Mudah Kelelahan saat Berjalan, Ternyata Pria Ini Alergi Selimut Tidur

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 03 Desember 2019 | 14:54 WIB
Mudah Kelelahan saat Berjalan, Ternyata Pria Ini Alergi Selimut Tidur
Ilustrasi pria mengalami sesak napas karena alergi (shutterstock)

Suara.com - Martin Taylor, seorang pria asal Skotlandia mengalami reaksi alergi parah yang menyerang paru-parunya. Setelah diteliti, ternyata penyebabnya adalah selimut tidur miliknya sendiri.

Awalnya, Taylor mengalami kelelahan dan mudah terengah-engah sampai tidak bisa bekerja dalam beberapa bulan. Tetapi, dokter tidak mengetahui penyebabnya karena ia sehat-sehat saja.

Suatu hari, tiba-tiba pria itu mengalami pusing lalu memutuskan pergi ke rumah sakit pada akhir 2016. Tetapi, gejala yang dialaminya belum bisa didiagnosis dan semakin memburuk.

Pria 43 tahun ini mengaku lebih terengah-engah, butuh 30 menit untuk menaiki anak tangga dan perlu duduk beristirahat setelah berjalan beberapa langkah.

Akhirnya, Taylor dirujuk ke Rumah Sakit Victoria, Kirkcaldy dan Aberdeen Royal Infirmary dan ditangani oleh dr. Owen Dempsey, seorang ahli kedokteran pernapasan.

Saat itulah Taylor baru didiagnosis pneumonitis hipersensitif, yakni reaksi alergi parah di paru-paru. Hasil pemeriksaan pun menunjukkan Taylor alergi bulu burung.

Ilustrasi tempat tidur. (Shutterstock)
Ilustrasi tempat tidur. (Shutterstock)

Tetapi, Taylor mengaku tidak melakukan kontak langsung dengan burung dan hanya memiliki hewan peliharaan kucing serta anjing.

Pemeriksaan lebih lanjut ditemukan bahwa alergi Taylor disebabkan oleh selimut barunya yang berbahan dari bulu duvet. Sehingga dokter memberinya steroid dan menyarankan Taylor mengganti selimutnya.

Setelah setahun, ia sudah tidak mengonsumsi steroid dan tingkat saturasi oksigennya mulai normal yakni 97-98 persen.

"Itu normal untuk orang seusia saya. Sekarang saya lebih baik," ujar Taylor dikutip dari Metro.co.uk.

Dokter menyebut kondisi yang dialami Taylor sebagai bulu duvet paru-paru. Sehingga dokter memperingatkan para ahli medis untuk mewaspadai kondisi tersebut.

Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh BMJ, mereka mengatakan bahwa penting untuk mengetahui kondisi hingga bahan tempat tidur pasien jika mereka mengalami sesak napas yang tidak jelas.

Sebab, kondisi ini lebih cepat dicegah agar tidak memengaruhi paru-paru. Jika Anda sudah mengganti peralatan tidur yang dari bulu duvet tapi tidak mengubah kondisinya, Anda bisa membicarakannya ke dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alergi Air, Gadis Ini Demam hingga Migrain saat Berkeringat dan Menangis

Alergi Air, Gadis Ini Demam hingga Migrain saat Berkeringat dan Menangis

Health | Kamis, 28 November 2019 | 14:05 WIB

Ruam Merah atau Dermatitis Atopik dan Asma pada Bayi Ternyata Terkait

Ruam Merah atau Dermatitis Atopik dan Asma pada Bayi Ternyata Terkait

Health | Rabu, 20 November 2019 | 07:05 WIB

Alergi Bawang Putih Seperti Jin BTS? Hati-hati dengan Reaksi Anafilaksis!

Alergi Bawang Putih Seperti Jin BTS? Hati-hati dengan Reaksi Anafilaksis!

Health | Minggu, 27 Oktober 2019 | 14:15 WIB

Terkini

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:00 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB