alexametrics

Jika Ada Tanda Ini pada Miss V, Segera Periksa ke Dokter

Yasinta Rahmawati
Jika Ada Tanda Ini pada Miss V, Segera Periksa ke Dokter
ilustrasi vagina nyeri

Rasa gatal terus-menerus harus segera diperiksakan.

Suara.com - Gatal pada miss V sangat umum dialami para wanita. Biasanya, kondisi tersebut dapat terjadi karena berbagai alasan, seperti perubahan hormon, kehamilan, kontrasepsi oral dan bahkan menopause.

Faktor eksternal pun dapat pula memengaruhi, contohnya memakai sabun dengan kandungan yang keras, iritasi karena pewangi pakaian maupun celana dalam yang terlalu ketat dan tidak menyerap keringat.

Meskipun sebagian besar rasa gatal pada alat kelamin bukan masalah utama dan akan sembuh dengan sendirinya, ada kondisi di mana Anda harus waspada untuk segera memeriksakan diri.

“Terutama jika Anda telah didiagnosis dengan infeksi jamur vagina di masa lalu dan Anda mengalami tanda dan gejala yang serupa," ujar ginekolog Tania Adib pada Daily Star Online.

Baca Juga: Bikin Tak Nyaman, Simak Tips Menghilangkan Jerawat di Vagina

"Namun, penting untuk berbicara dengan dokter Anda jika gejalanya tidak hilang atau Anda menduga Anda memiliki kondisi yang mendasarinya, mereka dapat membantu mendiagnosis penyebab rasa sakit Anda."

Meski demikian, Tania menyarankan untuk tidak selalu khawatir dan menemui dokter setiap mengalami masalah pada miss V. Sebab adalah normal jika miss V berubah seiring waktu.

“Vagina wanita berubah selama bertahun-tahun. Misalnya, pada usia dua puluhan, vagina dan vulva Anda harus terlihat dilumasi dengan baik dan berwarna merah muda. Setelah Anda memiliki anak, bagian luar vagina mungkin terlihat berbeda, ia dapat memiliki penampilan yang lebih 'terbuka' dan mungkin terasa sedikit lebih lebar, yang sangat normal," ujar Tania.

Ia juga mengungkap bahwa wanita mungkin mengalami kelemahan kandung kemih setelah kehamilan dan juga selama menopause, karena pelvis yang lemah.

"Ketika Anda mencapai usia empat puluhan, Anda mungkin melihat rambut kemaluan Anda menjadi lebih jarang, dan labia mungkin terlihat lebih longgar karena kadar lemak alami berkurang sehingga menurunkan estrogen. Ini adalah bagian dari proses penuaan alami dan tidak perlu dikhawatirkan," terangnya.

Baca Juga: Kronologi Operasi Pemisahan Kembar Siam hingga Museum Vagina

Komentar