Pasien BPJS: Ibu Melahirkan Kehilangan Jari, Diduga Korban Malpraktik di RS Islam Pondok Kopi

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Kamis, 28 Agustus 2025 | 06:05 WIB
Pasien BPJS: Ibu Melahirkan Kehilangan Jari, Diduga Korban Malpraktik di RS Islam Pondok Kopi
Ilustrasi Operasi Caesar. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah kejadian tragis menimpa seorang ibu bernama Herawati Pujiastuti di RS Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur. Niat hati menyambut kelahiran sang buah hati, ia justru harus merelakan beberapa jari di tangan kirinya diamputasi akibat dugaan malpraktik fatal pasca operasi caesar.

Kuasa hukum korban menduga, insiden ini berawal dari kesalahan sepele, yakni salah pasang infus, yang kemudian diabaikan oleh tenaga medis hingga tangan kliennya membusuk.

Kuasa hukum korban, Kemas Mohammad, menceritakan kronologi pilu yang dialami kliennya. Semua bermula saat Herawati yang merupakan pasien BPJS selesai menjalani operasi caesar pada 5 Mei lalu. Kondisinya menurun hingga harus dirawat di ICU dan dipasangi ventilator.

Saat siuman, Herawati mulai merasakan nyeri hebat di tangan kirinya yang diinfus. Namun, karena terpasang ventilator, ia tidak bisa berbicara dan tangannya diikat ke kasur.

"Hera gak bisa ngomong... akhirnya dia kasih tanda ke tenaga kesehatan di sana kalau tangannya perih, sakit," kata Kemas kepada Suara.com, Rabu (27/8/2025).

Namun, jeritan minta tolong itu diduga diabaikan.

"Tapi medis di sana cuma bilang 'tunggu jam shift dokter besok datang'," ungkap Kemas.

Menurutnya, tidak ada tindakan berarti yang dilakukan, padahal tangan Herawati sudah membengkak dan memerah.

"Penanganan mereka hanya disinar terus diperban. Sampai akhirnya tanggal 8 (Mei) membusuk," imbuhnya.

baca juga

Dugaan Fatal: Salah Pasang Infus Sebabkan Emboli

Kemas, yang mengaku sudah sering menangani kasus malpraktik, menduga kuat kliennya mengalami emboli, yakni penyumbatan pembuluh darah akibat gelembung udara yang masuk saat pemasangan infus.

Kecurigaan ini semakin kuat setelah Herawati baru diperiksa oleh dokter spesialis kardiovaskuler pada 8 Mei, dan baru dioperasi pada 12 Mei saat kondisi tangannya sudah terlanjur membusuk. Dokter spesialis tersebut kemudian mengonfirmasi adanya penyumbatan pembuluh darah akibat emboli.

Merasa tidak ada itikad baik dari pihak rumah sakit, Kemas telah melayangkan dua kali somasi. Tak berhenti di situ, ia juga telah membuat laporan resmi ke Majelis Disiplin Profesi Konsil Kesehatan Indonesia (MDP-KKI) pada 6 Agustus 2025.

"Laporan tersebut juga ditembuskan ke Komisi IX DPR RI, Kementerian Kesehatan, dan Dinas Kesehatan setempat," tegasnya.

Kini, keluarga Herawati Pujiastuti menanti keadilan. Mereka berharap kasus ini diusut tuntas agar tidak ada lagi pasien yang harus menjadi korban akibat dugaan kelalaian yang berakibat fatal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Dokter Ahli Jantung Anak Tak Bisa Layani Pasien BPJS Padahal Mengabdi 28 Tahun di RSCM

Kronologi Dokter Ahli Jantung Anak Tak Bisa Layani Pasien BPJS Padahal Mengabdi 28 Tahun di RSCM

News | Rabu, 27 Agustus 2025 | 18:20 WIB

Akun Dibekukan Usai Tolak Mutasi Kemenkes, Dokter Piprim Basarah Tak Bisa Layani Pasien BPJS Lagi

Akun Dibekukan Usai Tolak Mutasi Kemenkes, Dokter Piprim Basarah Tak Bisa Layani Pasien BPJS Lagi

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 16:56 WIB

Kemenkes Tuai Kritikan Keras Usai Praktik Ketua IDAI Untuk Pasien BPJS di RSCM Dicabut

Kemenkes Tuai Kritikan Keras Usai Praktik Ketua IDAI Untuk Pasien BPJS di RSCM Dicabut

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 08:46 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×