Sukses Menyusui, Ini Usaha yang Dilakukan Fitri Tropica untuk Perlancar ASI

Vania Rossa | Dinda Rachmawati
Sukses Menyusui, Ini Usaha yang Dilakukan Fitri Tropica untuk Perlancar ASI
Fitri Tropica [Suci Febriastuti/Suara.com]

Segala upaya dilakukan Fitri Tropica demi bisa menyusui buah hatinya.

Suara.com - Bagi banyak ibu, menyusui adalah sebuah keistimewaan yang bisa diberikan kepada buah hati mereka. Selain memberikan begitu banyak manfaat bagi si kecil, menyusui juga dipercaya dapat meningkatkan bonding antara ibu dan buah hati.

Tak heran, jika banyak ibu juga berharap bisa menyusui bayi mereka, hingga si kecil berusia 2 tahun dengan tepat dan lancar. Termasuk bagi presenter dan aktris Fitri Tropica yang baru saja melahirkan putri pertamanya pada 11 November 2019 lalu.

Momen menyusui pertama Fitri, ia tuliskan dalam akun Instagramnya @fitrop. Ia menyebut, bahkan dari sebelum dirinya menikah dan memiliki anak, Fitri mengaku dirinya sangat ingin merasakan indahnya proses menyusui.

Fitri Tropica melahirkan anak pertamanya. [Instagram]
Fitri Tropica melahirkan anak pertamanya. [Instagram]

Sayangnya, ada berbagai kendala yang ia alami untuk bisa menyusui sang putri, yang dinamai Sada Amina Hanara. Meski begitu, perempuan kelahiran Bandung ini tidak menyerah begitu saja.

"Perjalanan awal usaha meng-ASI-hi aku justru dimulai bukan saat baby lahir (karena aku PCOS dan hormon cowok aku katanya lebih tinggi, nantinya supply asi akan sedikit). Jadi, begitu tahu aku hamil, langsung semua usaha yang bisa aku lakukan, aku lakukan," tulisnya mengawali kisahnya.

Sejak sang putri masih berada di dalam kandungan, tepatnya pada usia kehamilan 7 bulan, istri dari Irvan Hanafi ini mulai mengonsumsi berbagai makanan untuk meningkatkan produksi ASI, mulai dari bubur kacang hijau, daun katuk, serta kelapa hijau ketika usia kehamilannya masuk 8 bulan.

"Ditambah lagi kondisi payudara aku yang flat nipple, berkat arahan dr @mel97819 aku mulai pakai nipple former dari usia kehamilan 7 bulan. Di usia kehamilan 8 bulan, beralih ke nipple puller dan rutin bersihin payudara setiap minggu dengan ibu @jasa_bengkung_walsirah," jelas dia.

Bahkan, ia tetap membawa bekal susu formula ke rumah sakit, untuk berjaga jika semua usahanya tak membuahkan hasil. Baginya, rencana kedua harus tetap disiapkan, karena ia tak ingin mengorbankan buah hatinya demi ambisinya untuk bisa menyusui.

"Mungkin ada yang beranggapan lebay banget, santai aja kali, nanti juga ASI-nya keluar. Dan aku cuma bisa jawab, 'Kalo ASI-nya langsung keluar okelah, kalo ternyata enggak? Ini nyawa manusia yang Allah akhirnya titipin, masa aku mau santai saja, sih, tanpa setidaknya berusaha yang terbaik dulu?" ujarnya lagi.

Tak disangka, nyatanya semua usaha yang ia lakukan membawa hasil. Tepat di hari kelahiran Sada, Fitri akhirnya bisa menyusui.

"Masya Allah, Allah kasih buah manis untuk semua kekeraskepalaan aku. Mimpi untuk bisa menyusui anak aku terwujud. Aku nggak bilang perjuangannya sudah selsai. Aku dan Sada masih harus banyak belajar latching (pelekatan) dan posisi menyusui yang nyaman. Dan banyak lagi tantangan yang harus dihadapi. Doakan kami bisa terus belajar lebih baik ya."

Kisah yang dibagikan Fitri mungkin bisa menginspirasi bagi semua ibu yang tengah berjuang dalam proses menyusui, agar tidak mudah menyerah dan tetap berusaha memberikan yang terbaik bagi buah hati.

Namun, bagi yang tetap merasa kesulitan untuk meng-ASI-hi buah hati, jangan berkecil hati, ya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS