Array

Peneliti Temukan Cara untuk Kurangi Risiko Kanker Prostat, Ini Solusinya

Kamis, 05 Desember 2019 | 11:17 WIB
Peneliti Temukan Cara untuk Kurangi Risiko Kanker Prostat, Ini Solusinya
Ilustrasi lelaki lansia sedang menikmati aktifitas berkebun. (Shutterstock)

Suara.com - Kanker prostat adalah kanker yang berkembang di prostat, sebuah kelenjar dalam sistem reproduksi laki-laki. Penyakit ini terjadi ketika sel prostat mengalami mutasi dan mulai berkembang di luar kendali.

Sebuah penelitian menemukan bahwa kanker prostat pada laki-laki ini bisa dicegah dengan berkebun. Para ahli mengatakan aktivitas fisik seperti itu memiliki efek perlindungan yang jauh lebih baik.

Para peneliti Universitas Bristol menganalisis data pada 140 ribu pria. Para ilmuwan menemukan orang dengan gen yang dikaitkan dengan aktivitas fisik lebih besar memiliki risiko 51 persen lebih rendah terkena kanker prostat.

Hasil menunjukkan bahwa aktivitas ringan seperti berkebun atau berjalan dapat mengurangi risiko seseorang menderita kanker prostat.

Mereka mengatakan jenis studi genetik ini dikenal sebagai pengacakan Mendel adalah metode penghitungan risiko yang jauh lebih andal.

Ilustrasi gangguan prostat. (Shutterstock)
Ilustrasi gangguan prostat. (Shutterstock)

"Pesannya adalah jika pri aingin mengurangi risiko kanker prostat caranya dengan lebih aktif secara fisik," jelas dr Sarah Lewis, peneliti utama dilansir dari The Sun.

Sarah Lewis mengatakan aktivitas fisik ini tidak harus terlalu berat, seperti olahraga. Karena, Anda cukup lebih banyak bergerak, caranya dengan berjalan, berkebun atau aktivitas fisik yang ringan lainnya.

Menurutnya aktivitas fisik ringan ini sangat bermanfaat bagi pria yang berusia di atas 50 tahun. Penelitian ini telah membuktikan bahwa pria yang banyak aktif maka kondisi kesehatannya lebih baik.

Studi oleh World Cancer Research Fund (WCRF) dan Cancer Research UK dalam International Journal of Epidemiology menemukan satu dari enam pria Inggris akan didiagnosis mmenderita kanker prostat selama hidup.

Baca Juga: Waduh, Produk Pewarna Rambut Populer Dikaitkan dengan Risiko Kanker?

Tetapi, WCRF mengatakan risiko kanker prostat ini bisa turun secara substansial jika lebih banyak pria melakukan aktivitas fisik.

Penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko kanker prostat yang agresif. Karena itu, pola makan sehat dan aktivitas fisik teratur sangat penting untuk menjaga kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI