Bercak Putih Pada Kulit, Bisakah Vitiligo Sembuh?

Vania Rossa, Risna Halidi

Kamis, 21 November 2019 | 10:03 WIB
Bercak Putih Pada Kulit, Bisakah Vitiligo Sembuh?
Ilustrasi Vitiligo. (Shutterstock)

Suara.com - Vitiligo memang bukan penyakit berbahaya dan menular. Namun munculnya bercak putih pada kulit yang tidak diharapkan dapat membuat penderitanya kurang percaya diri hingga mengalami stres berkepanjangan.

Apabila tidak ditangani dengan tepat, vitiligo dapat menyebar dan menyerang bagian kulit manapun pada tubuh. Pertanyaannya kini adalah, bisakah si bercak putih pada kulit ini disembuhkan?

Menurut CEO Klinik Pramudia, dr. Anthony Handoko, SpKK, FINSDV, lewat kemajuan dan perkembangan ilmu kedokteran kulit dan kelamin, penyakit vitiligo dapat dikontrol lewat pengobatan dan terapi.

Namun ia juga mengatakan bahwa vitiligo tidak bisa disembuhkan secara total. "Pada dasarnya hasil terapi Vitiligo ini bukanlah pengobatan. Namun, pengobatan bisa dikatakan berhasil jika melanin dapat berfungsi kembali sebagai pigmen kulit gelap, serta mampu melindungi kulit dari sinar UV matahari yang berbahaya," jelasnya di Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Terdapat beberapa metode terapi yang dianggap dapat mengatasi vitiligo. Misalnya terapi Topical Corticosteroid (TCS) dan Topical Calcineurin Inhibitor (TCI).

Pengobatan TCS diawali dengan uji coba selama 3 bulan, dilakukan sekali setiap hari agar menstabilkan dan meningkatkan repigmentasi. Namun demikian, terdapat efek samping yang timbul dari TCS yaitu atrofi pada kulit, stretch mark, dan munculnya teleangiektasis.

Sedangkan TCI merupakan pengembangan dari terapi TCS yang terdapat dalam 2 bentuk, yaitu salep (ointment) dan krim. Pada orang dewasa, TCI sedikit lebih efektif daripada TCS. Efek sampingnya lebih minim, namun yang paling sering muncul adalah skin burning. Selain itu, TCI juga bisa memunculkan efek kemerahan (erythema), gatal (pruritus), dan efek warna kulit lebih gelap (hiperpigmentasi) secara sementara.

"Selain dua terapi tersebut, ada beberapa alternatif terapi lainnya, yaitu terapi sinar PUVA dan UVB-NB, terapi kombinasi UVA dan UVB-NB, terapi kamuflase kulit, terapi depigmentasi, dan terapi sistemik lainnya," terang dr. Ronny Handoko, SpKK, dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Senior pada Klinik Pramudia dalam acara yang sama.

Dokter Ronny juga mengingatkan bahwa pengobatan vitiligo merupakan proses pengobatan jangka panjang dan lama pengobatan tidak bisa diprediksi.

"Secara psikologis, penderita sudah harus siap untuk menghadapi tantangan pengobatan dan quality of life (QOL). Tujuan pengobatannya sendiri adalah mencapai lesi yang sembuh atau stabil. Bagi lesi yang stabil, kemudian dapat dicari alternatifnya untuk menghilangkan atau menyamarkan. Untuk lesi yang sudah sangat luas, terapi depigmentasi adalah pilihan yang tepat sehingga penderita bisa menghentikan obat vitiligonya. Tidak dianjurkan untuk pengobatan alternatif non-medis. Penderita vitiligo juga disarankan berkumpul untuk bertukar pikiran dan saling menguatkan," tutup Dokter Ronny.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Terlalu Kering, 5 Faktor Penyebab Munculnya Eksim pada Kulit

Selain Terlalu Kering, 5 Faktor Penyebab Munculnya Eksim pada Kulit

Lifestyle | Rabu, 02 Oktober 2019 | 08:10 WIB

5 Fakta Rosacea, Penyakit Kulit Ruam Kemerahan yang Tak Bisa Sembuh

5 Fakta Rosacea, Penyakit Kulit Ruam Kemerahan yang Tak Bisa Sembuh

Health | Kamis, 29 Agustus 2019 | 13:13 WIB

Digendong Sembarang Orang, Bayi 5 Bulan Derita Infeksi Kulit Parah!

Digendong Sembarang Orang, Bayi 5 Bulan Derita Infeksi Kulit Parah!

Health | Sabtu, 17 Agustus 2019 | 10:04 WIB

Terkini

Youri Tielemans Tak Sabar Main di Old Trafford Usai Gabung Manchester United

Youri Tielemans Tak Sabar Main di Old Trafford Usai Gabung Manchester United

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:48 WIB

Rahasia Lipat Gandakan Omzet Lewat Ekosistem AI dan GrabModal

Rahasia Lipat Gandakan Omzet Lewat Ekosistem AI dan GrabModal

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:44 WIB

Nanik S Deyang Mundur dari Ketua BGN, Apakah Dapat Tunjangan Seumur Hidup?

Nanik S Deyang Mundur dari Ketua BGN, Apakah Dapat Tunjangan Seumur Hidup?

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:43 WIB

Berangkat Cerdas: Mengubah Lelah Menjadi Faedah di Bangku Transportasi Umum

Berangkat Cerdas: Mengubah Lelah Menjadi Faedah di Bangku Transportasi Umum

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:41 WIB

Ulasan Novel Perundungan Maut, Pembalasan Dendam Para Korban Perundungan

Ulasan Novel Perundungan Maut, Pembalasan Dendam Para Korban Perundungan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:35 WIB

Samsung Hadirkan Bespoke AI Refrigerator, Revolusi Manajemen Dapur di Musim Sekolah 2026

Samsung Hadirkan Bespoke AI Refrigerator, Revolusi Manajemen Dapur di Musim Sekolah 2026

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:33 WIB

Korupsi KBS Terungkap: Dana Perawatan Satwa Menguap ke Kantong Pribadi Dirut

Korupsi KBS Terungkap: Dana Perawatan Satwa Menguap ke Kantong Pribadi Dirut

Jatim | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:30 WIB

Usai Mundur, Nanik Spill Tipis-tipis Sosok Kepala BGN Baru: Siap Jewer kalau Menyimpang

Usai Mundur, Nanik Spill Tipis-tipis Sosok Kepala BGN Baru: Siap Jewer kalau Menyimpang

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:28 WIB

Weton Tulang Wangi Hari Apa? Ini Ciri-Ciri Kepribadiannya Menurut Primbon Jawa

Weton Tulang Wangi Hari Apa? Ini Ciri-Ciri Kepribadiannya Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:25 WIB

Lampung Bersiap Jadi Rumah Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi

Lampung Bersiap Jadi Rumah Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi

Lampung | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:22 WIB

×