5 Berita Kesehatan: Risiko Hepatitis A dari Lalapan, Kadar Gula Thai Tea

M. Reza Sulaiman

Kamis, 05 Desember 2019 | 20:25 WIB
5 Berita Kesehatan: Risiko Hepatitis A dari Lalapan, Kadar Gula Thai Tea
Ilustrasi sayur mentah, lalapan. (Shutterstock)

Suara.com - 5 Berita Kesehatan: Risiko Hepatitis A dari Lalapan, Kadar Gula Thai Tea

Kemenkes mengeluarkan kronologi wabah hepatitis A yang terjadi di Depok. Pada kesempatan yang sama, masyarakat juga diminta waspada terhadap risiko penularan hepatitis A dari lalapan. Kok bisa?

Ada pula pembahasan tentang kadar kandungan gula pada minuman Thai Tea, dan penelitian dokter UI tentang mencegah amputasi pada pasien diabetes.

Semuanya terangkum dalam 5 berita kesehatan menarik hari ini, Kamis (5/12/2019).

1. Masyarakat Depok Sembarang Makan Lalapan? Hati-hati KLB Hepatitis A

Kenali penyebab dan cara pengobatan Hepatitis A. (shutterstock)
Kenali penyebab dan cara pengobatan Hepatitis A. (shutterstock)

Kota Depok, Jawa Barat, sedang dihebohkan karena menyandang status kejadian luar biasa (KLB) akibat wabah Hepatitis A yang menjangkit ratusan siswa SMPN 20 Depok.

Kemenkes RI mendata hingga kini tercatat 171 orang positif terpapar Hepatitis A dari 262 yang menjalani Rapid Diagnostic Test (RDT) karena mengalami gejala Hepatitis A.

Baca selengkapnya

2. Peneliti Indonesia Temukan Solusi Cegah Amputasi pada Pasien Diabetes

baca juga
Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)
Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)

Menurut data WHO, di tahun 2014 jumlah penyandang diabetes melitus (DM) di seluruh dunia mencapai 422 juta orang, dan diperkirakan akan terus meningkat pada 2030 mencapai 552 juta orang. Sedangkan di Indonesia, penyandang DM mencapai 21,3 juta orang, menduduki peringkat ke-4 dunia.

Nah, masalahnya orang dengan diabetes ini sangat rawan terhadap risiko amputasi. Hal ini karena penderita diabetes memiliki kulit yang cenderung kering, yang memudahkan mereka mengalami iritasi dan luka. Padahal, kalau sudah terjadi luka, penderita diabetes akan lebih sulit sembuh dan bahkan bisa berujung pada amputasi dan kecacatan.

Baca selengkapnya

3. Pencinta Thai Tea, Ketahui Banyaknya Kandungan Gula di Minuman Favoritmu

Minuman thai tea. (Shutterstock)
Minuman thai tea. (Shutterstock)

Thai tea adalah minuman manis dan menyegarkan. Tidak sedikit orang yang menyukainya. Namun nampaknya minuman ini kurang cocok bagi Anda yang sedang menjalani program diet.

Meski tergantu pada cara membuatnya, rata-rata thai tea mengandung banyak gula dan kalori tambahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pencinta Thai Tea, Ketahui Banyaknya Kandungan Gula di Minuman Favoritmu

Pencinta Thai Tea, Ketahui Banyaknya Kandungan Gula di Minuman Favoritmu

Health | Kamis, 05 Desember 2019 | 17:39 WIB

KLB Hepatitis A di Depok: Orang Tidak Akan Terkena Hepatitis A Dua Kali

KLB Hepatitis A di Depok: Orang Tidak Akan Terkena Hepatitis A Dua Kali

Health | Kamis, 05 Desember 2019 | 15:29 WIB

Ternyata Virus Hepatitis A Sangat Kebal, Kecuali dalam Kondisi Panas

Ternyata Virus Hepatitis A Sangat Kebal, Kecuali dalam Kondisi Panas

Health | Kamis, 05 Desember 2019 | 14:35 WIB

Terkini

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×