KLB Hepatitis A di Depok: Orang Tidak Akan Terkena Hepatitis A Dua Kali

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 05 Desember 2019 | 15:29 WIB
KLB Hepatitis A di Depok: Orang Tidak Akan Terkena Hepatitis A Dua Kali
Kenali penyebab dan cara pengobatan Hepatitis A. (shutterstock)

Suara.com - Kejadian Luar Biasa (KLB) Hepatitis A yang terjadi di Depok, Jawa Barat, diketahui telah menginfeksi sebanyak 171 dari 262 orang yang menjalani pemeriksaan Rapid Diagnostic Test (RDT).

Hal ini pun membuat Ketua PB Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia, dr. Irsan Hasan, Sp. PD. KGEH, mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih makanan yang dikonsumsi, terutama sayuran mentah.

"Sebetulnya yang penting dibilas. Jadi, kalau mau makan, dicuci dibersihkan. Jadi tetap boleh makan lalap asal dibersihkan, karena nggak mungkin lalap itu dipanaskan sampai 90 derajat. Jadi, sekali lagi kebersihan," terang dr. Irsan.

Ia menambahkan, virus dapat masuk ke usus dan berkembang hingga menyebar ke hati. Ketika manusia buang air besar, virus pun otomatis akan terbawa.

Apabila orang tersebut tidak mencuci tangan dengan benar setelahnya dan memegang makanan, virus dapat mengontaminasinya dan menular ke orang lain.

Wabah Hepatitis Hantui Depok, 50 Siswa SMPN 20 Depok Jadi Korban [Suyara.com/Supriyadi]
Wabah Hepatitis Hantui Depok, 50 Siswa SMPN 20 Depok Jadi Korban [Suyara.com/Supriyadi]

Tapi untungnya, seseorang yang sudah pernah sembuh dari hepatitis A memiliki kemungkinan untuk tidak terinfeksi lagi, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat.

"Begitu Anda sembuh dari hepatitis A, tubuh mengembangkan antibodi yang melindungi Anda seumur hidup," tulis CDC.

Antibodi merupakan zat yang ditemukan dalam darah yang iproduksi tubuh sebagai respon terhadap virus. Zat ini melindungi tubuh dari penyakit dengan menempel pada virus dan menghancurkannya.

Tes darah untuk kekebalan terhadap hepatitis A disebut Hepatitis A Total Antibody Test. Orang yang telah menderita hepatitis A dan yang telah menerima vaksin hepatitis A menunjukkan antibodi positif terhadap hepatitis A pada tes ini selama sisa hidup mereka.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RSV Menyebar, Dokter Peringatkan untuk Tidak Mencium Bayi saat Sakit

RSV Menyebar, Dokter Peringatkan untuk Tidak Mencium Bayi saat Sakit

Health | Rabu, 04 Desember 2019 | 18:03 WIB

Gejala Paling Umum HIV, dari Demam Hingga Batuk Kering yang Tak Sembuh

Gejala Paling Umum HIV, dari Demam Hingga Batuk Kering yang Tak Sembuh

Health | Jum'at, 29 November 2019 | 14:45 WIB

Nyeri Sendi saat Sakit Flu Umum Terjadi, Tapi Apa Penyebabnya?

Nyeri Sendi saat Sakit Flu Umum Terjadi, Tapi Apa Penyebabnya?

Health | Kamis, 21 November 2019 | 15:53 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×