Peneliti Ungkap Protein Shake Tidak Begitu Efektif untuk Pemulihan Otot

Yasinta Rahmawati

Rabu, 13 November 2019 | 11:39 WIB
Peneliti Ungkap Protein Shake Tidak Begitu Efektif untuk Pemulihan Otot
Ilustrasi protein shake. (Unsplash/Brandless)

Suara.com - Suplemen berupa bubuk protein atau lebih dikenal dengan protein shake, menjadi minuman wajib bagi mereka yang sedang menjalani program pembentukan otot.

Protein shake selama ini diyakini dapat menggantikan protein yang pecah selama latihan dan membantu otot memulihkan diri.

Namun, sebuah studi baru dari University of Lincoln, Inggris, menunjukkan bahwa protein shake tidak lebih efektif dalam membangun kembali dan meningkatkan pemulihan otot daripada minuman olahraga lainnya.

Dilansir dari Healthline, penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Human Kinetics ini merekrut 30 laki-laki antara usia 20 dan 30. Semua peserta memiliki setidaknya satu tahun pengalaman dengan pelatihan resistensi sebelum penelitian.

Semua peserta dibagi menjadi tiga kelompok. Setiap kelompok ditugaskan untuk mengonsumsi protein shake, minuman susu, atau minuman karbohidrat rasa setelah sesi pelatihan intensif.

Setelah latihan, para peserta diuji ulang dan diminta untuk menilai tingkat nyeri otot mereka pada skala dari nol (tidak ada nyeri otot) menjadi 200 (nyeri otot seburuk mungkin).

Ilustrasi protein shake. (Unsplash/Derick McKinney)
Ilustrasi protein shake. (Unsplash/Derick McKinney)

Pada awal penelitian, semua peserta menilai nyeri otot mereka antara 19 dan 26, atau cukup rendah. Kemudian, mereka menilai kembali pengukuran tersebut menjadi 24 dan 48 setelah sesi angkat berat.

Usai latihan, semua peserta menilai rasa sakit mereka di atas 90 yang cukup tinggi. Dalam penilaian fisik, para peserta menunjukkan pengurangan kekuatan dan fungsi otot.

Namun, tidak ada perbedaan dalam respon pemulihan dan skor nyeri antara ketiga kelompok yang berbeda.

baca juga

Itu berarti, penulis penelitian menyimpulkan, bahwa tidak ada manfaat tambahan dalam mengonsumsi protein shake atau minuman demi pemulihan otot.

Ilustrasi angkat beban. (Shutterstock)
Ilustrasi angkat beban. (Shutterstock)

"Protein dan karbohidrat sangat penting untuk perbaikan serat otot yang efektif setelah latihan kekuatan intensif," kata penulis utama Thomas Gee, pemimpin program kekuatan dan pengkondisian dalam olahraga di University of Lincoln.

"Namun penelitian kami menunjukkan bahwa memvariasikan bentuk protein segera setelah pelatihan tidak terlalu mempengaruhi respons pemulihan atau mengurangi nyeri otot," jelasnya.

Meski menunjukkan hasil demikian, masih diperlukan penelitian tambahan untuk memverifikasi bahwa protein shake tidak memiliki efek signifikan dalam pemulihan otot.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Adult Swaddling', Terapi Bedong Orang Dewasa untuk Meredakan Nyeri Otot

'Adult Swaddling', Terapi Bedong Orang Dewasa untuk Meredakan Nyeri Otot

Health | Rabu, 21 Agustus 2019 | 16:45 WIB

Balsem Panas Ternyata Tak Efektif Redakan Nyeri Otot

Balsem Panas Ternyata Tak Efektif Redakan Nyeri Otot

Health | Rabu, 04 Oktober 2017 | 06:30 WIB

Nyeri Otot Perut Usai "Sit Up," Berbahayakah?

Nyeri Otot Perut Usai "Sit Up," Berbahayakah?

Health | Senin, 02 Maret 2015 | 13:36 WIB

Terkini

Jalan Trase Batutulis Bogor Kini Beroperasi Penuh 24 Jam

Jalan Trase Batutulis Bogor Kini Beroperasi Penuh 24 Jam

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 19:52 WIB

Sinopsis Wild and Radiant, Dracin Romantis Fan Shi Ran dan Qin Xiao Xuan

Sinopsis Wild and Radiant, Dracin Romantis Fan Shi Ran dan Qin Xiao Xuan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:45 WIB

Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Optimalkan Aset Hulu Migas di Algeria

Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Optimalkan Aset Hulu Migas di Algeria

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 19:44 WIB

Buku Badai dalam Tungku, Abadikan Perjuangan Menjaga Seni dan Budaya Nusantara

Buku Badai dalam Tungku, Abadikan Perjuangan Menjaga Seni dan Budaya Nusantara

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 19:36 WIB

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 19:30 WIB

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 19:28 WIB

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:19 WIB

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:10 WIB

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:05 WIB

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:00 WIB

×