum air putih, istirahat yang cukup, menghindari sering ke luar rumah yang tidak perlu, menggunakan masker atau pelindung hidung saat ke luar rumah atau bertemu dengan orang yang sakit, dan selalu cuci tangan pakai sabun setelah beraktivitas baik di rumah maupun ke luar rumah.

Seorang pengemudi menggunakan masker untuk mengurangi potensi ISPA akibat terpapar kabut asap. Diabadikan di Bangkok, Thailand. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Seorang pengemudi menggunakan masker untuk mengurangi potensi ISPA akibat terpapar kabut asap. [Shutterstock].

"Kemudian memperhatikan kebersihan rumah dan lingkungan, dengan selalu membersihkan dalam rumah dari debu, sering menjemur kasur, membuka jendela seperlunya agar debu atau percikan air tidak masuk, membersihkan tumpukan sampah seperti kaleng dan wadah penampungan air. Jika ada hewan peliharaan dijaga kebersihan hewan dan tempat makan, minum, dan kandang. Makan dan minum dari sumber yang baik dan bersih," jelas dia, dilansir Antara, Jumat (8/11/2019).

Dikatakannya jika timbul gejala-gejala penyakit tersebut lebih dari tiga hari atau dalam satu hari terkena timbul rasa yang tidak nyaman, segera bawa ke fasilitas kesehatan.

"Bagi masyarakat yang merasakan ada gejala sakit segera bawa ke fasilitas kesehatan untuk diperiksa dan ditangani dengan cepat dan sesuai agar tidak terjadi komplikasi yang tidak diinginkan," jelasnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Penyakit Ini Rentan Menyerang Saat Musim Pancaroba, Waspada Ya!

4 Penyakit Ini Rentan Menyerang Saat Musim Pancaroba, Waspada Ya!

Health | Jum'at, 08 November 2019 | 15:54 WIB

Rawan Hujan Ekstrem, Warga Yogyakarta Diminta Waspada

Rawan Hujan Ekstrem, Warga Yogyakarta Diminta Waspada

Tekno | Kamis, 31 Oktober 2019 | 07:31 WIB

Sebanyak 43 Rumah Rusak Lereng Merapi-Merbabu Disapu Angin Kencang

Sebanyak 43 Rumah Rusak Lereng Merapi-Merbabu Disapu Angin Kencang

Jawa Tengah | Selasa, 22 Oktober 2019 | 02:30 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB