Kenang Kematian Bayinya, Ibu Ini Sumbang ASI untuk Menolong Bayi Lain

Ade Indra Kusuma | Dinda Rachmawati | Suara.com

Jum'at, 29 November 2019 | 13:06 WIB
Kenang Kematian Bayinya, Ibu Ini Sumbang ASI untuk Menolong Bayi Lain
Ilustrasi ibu menyusui. (pexels)

Suara.com - Kenang Kematian Bayinya, Ibu Ini Sumbang ASI untuk Menolong Bayi Lain

Tak ada orangtua yang membayangkan jika bayi yang mereka lahirkan menderita kelainan genetik atau cacat lahir. Hal inilah yang dialami oleh pasangan Sierra dan Lee Stratfield.

Dilansir dari Times of India, saat pasangan ini mengetahui bahwa bayi mereka menderita masalah genetik yang disebut Trisomy 18, mereka segera menyiapkan diri untuk kemungkinan terburuk, bayi mereka mungkin tidak dapat hidup bahkan untuk sehari pun. 

Ilustrasi ibu Menyusui. (Shutterstock)
Ilustrasi ibu Menyusui. (Shutterstock)

Meski merasa hancur dan sedih, mereka memutuskan untuk terus melanjutkan kehamilan dan menghabiskan semua waktu yang mereka miliki agar bisa bersama dengan bayi mereka. 

Sementara banyak bayi yang menderita diagnosis yang sama meninggal di dalam rahim, bayi mereka, yang mereka beri nama Samuel dilahirkan sebelum waktunya dan berhasil bertemu dengan orangtuanya walau hanya beberapa jam saja.

Samuel dilahirkan melalui operasi caesar darurat pada 5 September 2019 lalu dan hidup kurang dari tiga jam. Namun bagi pasangan ini, waktu tersebut benar-benar sangat berarti bagi mereka.

Setelah kepergian Samuel, Sierra memutuskan untuk melakukan sesuatu yang besar dan bermanfaat bagi bayi lainnya. Jadi, beberapa bulan setelah melahirkan Samuel, ia memutuskan untuk menyumbangkan ASInya untuk bayi lain yang membutuhkan.

Pada 13 November, yang seharusnya menjadi tanggal kelahiran putranya, Sierra menyumbangkan kantong-kantong ASI ke bank ASI terdekat untuk mengenang Samuel. 

Kantong-kantong ASI itu ia kumpulkan selama 63 hari berturut-turut setelah kepergian Samuel. Sierra memompanya secara rutin dan ia kumpulkan. Baginya, cara ini adalah cara terbaik untuk mengenang sang putra.

Dia juga berbagi pesan yang emosional dan menyentuh hati, berbicara tentang pengalaman itu. Dalam media sosialnya, Sierra mengatakan bahwa keputusan untuk menyumbangkan ASI adalah salah satu cara untuk berhubungan dengan bayinya, sekaligus bisa menyelamatkan hidup seseorang.

Postingannya telah menerima lebih dari 5.000 share dan menjadi viral. 

"Aku tidak bisa menyelamatkan hidup Samuel, tapi mungkin aku bisa menyelamatkan hidup bayi lain, aku tidak bisa mengendalikan diagnosis Samuel. aku  tidak bisa mengendalikan hidupnya atau kematiannya, tetapi aku bisa mengendalikan apa yang bisa kulakukan sesudahnya," tulisnya.

"Itu adalah perasaan yang baik, mengetahui bahwa aku akan membantu orang lain yang membutuhkan, tetapi ini juga sangat emosional," tambah dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buang Bayi Pakai Kardus, Orang Tuanya Curhat Lewat Sepucuk Surat

Buang Bayi Pakai Kardus, Orang Tuanya Curhat Lewat Sepucuk Surat

Jabar | Kamis, 28 November 2019 | 14:47 WIB

Aborsi Tak Dilegalkan, Wanita di Kenya Beri Minuman Bersoda pada Bayi

Aborsi Tak Dilegalkan, Wanita di Kenya Beri Minuman Bersoda pada Bayi

Health | Selasa, 26 November 2019 | 21:15 WIB

Sukses Menyusui, Ini Usaha yang Dilakukan Fitri Tropica untuk Perlancar ASI

Sukses Menyusui, Ini Usaha yang Dilakukan Fitri Tropica untuk Perlancar ASI

Lifestyle | Kamis, 21 November 2019 | 12:46 WIB

Terkini

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB