Demi Penuhi Nutrisi, Ibu Hamil Tidak Perlu Menghindari Makanan Ini

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 03 Desember 2019 | 18:17 WIB
Demi Penuhi Nutrisi, Ibu Hamil Tidak Perlu Menghindari Makanan Ini
Ilustrasi ibu hamil makan ikan [shutterstock]

Suara.com - Salah satu tantangan kala hamil adalah menjaga asupan makan agar nutrisi tetap terpenuhi. Sementara pada waktu yang sama ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari sang ibu.

Misalnya saja, makanan yang dapat meningkatkan risiko keracunan dan menyebabkan penyakit bawaan makanan. Makanan tersebut termasuk produk susu mentah, telur mentah atau setengah matang, kerang atau makanan laut mentah, buah atau sayuran mentah dan tidak dicuci.

Penyakit bawaan makanan sangat berbahaya bagi wanita hamil karena sebagian besar disebabkan oleh bakteri berbahaya.

Misalnya, listeria adalah bakteri bawaan makanan yang diketahui menyebabkan keguguran, lahir mati, atau sakit pada bayi baru lahir.

Tetapi, hanya karena wanita hamil tidak dapat mengonsumsi makanan tersebut dalam kondisi mentah, bukan berarti mereka harus menghindarinya sama sekali.

Ilustrasi ibu hamil minum susu. [Shutterstock/Eternalfeelings]
Ilustrasi ibu hamil minum susu. [Shutterstock/Eternalfeelings]

"Daging yang dimakan saat makan siang kami sarankan untuk dimasak panas sampai daging itu mengepul," tutur Emmy Bawden, seorang Ahli Gizi dan pendiri Real Good Nutrition.

Demikian juga, untuk memastikan wanita hamil masih mendapatkan cukup protein dan zat besi dalam pola makannya, mereka juga bisa makan sayuran yang dimasak dan kacang-kacangan.

Wanita hamil juga disarankan untuk menghindari makanan yang mengandung banyak merkuri, terutama pada ikan.

"Kekhawatirannya selalu pada kandungan merkuri di dalam ikan, dan (senyawa) ini dapat melewati penghalang plasenta dan menyebabkan kerusakan saraf pusat pada janin," sambungnya, melansir Insider.

Meski begitu, Bawden mengatakan wanita hamil tidak perlu menghindari semua ikan karena omega 3 dalam ikan sangat penting untuk perkembangan janin, terutama untuk kesehatan otak.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Bawden merekomendasikan makan ikan seperti tuna albcore atau salmon. Namun suplemen minyak ikan tidak direkomendasikan karena sumber minyak ikan yang tidak diketahui.

Bagi wanita hamil yang vegetarian, Bawden mengatakan mereka dapat mengonsusmi rumput laut dan nori sebagai sumber omega 3.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berburu Biota Laut di Pasar Ikan Kramat Jati

Berburu Biota Laut di Pasar Ikan Kramat Jati

Foto | Selasa, 03 Desember 2019 | 08:04 WIB

Renovasi Kolam Ikan, DPRD Jakarta Habiskan Anggaran Rp 190 Juta

Renovasi Kolam Ikan, DPRD Jakarta Habiskan Anggaran Rp 190 Juta

News | Senin, 02 Desember 2019 | 18:55 WIB

Melihat Warung Makan Dalam Kolam Ikan di Yogyakarta

Melihat Warung Makan Dalam Kolam Ikan di Yogyakarta

Foto | Sabtu, 30 November 2019 | 15:00 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB