Ini Alasan Kita Jadi Sering Buang Air Kecil saat Cuaca Dingin

Ade Indra Kusuma, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 04 Desember 2019 | 11:25 WIB
Ini Alasan Kita Jadi Sering Buang Air Kecil saat Cuaca Dingin
Ini Alasan Kita Jadi Sering Buang Air Kecil saat Cuaca Dingin [shutterstock]

Suara.com - Ini Alasan Kita Jadi Sering Buang Air Kecil saat Cuaca Dingin

Rutin buang air kecil memang bagus untuk mengeluarkan kotoran dan racun dalam tubuh. Tapi masalahnya saat cuaca bertambah dingin, mengapa kita jadi sering buang air kecil?

Mungkin ini masalah yang hampir setiap orang alami. Mengutip laman Metro, Rabu (4/12/2019) fenomena ini terjadi karena gejala tubuh yang disebut cold diuresis, proses metabolisme tubuh secara teratur saat suhu tubuh menurun akibat cuaca dingin . 

Gejala ini disebut respon tubuh yang mengalirkan darah dalam tubuh untuk menciptakan kehangatan. Di saat yang bersamaan ginjal juga akan melepaskan cairan lebih untuk membuat suhu tubuh lebih stabil.

"Dan inilah proses yang meningkatkan produksi urin, memberi dorongan anda untuk lebih banyak (buang air kecil) saat musim dingin," ujar Dr. Diana Gall melalui layanan online Doctor 4 U.

Dr. Gall memang mengakui tubuh manusia kerap menjadi aneh saat berhadapan dengan perubahan suhu. Selain itu juga belum banyak penelitian kapan  tepatnya tubuh akan mengalami proses cold diuresis, dan pada kategori suhu berapa.

Ilustrasi toilet dan tisu toilet. (Shutterstock)
Ilustrasi toilet dan tisu toilet. (Shutterstock)

"Kami paham mungkin anda merasakan gejalanya saat berdiri di luar rumah di musim dingin, dan anda perlu tahu dimana letak toiletnya," ungkapnya.

Dikatakan, fenomena ini mungkin tidak berbahaya tapi bakal jadi mengkhawatirkan jika mempengaruhi keseimbangan tubuh, seperti jumlah garam, air, dan mineral. Jika keseimbangan terganggu maka akan memicu kondisi hiponatremia, dimana tubuh kekurangan natrium atau garam. Bisa juga hiperkalemia, yakni kondisi terlalu banyak kalium, atau sebaliknya hipokalemia kekurangan kalium.

"Ketiga kondisi ini bisa berakibat fatal saat dalam cuaca ekstrem," tutur Dr. Gall.

baca juga

Adapun cara terbaik menghentikan cold diuresis ialah dengan membungkus tubuh menjadi hangat, atau mencoba untuk tidak berdiri di luar untuk waktu yang lama. Penting juga untuk menjaga pikiran berada di iklim hangat dan tetap terhidrasi atau banyak mengonsumsi air.

"Jika anda terlalu banyak (buang air kecil), anda perlu mengisi kembali cairan untuk menghindari dehidrasi," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gawat Darurat, Dokter Selamatkan Nyawa Kakek dengan Mengisap Urine-nya!

Gawat Darurat, Dokter Selamatkan Nyawa Kakek dengan Mengisap Urine-nya!

Health | Kamis, 21 November 2019 | 20:49 WIB

Cuaca Dingin Tidak akan Membuat Sakit, Ini Penjelasannya

Cuaca Dingin Tidak akan Membuat Sakit, Ini Penjelasannya

Health | Selasa, 19 November 2019 | 17:38 WIB

Sering Lemas dan Buang Air Kecil, Waspada Gejala Tersembunyi Diabetes

Sering Lemas dan Buang Air Kecil, Waspada Gejala Tersembunyi Diabetes

Health | Kamis, 07 November 2019 | 16:15 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×