Dokumentasikan Kelahiran, Ibu Ini Hampir Meninggal karena Plasentanya Macet

Silfa Humairah Utami, Dinda Rachmawati

Jum'at, 20 Desember 2019 | 05:30 WIB
Dokumentasikan Kelahiran, Ibu Ini Hampir Meninggal karena Plasentanya Macet
Ilustrasi seorang ibu melahirkan (Shutterstock).

Suara.com - Dokumentasikan Kelahiran, Ibu Ini Hampir Meninggal karena Plasentanya Macet

Setiap ibu hamil, tentu berharap jika persalinan yang akan ia lalui bisa berjalan lancar dan aman. Bayi yang dilahirkan bisa sehat tanpa ada masalah berarti. Sayangnya, ini tidak dialami oleh Jessica Hood, ibu asal Victoria Barat, Australia.

Ibu tiga anak tersebut memutuskan untuk mendokumentasikan perjalanan persalinan saat melahirkan putra keempatnya Harrison. Tapi, dalam prosesnya semua begitu mengerikan bagi Jessica.

Perempuan berusia 31 tahun tersebut ternyata memiliki plasenta akreta, suatu kondisi serius yang terjadi ketika plasenta tumbuh terlalu dalam ke dinding rahim. Pada kehamilan normal, tubuh akan mendorong keluar plasenta pada waktunya sendiri.

Tapi pada kasus Jessica, plasentanya 'macet', yang membuatnya harus kehilangan tiga liter darah dan harus dioperasi. Bahkan, saat tim medis sedang berusahan menyelamatkannya, dia sempat diberitahu bahwa dia harus melakukan histerektomi, sebuah prosedur medis untuk mengangkat rahim perempuan. Artinya, perempuan yang melakukan prosedur ini tidak bisa lagi hamil. Tak berpikir panjang, Jessica segera menandatangani surat persetujuan.

"Saya punya tiga anak cantik yang menunggu di rumah. Saya masih dibutuhkan,katanya seperti dilansir Metro.co.uk.

Untungnya, Jessica akhirnya tidak perlu histerektomi, tetapi dia masih belum pulih dari operasi dan trauma dari insiden itu.

"Saya melahirkan bayi Harrison pada pukul 15.26 dengan tali pusat yang melingkari tubuhnya, dengan tangan di samping kepalanya (bagaimana dia keluar ... aduh!)," Jelasnya.

"Saya merasa khawatir dan kaget, tidak ada tangisan. Saya ingat sempat bertanya apakah dia baik-baik saja berulang kali. Saya ingat saya melihat ke bawah dan memperhatikan bidan yang sedang berjuang untuk mengeluarkan plasenta saya. Saya tidak ingat persis apa yang mereka katakan tetapi indikasi pertama ada sesuatu yang salah adalah ketika mereka mengangkat sekantung plastik penuh darah dan membawanya ke timbangan untuk ditimbang," kisah dia.

baca juga

Lebih lanjut Jessica mengatakan, jika dia mendengar salah satu perawat menoleh ke perawat lain dan berkata "600", dengan plasentanya yang masih terjebak di dalam dirinya. Tombol darurat ditekan dan tim perawat, bidan, ahli bedah dan dokter berlari ke ruangan.

"Ini tidak mungkin terjadi. Saya ingat ketika itu saya merasa kedinginan, saya ingat bertanya pada pasangan saya, Karl, apakah saya akan mati beberapa kali. Saya ingat mereka mengambil Harrison dari saya. Sepertinya saya sudah berbaring di sana cukup lama dengan tim medis yang berusaha menyelamatkan saya," jelasnya.

Dia menambahkan, "Saya merasa seperti setiap menit saya semakin dekat dengan kematian. Kecemasan saya tidak terkendali. Saya menjalani mimpi terburuk saya. Saya akan mati saat melahirkan dan meninggalkan anak-anak saya, bayi baru saya, suami saya," terang Jessica lagi.

Tiga jam kemudian, setelah dioperasi, seorang bidan memegang tangannya dan memberi tahu Jessica bahwa dia menderita pendarahan pascapersalinan primer yang parah. Di mana ketika Anda kehilangan lebih dari 500ml atau 1.000ml darah dalam 24 jam pertama setelah melahirkan.

Dia kehilangan tiga liter darah, plasentanya macet dan diangkat secara manual. Dia entah bagaimana berhasil menghindari histerektomi.

"Karl dan saya saling memandang dan kami berdua hancur. Ketika saya sedang melewati semua ini, Karl harus berdiri di sana dan menyaksikan semuanya terbuka. Merasa tak berdaya. Tidak tahu apa yang akan terjadi," kata dia lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Bilang Lapar ke Suami, Wanita Tewas Habis Melahirkan Bayi di Indekos

Sempat Bilang Lapar ke Suami, Wanita Tewas Habis Melahirkan Bayi di Indekos

News | Kamis, 19 Desember 2019 | 14:39 WIB

Jadi Bank Darah Tali Pusat Kelas Dunia, Ini yang Dilakukan Cordlife

Jadi Bank Darah Tali Pusat Kelas Dunia, Ini yang Dilakukan Cordlife

Press Release | Selasa, 03 Desember 2019 | 18:58 WIB

Walau Umum Terjadi, 5 Kondisi Ini Sering Diabaikan Wanita Saat Melahirkan

Walau Umum Terjadi, 5 Kondisi Ini Sering Diabaikan Wanita Saat Melahirkan

Health | Selasa, 22 Oktober 2019 | 19:35 WIB

Terkini

Toyota Pamerkan Land Cruiser Hybrid dan GAZOO Racing Terbaru di GIIAS 2026

Toyota Pamerkan Land Cruiser Hybrid dan GAZOO Racing Terbaru di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 05:40 WIB

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:20 WIB

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:18 WIB

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:54 WIB

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:38 WIB

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:34 WIB

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:26 WIB

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:23 WIB

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:22 WIB

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:17 WIB

×