Studi: Tidur Lebih dari 9 Jam Tingkatkan Risiko Stroke

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Sabtu, 14 Desember 2019 | 10:00 WIB
Studi: Tidur Lebih dari 9 Jam Tingkatkan Risiko Stroke
Ilustrasi tidur siang. (Shutterstock).

Suara.com - Orang yang tidur lebih dari sembilan jam setiap malam atau tidur siang yang lama di siang hari, sangat mungkin memiliki risiko lebih tinggi terkena stroke dibandingkan dengan mereka yang kurang tidur, demikian menurut hasil penelitian baru.

Dilansir dari Independent, sebuah studi di China yang diterbitkan dalam Neurology Journal, meneliti kebiasaan tidur 31.750 orang dewasa yang sehat. Peneliti menggunakan kombinasi pemeriksaan fisik dan data yang mereka laporkan sendiri.

Selama enam tahun para peserta yang tidak memiliki riwayat stroke atau masalah kesehatan utama lainnya, diikuti dan ditanya tentang kebiasaan tidur malam mereka dan apakah mereka tidur di siang hari dan berapa lama mereka tidur.

Namun, faktor gaya hidup lain seperti kebugaran dan nutrisi tidak dipertimbangkan. Pada saat itu, ada 1.438 kasus stroke yang pasti dan 119 kasus yang berisiko.

Para peneliti menemukan bahwa mereka yang mengatakan dirinya tidur selama sembilan jam atau lebih di malam hari, 23 persen lebih mungkin mengalami stroke daripada orang-orang yang tidurnya kurang dari delapan jam per malam.

Demikian pula bagi mereka yang tidur di siang hari selama lebih dari 90 menit, 25 persen lebih mungkin mengalami stroke daripada orang yang tidur siang di bawah setengah jam.

Sementara peserta yang memiliki tidur malam dan tidur siang yang panjang, 85 persen lebih mungkin mengalami stroke. Tim peneliti juga menunjukkan bahwa orang-orang yang melaporkan kualitas tidur yang buruk, 29 persen lebih mungkin untuk mengalami stroke daripada orang-orang yang merasa tidur nyenyak.

Sementara itu, mereka yang tidur lama namun memiliki kualitas tidur yang buruk, 82 persen lebih mungkin untuk mengalami stroke.

"Diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami bagaimana tidur siang yang panjang dan tidur lebih lama di malam hari mungkin terkait dengan peningkatan risiko stroke, tetapi penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa orang-orang yang tidur siang dan tidur malam lebih lama memiliki perubahan yang tidak menguntungkan pada kadar kolesterol mereka dan peningkatan lingkar pinggang, yang keduanya merupakan faktor risiko stroke," jelas peneliti Xiaomin Zhang, dari Universitas Sains dan Teknologi Huazhong di Wuhan, China.

baca juga

Selain itu, lanjut dia, tidur panjang mungkin menunjukkan gaya hidup tidak aktif secara keseluruhan, yang juga terkait dengan peningkatan risiko stroke.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda Usia Beda Durasi Ideal Tidur Siang, Berapa Lama untuk Orang Dewasa?

Beda Usia Beda Durasi Ideal Tidur Siang, Berapa Lama untuk Orang Dewasa?

Health | Senin, 28 Oktober 2019 | 18:11 WIB

Sengaja Tidur Siang atau Ketiduran? Beda Efeknya di Tubuh, Lho

Sengaja Tidur Siang atau Ketiduran? Beda Efeknya di Tubuh, Lho

Health | Senin, 14 Oktober 2019 | 19:05 WIB

Tidur Siang Turunkan Risiko Serangan Jantung, Benarkah?

Tidur Siang Turunkan Risiko Serangan Jantung, Benarkah?

Health | Selasa, 10 September 2019 | 16:30 WIB

Terkini

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 08:47 WIB

Lebih dari Sekadar Ilmu, Pengalaman Ini Mengajarkan Generasi Muda Arti Kepedulian

Lebih dari Sekadar Ilmu, Pengalaman Ini Mengajarkan Generasi Muda Arti Kepedulian

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 08:42 WIB

Bisnis Vape di Tengah Isu Narkoba, APVI Minta Penindakan Tepat Sasaran

Bisnis Vape di Tengah Isu Narkoba, APVI Minta Penindakan Tepat Sasaran

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:38 WIB

Tuding GMNI Underbow PKI, Kepala Kanwil Kemenag Jatim Dilaporkan ke Bareskrim!

Tuding GMNI Underbow PKI, Kepala Kanwil Kemenag Jatim Dilaporkan ke Bareskrim!

News | Rabu, 23 September 2026 | 08:37 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Volume Tabung Jika Hanya Diketahui Keliling Alas dan Tingginya?

Bagaimana Cara Menghitung Volume Tabung Jika Hanya Diketahui Keliling Alas dan Tingginya?

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 08:35 WIB

Shin Oishinbo Resmi Diproduksi, Anime Kuliner Legendaris Kembali

Shin Oishinbo Resmi Diproduksi, Anime Kuliner Legendaris Kembali

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 08:30 WIB

Raih Juara II MTQ Nasional 2026, Bocah asal Siak Dapat Hadiah Umrah

Raih Juara II MTQ Nasional 2026, Bocah asal Siak Dapat Hadiah Umrah

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 08:26 WIB

Terancam Produk Impor, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Turun Tangan Selamatkan Hasil Panen

Terancam Produk Impor, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Turun Tangan Selamatkan Hasil Panen

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 08:20 WIB

Game Battle Makin Kompetitif, Format VGC 202627 Resmi Digelar di Asia

Game Battle Makin Kompetitif, Format VGC 202627 Resmi Digelar di Asia

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 08:20 WIB

4 Low pH Cleanser Lokal Berbahan Aloe Vera Buat Kulit Sensitif Tetap Lembap

4 Low pH Cleanser Lokal Berbahan Aloe Vera Buat Kulit Sensitif Tetap Lembap

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 08:10 WIB

×