Sering Kentut Lewat Vagina saat Berhubungan Seks? Ternyata Ini Penyebabnya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 29 November 2019 | 08:45 WIB
Sering Kentut Lewat Vagina saat Berhubungan Seks? Ternyata Ini Penyebabnya
Ilustrasi kentut vagina (shutterstock)

Suara.com - Anda mungkin pernah mengalami queefing atau yang dikenal dengan kentut vagina. Hal ini biasanya terjadi ketika berhubungan seks, olahraga yoga atau kunjungan ke dokter kandungan.

Bunyi ketut vagina sama seperti kentut melalui dubur tetapi tidak mengeluarkan bau. Melansir dari huffpost.com, queefing adalah fungsi tubuh yang tidak sengaja terjadi ketika udara didorong ke dalam vagina.

Udara yang terperangkap di dalam lipatan saluran vagina itulah yang kemudian dilepaskan dan kita menyebutnya kentut vagina.

Hal ini dapat terjadi dalam posisi berhubungan seks tertentu, seperti doggy style. Posisi ini membuat panggul berada di posisi atas, lalu Anda berganti posisi lain yang mungkin saja bisa menyebabkan kentut vagina.

Bahkan aktivitas non-seksual, seperti memasukkan tampon, yoga atau ginekologi memasukkan spekulum juga bisa menyebabkan kentut vagina.

Ilustrasi kentut vagina (shutterstock)
Ilustrasi kentut vagina (shutterstock)

"Dari pengalaman saya sebagai ob-gyn, hampir setiap wanita telah mengalami kentut vagina setidaknya satu kali dalam hidupnya," kata Diana Hoppe, seorang ob-gyn di Encinitas, California.

Jadi, kentut vagina bukanlah sesuatu yang harus dikhawatir. Bahkan tidak banyak yang bisa Anda lakukan untuk menghentikan kentut vagina.

Menurut ob-gyn Sheila Loanzon, berusaha mencegah udara masuk dengan menghambat vagina justru akan berdampak pada hubungan seksual yang menyakitkan.

Sheila juga menjelaskan wanita yang sudah pernah melahirkan akan lebih rentan mengalami hal ini karena persalinan dapat melemahkan otot-otot dasar panggul. Karena itu, mereka perlu latihan kegels untuk mengurangi kemungkinan kentut vagina.

baca juga
Ilustrasi organ intim perempuan. (Shutterstock)

"Banyak wanita menekan otot perut tetapi tidak mengaktifkan dasar panggul pada saat yang sama. Sehingga, memungkinkan dasar panggul melorot, meningkatkan kemungkinan udara masuk ke saluran vagina," jelasnya.

Jamil Abdur-Rahma, seorang ob-gyn sekaligus ketua obstetri dan ginekologi Vista Health System di Waukegan juga mengatakan untuk menghindari memasukkan jari atau mainan seks saat berhubungan seksual.

Menurutnya, hal tersebut bisa mengurangi peluang buang air kecil ketika berhubungan seksual dan masuknya udara ke dalam vagina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Abaikan Bau Kentut Menyengat, ini Bisa Jadi Tanda Kondisi Serius!

Jangan Abaikan Bau Kentut Menyengat, ini Bisa Jadi Tanda Kondisi Serius!

Health | Senin, 25 November 2019 | 18:48 WIB

Museum Vagina Pertama di Dunia, Sarana Edukasi Alat Reproduksi Wanita

Museum Vagina Pertama di Dunia, Sarana Edukasi Alat Reproduksi Wanita

Health | Minggu, 17 November 2019 | 14:48 WIB

Seks di Hari Libur Terasa Lebih Menyenangkan, Ternyata Ini Penyebabnya

Seks di Hari Libur Terasa Lebih Menyenangkan, Ternyata Ini Penyebabnya

Lifestyle | Minggu, 17 November 2019 | 08:10 WIB

Tidak Semua Wanita Akan Berdarah saat Malam Pertama, Ini Alasannya!

Tidak Semua Wanita Akan Berdarah saat Malam Pertama, Ini Alasannya!

Health | Sabtu, 09 November 2019 | 14:44 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×