Makan Seafood yang Dihangatkan, Pria Ini Nyaris Meninggal karena Keracunan

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 26 November 2019 | 12:26 WIB
Makan Seafood yang Dihangatkan, Pria Ini Nyaris Meninggal karena Keracunan
Ilustrasi seafood tidak segar. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang punya kebiasaan menghangatkan sisa makanan. Makanan yang sudah dihangatkan akan baik-baik saja dikonsumi jika cara penyimpannya dilakukan dengan benar.

Jika tidak, Anda bisa berisiko keracunan makanan, gastroenteritis atau lebih buruk lagi. Seperti laki-laki 72 tahun asal Shanghai yang nyaris meninggal dunia setelah keracunan karena mengonsumsi seafood sisa semalam.

Menurut HK On CC dilansir dari World of Buzz, mulanya pria tersebut mengalami diare, demam, pusing dan kebingungan sehingga dilarikan ke rumah sakit.

Dokter mengatakan bahwa dia menderita sepsis yang juga dikenal sebagai infeksi darah. Dokter menemukan bahwa darahnya terinfeksi bakteri jahat.

Kondisi pria tersebut pun sangat berbahaya, karena sepsis bisa menyebabkan kegagalan organ hingga kematian. Setelah ditelusuri penyebabnya, ternyata pria itu mengonsumsi seafood sisa semalam yang dihangatkan lagi esok harinya.

Ilustrasi seafood (shutterstock)
Ilustrasi seafood (shutterstock)

Seafood itulah yang membuatnya terinfeksi bakteri karena sudah tidak segar dan cara penyimpanannya salah. Sebelum mengetahui infeksi bakteri, seorang dokter sempat salah mendiagnosis kondisinya.

Ketika ia menderita sakit perut, diare dan demam 38,6 derajat celcius, dokter hanya memberinya obat demam untuk menurunkan suhu tubuhnya.

Saat itu ia didiagnosis menderita gastroenteritis akut. Tetapi, gejalanya tidak berkurang meski sudah mengonsumsi obat. Sehingga ia kembali dilarikan ke Rumah Sakit Xinhua di Shanghai.

Ketika tiba di rumah sakit, dokter mengatakan ia sudah dalam kondisi kritis. Lelaki tua itu pun kebingungan ketika mendadak didiagnosa dalam kondisi kritis.

baca juga

Dokter pun segera memberikan perawatan yang membuat suhu tubuhnya turun ke tingkat normal. Tetapi, dokter masih memeriksa sepsisnya yang disebabkan oleh seafood tidak segar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Keracunan, Puluhan Santriwati di Temanggung Dilarikan ke Rumah Sakit

Diduga Keracunan, Puluhan Santriwati di Temanggung Dilarikan ke Rumah Sakit

Jawa Tengah | Senin, 25 November 2019 | 21:59 WIB

Polres Aceh Timur Selidiki Kematian Gajah yang Diduga Tewas Akibat Racun

Polres Aceh Timur Selidiki Kematian Gajah yang Diduga Tewas Akibat Racun

News | Senin, 25 November 2019 | 00:00 WIB

Masukkan 53 Bola Magnet ke Penis, Remaja 14 Tahun Hampir Meninggal Dunia

Masukkan 53 Bola Magnet ke Penis, Remaja 14 Tahun Hampir Meninggal Dunia

Health | Minggu, 17 November 2019 | 10:58 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB