Heboh Penemuan Kobra, Hati-Hati Gigitan Ular Berbahaya bagi Ibu Hamil

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 16 Desember 2019 | 10:25 WIB
Heboh Penemuan Kobra, Hati-Hati Gigitan Ular Berbahaya bagi Ibu Hamil
Ilustrasi ibu hamil. (Shutterstock)

Suara.com - Belakangan banyak kasus penemuan ular kobra di pemukiman warga. Bahkan, seorang pedagang pasar dari Kota Depok, Jawa Barat, dilaporkan menjadi korban dipatuk ular kobra saat beres-beres.

Selain itu, penemuan ular kobra juga ditemukan di pemukiman warga daerah Bekasi dan Sukabumi. Petugas BPBD Kota Sukabumi pun menemukan sedikitnya 18 ekor ular berbagai jenis dalam sepekan terakhir.

Penemuan belasan ular kobra di pemukiman warga ini tentu mengkhawatirkan. Apalagi gigitan ular bisa berbahaya untuk ibu hamil.

Menurut Konsultan Kebidanan dan Juru Bicara Royal Australian College of Obstetricians and Gynecologists, dr. Scott White, gigitan ular lebih berbahaya bagi wanita hamil dan janin daripada orang yang tidak hamil.

"Tentu saja ada tingkat kematian janin dan neonatal yang lebih tinggi akibat gigitan ular pada ibu hamil, sekitar 40 persen," ujar dr. Scott White, dikutip dari abc.net.au.

Anak ular kobra di Citayam. (Suara.com/Supriyadi)
Anak ular kobra di Citayam. (Suara.com/Supriyadi)

Scott White mengatakan sekitar 4-5 persen wanita yang digigit ular berbisa selama hamil bisa berisiko meninggal dua kali lipat.

Salah satu faktor risiko utama adalah tekanan darah rendah yang dialami banyak wanita selama hamil. Kondisi ini mengurangi kemampuan mereka untuk mentolerir efek racun dari ular.

"Kita tahun bahwa wanita cenderung memiliki tekanan darah lebih rendah selama hamil. Digigit ular, bisa menyebabkan tekanan darah rendah lebih ekstrem dan kemungkinan besar menimbulkan masalah lain," ujarnya.

Selain itu, peningkatan stres jantung pada kehamilan juga membatasi kapasitas untuk mengatasinya dibandingkan orang yang tidak hamil.

Timothy Jackson, toksinologi dan peneliti dari Unit Penelitian Venom Australia juga mengatakan tekanan darah rendah atau hipotensi dapat memperburuk efek racun ular.

Karena itu, wanita hamil juga membutuhkan perawatan yang lebih intens setelah digigit ular daripada orang biasa. Sebab, kondisi mereka lebih cepat buruk atau menurun setelah dipatuk ular.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Efek Samping, Ibu Hamil Sebaiknya Jangan Kebanyakan Makan Terong

Ada Efek Samping, Ibu Hamil Sebaiknya Jangan Kebanyakan Makan Terong

Health | Selasa, 03 Desember 2019 | 15:49 WIB

Berapa Banyak Ibu Hamil Boleh Makan Durian? Ini Saran Ahli Gizi

Berapa Banyak Ibu Hamil Boleh Makan Durian? Ini Saran Ahli Gizi

Health | Sabtu, 30 November 2019 | 14:08 WIB

Begini Saran Ahli Gizi Cukupi Kebutuhan Nutrisi Ibu Hamil

Begini Saran Ahli Gizi Cukupi Kebutuhan Nutrisi Ibu Hamil

Lifestyle | Jum'at, 29 November 2019 | 20:00 WIB

6 Risiko yang DIhadapi Ibu Hamil di Atas Usia 35 Tahun

6 Risiko yang DIhadapi Ibu Hamil di Atas Usia 35 Tahun

Health | Kamis, 28 November 2019 | 07:30 WIB

Terkini

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB