Suara.com - Orang Kian Percaya Google Daripada Dokter untuk Diagnosa Diri Sendiri
Zaman yang serba praktis membuat siapa saja mudah mengakses informasi, termasuk informasi kesehatan. Saat sakit, kini banyak orang memilih bertanya pada google dibanding konsultasi ke dokter.
Ini jugalah yang membuat 43 persen orang lebih takut dan khawatir terhadap kesehatannya. Bahkan 2 dari 5 orang Amerika mengaku yakin bahwa dirinya mengidap penyakit yang cukup serius, sebagaimana diungkap dalam penelitian terbaru.

Mengutip laman Dailymail, Senin (11/10/2019) temuan dilakukan setelah dilakukan survei terhadap 2.000 orang Amerika, dan sebanyak 54 persen mengaku menggunakan Google sebagai panduan mendiagnosis diri sendiri. Tapi saat ditelusuri penemuannya gejala lebih berbahaya dari yang dialaminya
Alih-alih mengurangi kekhawatiran, 74 persen dari responden mengaku merasa jauh lebih khawatir tentang kesehatan mereka. Parahnya hanya kurang dari 40 persen yang mengkui bahwa saran medis di Google bisa diandalkan.
Lebih lanjut, saat ditanyakan alasan mengapa memilih internet dibanding dokter jawabannya cukup beragam, seperti tidak punya dokter khusus, menghindari dokter karena biaya perawatan, dokter tidak percaya saat pasien menjelaskan gejala yang dialami, hingga tidak punya waktu pergi ke rumah sakit.
"Fakta baru, bahwa lebih dari separuh orang dewasa AS beralih ke Google untuk mempelajari lebih lanjut tentang gejala-gejala sakit mereka," ujar Robert Mordkin, Direktur Medis LetsGetChecked.
"Perlu waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk menemui dokter menyoroti perlunya solusi yang lebih baik untuk menguji, mengelola, dan mengetahui kesehatan setiap individu," sambung Dr Mordkin.