Ruam Merah atau Dermatitis Atopik dan Asma pada Bayi Ternyata Terkait

Ade Indra Kusuma | Risna Halidi | Suara.com

Rabu, 20 November 2019 | 07:05 WIB
Ruam Merah atau Dermatitis Atopik dan Asma pada Bayi Ternyata Terkait
Ruam Merah atau Dermatitis Atopik dan Asma pada Bayi Ternyata Terkait [shutterstock]

Suara.com - Ruam Merah atau Dermatitis Atopik dan Asma pada Bayi Ternyata Terkait

Dermatitis Atopik atau yang dikenal masyarakat sebagai eksim susu merupakan penyakit kulit yang paling sering terjadi pada bayi dan anak. 

Bentuknya biasanya sangat beragam mulai dari bintik-bintik merah dan gatal, kemudian menjadi kering dan bersisik hingga menyebabkan luka-luka atau menebal dan menjadi hitam.

Beberapa daerah yang terkena adalah kedua pipi, lekuk siku dan lekuk lutut.

Meski belum diketahui dengan jelas penyebab atopik atau dermatitis atopik, namun dr. Anna Juniawati mengatakan dalam beberapa kasus, dermatitis atopik terkait dengan masalah pernafasan seperti asma.

"Anak alergi bukan hanya dari kulit tapi juga pernafasan. Asma dan dermatitis atopik saling berhubungan. Jadi kalau anak asma, dia bisa (memengaruhi) ke kulit. itu istilahnya skin asthma," kata Anna dalam acara Erha Menjadi Pilihan Ibu Indonesia untuk Solusi Kulit Atopik pada Bayi dan Anak di Jakarta, Selasa, (19/11/2019).

Untuk itu orangtua perlu berhati-hati dalam memilih wewangian bagi si buah hati. Salah satunya mengenai penggunaan deterjen.

Jika ingin memberi anak wewangian, pastikan untuk memberi wewangian yang diperuntukkan bagi anak-anak.

"Boleh wangi tapi wanginya jangan dari deterjen. Bisa dari kolon bayi yang ringan-ringan, boleh diolesi sedikit tapi jangan di kulit tapi ke bajunya saja,"

Jika anak mengalami sesak nafas atau nampak tubuhnya terganggu, jangan dilanjutkan pemberian wewangian tersebut.

Penyebab Alergi Kulit Pada Anak dan Cara Menghindarinya

ruam gatal pada anak [shutterstock]
ruam gatal pada anak [shutterstock]

Selain alergi wewangian, alergi makanan (susu sapi, telur ayam, ikan laut, kacang-kacang dll) serta debu, serbuk sari dan binatang juga bisa menyebabkan masalah kulit atopik.

Penting bagi orangtua untuk dapat mengidentifikasi dan menyingkirkan faktor pemberat dan pemicu siklus gatal-garuk. Apalagi masalah dermatitis atopik belum dapat disembuhkan dan satu-satunya cara adalah memantau agar kasus tidak semakin parah.

Oleh karena itu, kata dr. Anna, menghindari iritan dan faktor pencetus adalah hal yang paling bijak. Selain itu, ia juga mengimbau penggunaan pelembap yang mengandung lipid penyusun skin barrier seperti ceramide, cholesterol, dan fatty acid. "Kandungan tersebut dapat menyusun kembali struktur pelindung sementara pada kulit dan dapat merangsang tingkat produksi ceramide dengan sendirinya," tambah dr. Anna.

Salah satu adalah Skin Barrier Body Moisturizer dari Erha yang diformulasikan khusus untuk kulit sensitif dan dermatitis atopik yang mengandung bahan-bahan antiinflamasi dna antioksidan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Ungkap Kolesterol Tinggi pada Bayi Baru Lahir Pengaruhi Psikologi

Peneliti Ungkap Kolesterol Tinggi pada Bayi Baru Lahir Pengaruhi Psikologi

Health | Selasa, 19 November 2019 | 16:39 WIB

Viral Bayi Tiduran di Atas Ular Besar Dikecam Warganet

Viral Bayi Tiduran di Atas Ular Besar Dikecam Warganet

News | Selasa, 19 November 2019 | 11:47 WIB

Perlukah Memberi Anak Jus Setiap Hari? Ini Kata Ahli

Perlukah Memberi Anak Jus Setiap Hari? Ini Kata Ahli

Health | Selasa, 19 November 2019 | 06:30 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB