Ingin Sedot Lemak agar Ramping, Wanita ini Justru Nyaris Meninggal!

Galih Priatmojo | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 03 Desember 2019 | 11:16 WIB
Ingin Sedot Lemak agar Ramping, Wanita ini Justru Nyaris Meninggal!
Ilustrasi operasi sedot lemak. (Pixabay)

Suara.com - Jayney Nascimento, wanita 48 tahun asal Inggris didiagnosis menderita lipedema pada 2005 silam. Penyakit itu menyebabkan pembentukan sel-sel lemak yang tidak normal.

Menyadari efek penyakit tersebut membuat kakinya mulai membengkak, Jayney pun memutuskan untuk melakukan sedot lemak pada Juni 2017. Ia pun rela menghabiskan uang sebesar Rp 365 juta untuk menghilangkan sebagian lemak tubuhnya.

Tetapi, operasi sedot lemak justru membuatnya di ambang kematian karena terinfeksi bakteri pemakan daging yang disebut necrotising fasciitis. Jayne sempat mengalami koma hingga kakinya nyaris harus diamputasi.

"Saya membayar mahal untuk prosedur kecantikan yang aman dan nyaman demi penampilan kaki saya. Tetapi, saya justru mengalami hal sebaliknya. Saya hampir kehilangan kedua kaki dan tidak menyukai hasilnya," ujar Jayne dikutip dari metro.co.uk.

Jayne mengaku sangat menyesal dengan keputusannya melakukan sedot lemak. Karena prosedur operasi sedot lemak hampir mengambil nyawanya dan menyebabkan bekas luka seumur hidup.

"Namun, aku juga bersyukur karena masih tetap hidup dan anak perempuanku masih memiliki ibunya," ujarnya.

Sebelumnya operasi sedot lemak, kedua kaki Jayne membengkak 3 kali lipat dari awalnya akibat lipedema. Jayne hidup dengan kakinya yang super bengkak selama 12 tahun.

Jayne pun sempat merasa malu dan menolak memakai gauh atau rok pendek karena bentuk kakinya. Sehingga ia lebih memiliki mengenakan celana panjang meski cuaca panas.

"Aku selalu bermimpi memiliki kaki yang ramping dan bisa memakai bikini," tuturnya.

Karena itulah, Jayne melakukan operasi sedot lemak agar kakinya lebih ramping. Sayangnya, operasi sedot lemak tidak berjalan seperti keinginannya.

"Dalam beberapa jam setelah tiba di rumah, kaki saya justru semakin menyakitkan. Hari berikutnya, tubuhku terasa sedingin es meskipun sudah selimutan," ujarnya.

Jayne sempat khawatir kalau terkena infeksi, tetapi ia menundanya untuk berobat hingga rasanya semakin terasa aneh. Tiga hari kemudian, kondisi Jayne semakin memburuk hingga pingsan di rumah.

Saat itu Jayne langsung dilarikan ke rumah sakit dan mengalami koma selama 2 hari. Setelah terbangun dari koma, dokter baru memberi tahunya kalau ia terinfeksi necrotising fasciitis yang menggerogoti kakinya.

Jayne sempat dilanda rasa sedih mendalam, terlebih ketika mengetahui dokter harus mengamputasi kedua kakinya. Tetapi, tindakan tersebut tidak jadi dilakukan karena dokter berhasil menghentikan penyebaran infeksinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien BPJS: Ibu Melahirkan Kehilangan Jari, Diduga Korban Malpraktik di RS Islam Pondok Kopi

Pasien BPJS: Ibu Melahirkan Kehilangan Jari, Diduga Korban Malpraktik di RS Islam Pondok Kopi

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 06:05 WIB

Kasus Malpraktik Amputasi Tangan Bayi di Bima, Hampir 100 Nakes Diperiksa

Kasus Malpraktik Amputasi Tangan Bayi di Bima, Hampir 100 Nakes Diperiksa

Health | Rabu, 23 Juli 2025 | 11:57 WIB

Kesemutan dan Mati Rasa? Waspadai Diabetic Foot, Komplikasi Diabetes yang Berujung Amputasi

Kesemutan dan Mati Rasa? Waspadai Diabetic Foot, Komplikasi Diabetes yang Berujung Amputasi

Health | Kamis, 15 Mei 2025 | 10:34 WIB

Berapa Biaya Sedot Lemak? Jadi Pilihan Artis untuk Tampil Langsing Lebih Cepat

Berapa Biaya Sedot Lemak? Jadi Pilihan Artis untuk Tampil Langsing Lebih Cepat

Lifestyle | Rabu, 16 April 2025 | 15:57 WIB

Tanpa Sedot Lemak, Diah Permatasari Ungkap Caranya Pertahankan Tubuh Langsing

Tanpa Sedot Lemak, Diah Permatasari Ungkap Caranya Pertahankan Tubuh Langsing

Lifestyle | Senin, 11 November 2024 | 12:56 WIB

Geliat Sepak Bola Amputasi di Malang Raya

Geliat Sepak Bola Amputasi di Malang Raya

Your Say | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 16:07 WIB

Jeritan Anak Gaza Korban Israel: Dia Terus Meminta Sandal, Padahal Sudah Tidak Punya Kaki

Jeritan Anak Gaza Korban Israel: Dia Terus Meminta Sandal, Padahal Sudah Tidak Punya Kaki

News | Senin, 07 Oktober 2024 | 21:41 WIB

Terharu! Shin Tae Yong Kunjungi TC Sepak Bola Amputasi, Begini Komentarnya

Terharu! Shin Tae Yong Kunjungi TC Sepak Bola Amputasi, Begini Komentarnya

Your Say | Kamis, 22 Agustus 2024 | 10:03 WIB

STY Kunjungi TC Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia, Aksinya Dapat Sanjungan Netizen

STY Kunjungi TC Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia, Aksinya Dapat Sanjungan Netizen

Bola | Rabu, 21 Agustus 2024 | 22:38 WIB

Apa Hukum Sedot Lemak Dalam Islam? Ini Penjelasannya

Apa Hukum Sedot Lemak Dalam Islam? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Minggu, 04 Agustus 2024 | 20:34 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB