Viral Bocah 2 Tahun Masuk IGD karena Kebanyakan Minum Susu, Sakit Apa?

M. Reza Sulaiman | Dinda Rachmawati | Suara.com

Jum'at, 15 November 2019 | 14:43 WIB
Viral Bocah 2 Tahun Masuk IGD karena Kebanyakan Minum Susu, Sakit Apa?
Ilustrasi balita minum susu. (Shutterstock)
Postingan ibu asal Kanada viral karena menyebut anaknya anemia susu hingga dirawat di rumah sakit. (Dok. Facebook)
Postingan ibu asal Kanada viral karena menyebut anaknya anemia susu hingga dirawat di rumah sakit. (Dok. Facebook)

Terkait hal ini Dr. Robert Baker, rekan penulis dari American Academy of Pediatrics mengatakan jika anemia dapat diobati atau dicegah dengan suplemen, tetapi metode pencegahan yang paling mudah adalah melalui makanan kaya zat besi.

"Idealnya, kita mencegah kekurangan zat besi dan anemia dari makanan yang secara alami kaya akan zat besi," kata Dr. Robert Baker.

"Memberi makan bayi dan balita makan-makanan seperti daging, kacang-kacangan, buah-buahan dan sayuran yang kaya zat besi, sereal yang diperkaya zat besi dan buah-buahan yang kaya vitamin C, membantu penyerapan zat besi, dan dapat membantu mencegah kekurangan zat besi," katanya.

Dalam kasus ini, Anastacia mengatakan dia dan putrinya bukanlah seorang pemilih makanan, tapi juga bukan penggemar berat daging. Dokter menyarankan agar balita mengonsumsi 2,5 porsi susu per hari, dan sebuah studi dalam jurnal Pediatrics menemukan 2 cangkir sehari adalah jumlah susu terbaik untuk balita.

"Kami melihat bahwa dua cangkir susu sapi per hari sudah cukup untuk mempertahankan kadar vitamin D untuk sebagian besar anak-anak, sementara juga menjaga persediaan zat besi. Dengan tambahan susu sapi, ada pengurangan lebih lanjut dalam penyimpanan zat besi tanpa manfaat lebih besar dari vitamin D," lanjut Dr Jonathan Maguire, seorang dokter anak di Rumah Sakit St. Michael dilansir dari Mother.ly.

Hal lain yang harus diperhatikan, seperti dilansir CDC, minum dari botol daripada cangkir dikaitkan dengan penurunan yang lebih dramatis zat besi pada balita.

Ada kemungkinan bahwa menyajikan susu dalam botol memberikan kontribusi terhadap konsumsi susu yang tidak dilaporkan oleh orang tua. Orang tua bahkan mungkin tidak menyadari bahwa susu membuat anak mereka kenyang, yang membuat makanan kaya zat besi sulit diserap.

ilustrasi bayi minum susu. (Shutterstock)
ilustrasi bayi minum susu. (Shutterstock)

Jadi apa yang bisa dilakukan orang tua untuk mencegah anemia susu? Jika Anda khawatir anak Anda mungkin mengalami anemia, segera hubungi dokter Anda dan pertimbangkan untuk menawarkan lebih banyak makanan kaya zat besi di rumah.

Kacie Barnes, Ahli Nutrisi Ahli Diet Terdaftar (RDN), memberi tahu Mother.ly bahwa walaupun kasus ekstrem seperti yang dijelaskan oleh Gencarelli tidak umum, defisiensi zatbesi ringan adalah hal umum. Itulah sebabnya ia merekomendasikan untuk balital lebih banyak daging, karena mengandung jenis zat besi yang paling baik diserap.

"Bahkan bayi bisa makan daging yang dimasak dengan lembut, daging empuk, direbus," kata Barnes.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gemas, Aksi Bocah 3 Tahun ke Bar Demi Minta Segelas Susu

Gemas, Aksi Bocah 3 Tahun ke Bar Demi Minta Segelas Susu

Lifestyle | Minggu, 01 September 2019 | 19:10 WIB

Biasa Minum Susu Sebelum Tidur? Ketahui Kelebihan dan Kekurangannya!

Biasa Minum Susu Sebelum Tidur? Ketahui Kelebihan dan Kekurangannya!

Health | Rabu, 12 Juni 2019 | 09:19 WIB

Minum Susu saat Sahur Bisa Membuat Kenyang Lebih Lama

Minum Susu saat Sahur Bisa Membuat Kenyang Lebih Lama

Health | Minggu, 18 April 2021 | 19:30 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB