Djaduk Alami Kesemutan sebelum Meninggal, Tanda Serangan Jantung?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 14 November 2019 | 10:31 WIB
Djaduk Alami Kesemutan sebelum Meninggal, Tanda Serangan Jantung?
Suasana rumah duka almarhum Djaduk Ferianto di Dusun Kembaran, Desa Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Rabu (13112019) - (SUARA/Julianto)

Suara.com - Kabar meninggalnya Djaduk Ferianto akibat serangan jantung cukup mengejutkan keluarga. Karena, adik Butet Kartaredjasa ini diketahui tidak memiliki riwayat penyakit jantung.

Keluarga melihat Djaduk Ferianto juga tidak mengalami tanda-tanda yang berkaitan sakit jantung. Sebelumnya, Djaduk hanya sering mengeluh kelelahan karena banyak kegiatan.

Pada hari di saat meninggal dunia, Djaduk juga sempat mengeluh nyeri di dada dan kesemutan. Setelah itulah Djaduk mengalami anfal lalu meninggal dunia.

"Sekitar jam 02.00 WIB din ihari, ketika para tamu sudah pulang, almarhum langsung anfal. Sekitar pukul 03.00 WIB, Djaduk dikabarkan meninggal dunia. Beliau sebelumnya memang sempat mengatakan kesemutan," ujar kakak Djaduk, Otok Bima Sidharta.

Ternyata kelelahan, nyeri dada hingga kesemutan yang dirasakan oleh Djaduk Ferianto termasuk gejala serangan jantung. Melansir dari Healthline, sebenarnya kesemutan bisa disebabkan oleh sejumlah kondisi.

Djaduk Ferianto Meninggal Dunia (instagram.com/ngayogjazz)
Djaduk Ferianto Meninggal Dunia (instagram.com/ngayogjazz)

Tidak selalu serangan jantung, kesemutan juga bisa tanda serangan panik, angina dan paresthesia. Tetapi, ada bentuk kesemutan yang merupakan pertanda kuat serangan jantung.

Seperti kesemutan yang disertai mati rasa, ketidaknyamanan di dada, lengan, punggu, leher, perut atau rahang, mual hingga pusing. Karena semua hal itu merupakan gejala awal seseorang akan mengalami serangan jantung.

Begitu pula dengan kelelahan dan sulit tidur, yang juga merupakan tanda-tanda serangan jantung. Studi di jurnal American Heart Association Circulation dilansir dari NBC News, telah menemukan kaitan antara kelelahan dan kesulitan tidur dengan serangan jantung.

Kelelahan yang ekstrem, tidak biasa atau terasa ketika tidak banyak aktivitas bisa merupakan pertanda dini serangan jantung. Karena itu, seharusnya orang tidak mengabaikan kelelahan yang tidak biasa ini, terlebih jika disertai nyeri dada atau tekanan di punggung.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Jantung Tanpa Riwayat Penyakit Dialami Djaduk, Kenali Penyebabnya

Serangan Jantung Tanpa Riwayat Penyakit Dialami Djaduk, Kenali Penyebabnya

Health | Kamis, 14 November 2019 | 09:43 WIB

Djaduk Puji Anak-Anak Sebelum Meninggal, Ini Pesannya di Grup WA Keluarga

Djaduk Puji Anak-Anak Sebelum Meninggal, Ini Pesannya di Grup WA Keluarga

Jogja | Kamis, 14 November 2019 | 08:20 WIB

Komedian Yati Pesek Kenang Saat Dipuji Cantik Djaduk Ferianto

Komedian Yati Pesek Kenang Saat Dipuji Cantik Djaduk Ferianto

Entertainment | Rabu, 13 November 2019 | 21:15 WIB

Terkini

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

×